Loading...

May 31, 2016

Bisnis Plan Budidaya Lele Sangkuriang

Budidaya Ikan Lele Sangkuriang

Siapa yang tidak suka dengan olahan ikan lele ini. Saat ini olahan lele merupn masakan yang sering kita jumpai di berbagai tempat baik itu warung makan, restoran, maupun lesehan dipinggir jalan mereka menyediakan masakan dari ikan lele. Lalu bagaimana denagn prospek dan peluang bisnis nya.Berbicara tentang lele Budidaya lele sangkuriang saat ini sudah banyak dilakukan masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Barat dan sekitarnya bahkan saat ini di berbagai daerah sudah mulai berkembang dengan membudidayakanya karena memang cukup mudah. Budidaya lele sangkuriang mempunyai prospek yang sangat cerah den tentu disini emiliki peluang yang besar untuk siapa saja yang mau menggelutinya. 

Keunggulannya adalah dagingnya yang lezat dan tidak susah dalam memeliharanya. Cara budidaya ikan lele sangkuriang pun banyak alternatif yang bisa di kembangkan di kolam terpal misalnya, mulai dari menggunakan kolam terpal hingga di kolam luas usaha ini bisa di kerjakan oleh siapa saja. Bagi kamu yang masih mencari ide bisnis rumahan dengan modal kecil, budidaya ikan lele mungkin bisa menjadi salah satu yang bisa Anda kerjakan dan mulai pastinya keuntukngan menanti Anda. Nah jika Anda tertarik dalam memulai usaha ini mari kita simak juga tips nya agar berhasil membudidayakan ikan lele sangkuriang ini.

Bisnis Plan Budidaya Ikan Lele Sangkuriang

Tips dan Trik Cara Ternak Ikan Lele Sangkuriang

Bagi anda yang tertarik usaha di bidang perikanan budidaya lele memang tepat untuk anda. Peluang usaha ternak lele sampai saat ini sebetulnya masih sangat menjanjikan dan terbuka luas bagi siapa saja. Kebutuhan dan konsumsi masyarakat indonesia untuk jenis ikan lele ini sangat besar. Hal ini membuat potensi bisnis ternak lele sangat prospektif dan juga menguntungkan.

Ternak lele sebetulnya cukup mudah dilakukan asalkan memiliki lahan dan modal yang cukup. Tidak hanya itu, budidaya ternak lele juga cukup murah dan mudah. Akan tetapi tidak banyak orang mengerti dan memahami sepenuhnya cara beternak lele secara tepat. Alhasil, bukan untung yang di dapat melainkan rugi karena banyak kendala yang dihadapi, terutama mengenai tingginya kematian ikan lele dan lambatnya pertumbuhan. Untuk itu penting untuk memiliki bisnis plan terlebih dahulu agar mudah untuk menjalankan usaha ini.

Berikut ini akan kita bahas tips cara ternak lele yang cukup sederhana namun bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal dari usaha budidaya lele sangkuriang ini. Nah, untuk itu dalam pembahasan artikel kali ini akan diulas mengenai cara budidaya ternak lele sangkuriang. Semoga bisa menjadi panduan ternak lele bagi Anda dan kita bisa sama-sama belajar ternak lele.

Artikel terkait: Cara Budidaya Dan Ternak Lele Pemula Panduan Lengkap

Berikut contoh cara membuata bisnis plan tentang budidaya peternakan lele sangkuriang :

Memahami Latar Belakang Peluang Usaha Budidaya Lele 

Saat ini usaha budidaya lele sangkuriang sudah banyak digemari masyarakat Indonesia umumnya, dan sudah berkembang dimana-mana. Lele sangkuriang merupakan hasil persilangan antara induk bentina generasi kedua (F2) dengan induk jantan generasi keenam (F6). Tujuan persilangan ini diarahkan sebagai lele konsumsi. Lele sangkuriang pertama kali diproduksi oleh Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Sukabumi.

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan secara komersil oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa, yang seterusnya di Sumatera termasuk Mukomuko Provinsi Bengkulu. Budidaya lele berkembang pesat dikarenakan dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas dengan padat tebar tinggi, teknologi budidaya relatif mudah dikuasai oleh masyarakat, pemasarannya relatif mudah dan modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah. Oleh karena itu, wajar jika jenis usaha ini sangat digemari. Permintaan lele setiap tahun mengalami kenaikan. Lele terbukti menyumbang lebih dari 10% produksi perikanan budidaya nasional dengan tingkat pertumbuhan 17-18% per tahun. Berdasarkan data, proyeksi produksi dan nilai budidaya lele 2009-2014 mengalami kenaikan.

Tahun 2016 produksi perikanan budidaya ditarget sebesar 21.990,00 ton. Jumlah tersebut meningkat dari target tahun 2015 sebasar 17.874,44 ton. “Perlu kerja keras untuk mencapai target tersebut, mengingat bila dibandingkan dengan produksi tahun 2015 maka baru mencapai 81,28 persen dari target 2016,” kata Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Pertanian, Perikanan Dan Peternakan Banjarnegara Yao Andi Sugihardjo.
Membuat Visi dan Misi Yang jelas 

Contoh : Suatu perusahaan tidak akan maju dan berkembang apabila tidak memiliki dasar pemikiran kemana perusahaan itu akan dibawa. Untuk itu, Visi dan Misi menjadi pegangan suatu perusahaan dalam menjalankan usahanya. Demikian juga dengan Usaha Budidaya Lele Sangkuriang, visi dan misi yang kuat dirumuskan akan menjadi kekuatan mendasar dalam perjalanan usaha ini. Untuk itu, saya sudah merumuskan visi usaha, yaitu :

"Menjadi sentra produksi ikan lele terbesar di daerah Kalasan - Yogyakarta dan sekitarnya."

Sebagai usaha strategis dalam mewujudkan Visi di atas, kami sudah merumuskan beberapa Misi usaha, antara lain :
  1. Menjalin kemitraan Untuk menjadikan usaha terbesar di daerah Kalasan - Yogyakarta, tentunya budidaya lele sangkuriang sendiri atau In House Production tidak akan cukup. Untuk itu, kami akan melakukan kerjasama kemitraan untuk memenuhinya. Kerjasama dengan petani pembudidaya lele akan menjadi langkah strategis dalam memperluas kantung-kantung produksi, dengan memberikan bimbingan dan standar lele yang diproduksi, dan mengambil hasilnya.
  2. Memproduksi produk olahan yang berkualitas. Kualitas produk akan menjadi konsentrasi utama untuk bisa bersaing di pasaran. Standar yang digunakan harus benar-benar dijaga dengan ketat, terutama standar higienis.
  3. Menjadi usaha yang besar tentunya harus memiliki jaringan pasar yang luas. Oleh karena itu, usaha budidaya pembesaran lele sangkuriang akan terus berjuang merebut pasar dan memperluas jalur distribusi yang dimulai dengan pasar lokal.

Perencanaan Produk

Contoh : Di Yogyakarta sendiri banyaknya warung makan yang tersebar dengan berbagai macam olahan disinilah peluang usaha di bidang masakan sangat terbuka luas dengan demikian akan memiliki dampak yagn sangat luas terhadap usaha di bidang perikanan. Alasan saya mengambil bisnis ini.keadaan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya yang konsumtif mambuat peluang usaha ini sangat besar, dan itu terbukti dengan bermunculannya rumah-rumah makan maupun perusahaan yang bergerak di bidang konsusmsi di kota Yogyakarta. Apalagi kebutuhan akan daging lele juga saya rasa akan meningkat karena banyak jenis-jenis makanan yang berbahan dasar ikan lele.

Pembuatan Rencana Produk Yang Akan Di Hasilkan

Keistimewaan Peternakan lele sangkuriang ini adalah :
  • Lele jenis sangkuriang yang berkualitas
  • Harga yang terjangkau untuk masyarakat
  • Proses pembibitan sampai tahap panen dengan pengawasan yang baik

Merencanakan Bagaimana Sistem Dan Cara Budidaya Lele
    Sistem Budidaya

    Kami menggunakan 2 sistem pembenihan yang dikenal, yaitu :
    • Sistem Massal. Dilakukan dengan menempatkan lele jantan dan betina dalam satu kolam dengan perbandingan tertentu. Pada sistem ini induk jantan secara leluasa mencari pasangannya untuk diajak kawin dalam sarang pemijahan, sehingga sangat tergantung pada keaktifan induk jantan mencari pasangannya.
    • Sistem Pasangan. Dilakukan dengan menempatkan induk jantan dan betina pada satu kolam khusus. Keberhasilannya ditentukan oleh ketepatan menentukan pasangan yang cocok antara kedua induk.

    Tahap Proses Budidaya

    1). Pembuatan Kolam


    Ada dua macam/tipe kolam, yaitu bak dan kubangan (kolam galian). Pemilihan tipe kolam tersebut sebaiknya disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Secara teknis baik pada tipe bak maupun tipe galian, pembenihan lele harus mempunyai :
    • Kolam tandon. Mendapatkan masukan air langsung dari luar/sumber air. Berfungsi untuk pengendapan lumpur, persediaan air, dan penumbuhan plankton. Kolam tandon ini merupakan sumber air untuk kolam yang lain.
    • Kolam pemeliharaan induk. Induk jantan dan bertina selama masa pematangan telur dipelihara pada kolam tersendiri yang sekaligus sebagai tempat pematangan sel telur dan sel sperma.
    • Kolam Pemijahan. Tempat perkawinan induk jantan dan betina. Pada kolam ini harus tersedia sarang pemijahan dari ijuk, batu bata, bambu dan lain-lain sebagai tempat hubungan induk jantan dan betina.
    • Kolam Pendederan. Berfungsi untuk membesarkan anakan yang telah menetas dan telah berumur 3-4 hari. Pemindahan dilakukan pada umur tersebut karena anakan mulai memerlukan pakan, yang sebelumnya masih menggunakan cadangan kuning telur induk dalam saluran pencernaannya.

    2). Pemilihan Induk

    Induk jantan mempunyai tanda :
    1. Tulang kepala berbentuk pipih
    2. Warna lebih gelap
    3. Gerakannya lebih lincah
    4. Perut ramping tidak terlihat lebih besar daripada punggung
    5. Alat kelaminnya berbentuk runcing.

    Induk betina bertanda :
    1. Tulang kepala berbentuk cembung
    2. Warna badan lebih cerah
    3. Gerakan lamban
    4. Perut mengembang lebih besar daripada punggung alat kelamin berbentuk bulat.
    3). Persiapan Lahan

    A. Proses pengolahan lahan (pada kolam tanah) meliputi :
    1. Pengeringan. Untuk membersihkan kolam dan mematikan berbagai bibit penyakit.
    2. Pengapuran. Dilakukan dengan kapur Dolomit atau Zeolit dosis 60 gr/m2 untuk mengembalikan keasaman tanah dan mematikan bibit penyakit yang tidak mati oleh pengeringan.
    3. Perlakuan TON (Tambak Organik Nusantara). untuk menetralkan berbagai racun dan gas berbahaya hasil pembusukan bahan organik sisa budidaya sebelumnya dengan dosis 5 botol TON/ha atau 25 gr (2 sendok makan)/100m2. Penambahan pupuk kandang juga dapat dilakukan untuk menambah kesuburan lahan.
    4. Pemasukan Air. Dilakukan secara bertahap, mula-mula setinggi 30 cm dan dibiarkan selama 3-4 hari untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami lele.

    4). Manajemen Pakan

    Pakan anakan lele berupa :
    1. Pakan alami berupa plankton, jentik-jentik, kutu air dan cacing kecil (paling baik) dikonsumsi pada umur di bawah 3 – 4 hari.
    2. Pakan buatan untuk umur diatas 3 – 4 hari. Kandungan nutrisi harus tinggi, terutama kadar proteinnya.
    3. Untuk menambah nutrisi pakan, setiap pemberian pakan buatan dicampur dengan POC NASA dengan dosis 1 – 2 cc/kg pakan (dicampur air secukupnya), untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tubuh karena mengandung berbagai unsur mineral penting, protein dan vitamin dalam jumlah yang optimal.

    5(. Manajemen Air

    Ukuran kualitas air dapat dinilai secara fisik :
    • Air harus bersih
    • Berwarna hijau cerah
    • Kecerahan/transparansi sedang (30 – 40 cm).

    Ukuran kualitas air secara kimia :
    • Bebas senyawa beracun seperti amoniak
    • Mempunyai suhu optimal (22 – 26 0C).

    Untuk menjaga kualitas air agar selalu dalam keadaan yang optimal, pemberian pupuk TON sangat diperlukan. TON yang mengandung unsur-unsur mineral penting, lemak, protein, karbohidrat dan asam humat mampu menumbuhkan dan menyuburkan pakan alami yang berupa plankton dan jenis cacing-cacingan, menetralkan senyawa beracun dan menciptakan ekosistem kolam yang seimbang. Perlakuan TON dilakukan pada saat oleh lahan dengan cara dilarutkan dan di siramkan pada permukaan tanah kolam serta pada waktu pemasukan air baru atau sekurang-kurangnya setiap 10 hari sekali. Dosis pemakaian TON adalah 25 g/100m2.

    6). Manajemen Kesehatan

    Pada dasarnya, anakan lele yang dipelihara tidak akan sakit jika mempunyai ketahanan tubuh yang tinggi. Anakan lele menjadi sakit lebih banyak disebabkan oleh kondisi lingkungan (air) yang jelek. Kondisi air yang jelek sangat mendorong tumbuhnya berbagai bibit penyakit baik yang berupa protozoa, jamur, bakteri dan lain-lain. Maka dalam menejemen kesehatan pembenihan lele, yang lebih penting dilakukan adalah penjagaan kondisi air dan pemberian nutrisi yang tinggi. Dalam kedua hal itulah, peranan TON dan POC NASA sangat besar. Namun apabila anakan lele terlanjur terserang penyakit, dianjurkan untuk melakukan pengobatan yang sesuai. Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi protozoa, bakteri dan jamur dapat diobati dengan formalin, larutan PK (Kalium Permanganat) atau garam dapur. Penggunaan obat tersebut haruslah hati-hati dan dosis yang digunakan juga harus sesuai.

    6). Analisis Pemasaran Produk Dan Olahan Menggunakan 4P (Product, Price, Promotion, Place)
    a. Product
    • Type
    Budidaya Lele sangkuriang
    • Brand
    Lele sangkuriang

    b. Harga

    Harga saat ini :
    • Bibit perekor /Umumnya Ukuran 4,5 cm : Rp 200,.
    • Harga lele konsumsi perkilogram saat ini : Rp 20.000

    Penetapan harga lele yang sudah besar pada umumnya mengikuti harga pasar. Untuk konsumen akhir dan pengecer harga yang dikenakan rata-rata sama. Untuk lele konsumsi diskon yang diberikan per 100 kg adalah 5 %. Selain itu, juga penambahan jumlah timbangan 2 % dari total jumlah timbangan . Hal ini untuk mengantisipasi kematian lele saat di tangan konsumen.

    Untuk penetapan harga bibit juga mengikuti harga pasar. Harga yang dikenakan untuk pembelian bibit dalam jumlah sedikit maupun banyak rata-rata sama. Untuk pembibitan free 10 % dari jumlah pembelian, untuk mengantisipasi kematian dan kerugian konsumen.

    Penjualan bibit yang pernah terjadi paling sedikit 1.000 ekor dan yang tertinggi mencapai 15.000 ekor. Sedangkan lele besar paling sedikit konsumen membeli 60 kg dan yang terbanyak mencapai 1,5 ton. Artinya pemilik tidak melayani pembelian eceran dalam jumlah kecil.

    c. Tempat

    Tempat yang usaha yang dimiliki cukup strategis. walaupun di dalam kompleks namun fasilitas jalan memadai, jadi kendaraan seperti mobil dapat langsung ke lolasi kolam peternakan. Sehingga pelanggan yang ingin membeli dalam jumlah yang cukup banyak dapat memperoleh akses yang cukup mudah.

    d. Promosi

    Promosi dilakukan dari mulut ke mulut, melalui internet dan komunikasi jejaring sosial, menelpon pembeli tetap, Membagikan brosur, dan melalui internet.

    Baca juga: Peluang Usaha Pertanian Agribisnis

    Masih banyak lagi cara untuk memulai usaha ini apabila ada kemauan untuk budidaya ikan lele sangkuriang ini pasti kedepannya akan berkembang dan semakin maju. Terlebih pangsa pasar perikanan ini masih terbuka luas dan peluangnya pun masih bagus. Apapun usahanya pasti akan sukses jika tetap fokus dan tekun menggelutinya. Terima kasih semoga bermanfaat salam Sukses untuk kita semua.

    Sekian pembahasan kali ini tentang Budidaya Lele Sangkuriang. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengujung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

    May 30, 2016

    Pentingnya Label Halal Pada Produk Untuk Meningkatkan Penjualan

    Pentingnya Label Halal Pada Produk

    Label pada produk merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau keinginan pasar yang bersangkutan. Produk yang ditawarkan bisa meliputi barang fisik (tangible) atau meliputi barang jasa (intangibe) yang dapat memuaskan konsumennya.

    Label Halal Pada Produk Untuk Meningkatkan Penjualan

    Mengapa harus menggunakan label produk ini. Ya benar Dengan adanya pencantuman label halal, maka akan memberikan kepercayaan terhadap produk yang kita miliki juga konsumen akan lebih merasa aman dalam mengkonsumsi dan menggunakan produk atau makanan yang mereka beli. BERBICARA tentang produk halal tidak terlepas dari keyakinan umat Islam dalam menggunakan dan mengonsumsi suatu produk yang mereka pilih oleh sebab itulah perusahaan perlu untuk mencantumkannya.

    Pengertian ini dapat diperjelas dari gambar berikut :


    Label Halal Pada Produk

    Secara konseptual, produk adalah pemahaman subjektif dari produsen atas sesuatu yang ditawarkan sebagai usaha untuk mencapai tujuan organisasi melalui pemenuhan keinginan konsumen sesuai dengan kompetensi dan kapabilitas organisasi serta daya beli pasar. Selain itu, produk dapat pula didefinisikan sebagai persepsi konsumen yang dijabarkan oleh produsen melalui hasil produksinya. Secara lebih rinci, konsep produk total meliputi barang, kemasan, label, pelayananan dan jaminan.

    Artikel terkait: 4 Strategi Produk Dan Cara Menciptakan Peluang Produk

    Pengertian Label

    Menurut Fandy Tjiptono (1997:107) label merupakan bagian dari suatu produk yang menyampaikan informasi mengenai produk dan penjual. Sebuah label bisa merupakan bagian dari kemasan atau pula etiket (tanda pengenal) yang dicantelkan pada produk.

    Stanton (1994) membagi label kedalam 3 klasifikasi yaitu :
    1. Brand Label, yaitu merek yang diberikan pada produk atau dicantumkan pada kemasan
    2. Descriptive Label, yaitu label yang memberikan informasi objektif mengenai penggunaan, konstruksi/pembuatan, perhatian/perawatan, dan kinerja produk, serta karakteristik-karakteristik lainnya yang berhubungan dengan produk.
    3. Grade Label, yaitu label yang mengidentifikasikan penilaian kualitas produk (product’s judged quality) dengan suatu huruf, angka, atau kata. Misal buah-buahan dalam kaleng diberi label kualitas A,B dan C

    Kotler (2000) menyatakan bahwa label memiliki 3 fungsi utama yaitu :
    1. Mengidentifikasikan produk atau merek
    2. Menentukan kelas produk
    3. Menjelaskan produk yaitu siapa pembuatnya, kapan, dimana, apa isinya.

    Pengertian Halal


    Pengertian Halal menurut Departemen Agama yang dimuat dalam KEPMENAG RI No 518 Tahun 2001 tentang Pemeriksaan dan Penetapan Pangan Halal adalah:
    "…tidak mengandung unsur atau bahan haram atau dilarang untuk dikonsumsi umat Islam, dan pengolahannya tidak bertentangan dengan syariat Islam."

    Proses-proses yang menyertai dalam suatu produksi makanan atau minuman, agar termasuk dalam klasifikasi halal adalah proses yang sesuai dengan standard halal yang telah ditentukan oleh agama Islam.

    Diantara standard-standard itu (www.lpommui.or.id) adalah:
    • Tidak mengandung babi atau produk-produk yang berasal dari babi serta tidak menggunakan alkohol sebagai ingridient yang sengaja ditambahkan.
    • Daging yang digunakan berasal dari hewan halal yang disembelih menurut tata cara syariat Islam.
    • Semua bentuk minuman yang tidak beralkohol.
    • Semua tempat penyimpanan, tempat penjualan, pengolahan, tempat pengelolaan dan tempat transportasi tidak digunakan untuk babi atau barang tidak halal lainnya, tempat tersebut harus terlebih dahulu dibersihkan dengan tata cara yang diatur menurut syari’at Islam

    Labelisasi Halal

    Mengacu pada kalsifikasi label yang diberikan oleh Stanton, maka label halal masuk dalam klasifiksai Descriptive Label yaitu label yang menginformasikan tentang :
    • Konstruksi atau pembuatan.
    • Ingredient atau bahan baku dan;
    • Efek yang ditimbulkan (other characteristic)
    • Yang sesuai dengan standar halal. 
    Baca juga: Pengertian, Contoh, Jenis-Jenis Iklan dan cara strategi Komunikasi Pemasaran

    Dengan demikian penting bagi produsen untuk menyediakan produk dengan label halal ini karena mayoritas penduduk indonesia sendiri adalah muslim jadi produk halal akan meyakinkan pelanggan dan konsumen untuk membeli produk yang dibutuhkan tanpa rasa takut dan kawatir terhadap produk tersebut. Bagi perusahaan penyedia produk tentunya tidak merasa dirugikan karena pelanggan yang percaya akan selalu memilih produk yang disediakan.

    Demikian lah pembahasan kali ini tentang Pentingnya Label Halal Pada Produk menarik bukan. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengujung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.
    Tips Dan Trik Bisnis Sukses di Indonesia Untuk Pemula

    Bisnis Sukses di Indonesia Untuk Pemula

    Semua orang tentunya menginginkan kesuksesan baik itu usia muda sampai yang sudah dewasa bahkan yang sudah orang tua pun pastinya menginginkan kesuksesan. Sukses merupakan kebutuhan yang selalu ingin diraih oleh semua orang tidak terkecuali. Banyak media yang menyediakan berbagai tips, cara dan juga langkah dalam meraih kesuksesan. sebagai seperti pelaku uasah pemula tentunya masih terjebak dalam berbagai masalah dan pertannyaan yang sering dihadapi. Dingengah dunia bisnis yang semakin kompetitif dalam mencapai kesuksesan maka penting untuk terus belajar dan memahami dunia bisnis.

    Coba perhatikan perusahaan besar dan sukses yang memiliki omset bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis mereka, perusahaan tersebut tidak di bangun secara mudah bahkan mereka sering menemui tantangan bahkan kerugian namun dengan ketekunan mereka mampu mejadi perusahaan yang sukses. Bisnis juga tiddak langsung jadi namun dengan upaya yang maksimal maka mereka mampu bertahan bahkan menjadi perusahaan terbaik di bidangnya.

    Tops Bisnis Sukses di Indonesia Untuk Pemula

    Saat ini dengan adanya internet dan jejaring sosial semakin memudahkan para pelaku usaha pemula maupun usaha kecil menengah (UKM) dalam memanfaatkannya. Sebagai contoh Bisnis online atau rumahan sekarang bisa menghasilkan omset jutaan rupiah dengan memanfaatkan internet ini. Karena banyaknya marketplace saat ini memungkinkan semua pelaku usaha dapat memanfaatkannya untuk menunjang penjualan mereka.

    Artikel terkait: Contoh Bisnis Rumahan Dan Peluang Usaha Yang Menguntungkan

    Dengan demikian berikut adalah tips dan trik dalam melakukan bisnis bagi pemula.

    Bisnis Itu Mudah Kok..!

    Di zaman ini, memulai usaha itu mudah kok.

    Asal punya kemauan dan konsistensi insyaAllah bisa. Berikut beberapa pertanyaan yang suka dilontarkan para startup bisnis.

    Modalnya dari mana?

    Nggak perlu pake modal sendiri kok, bisa jualin produk orang lain, sistemnya bayar saat laku, bisa juga dengan jadi makelar, jadi perantara yang mempertemukan penjual dab pembeli.

    Tempat usahanya?

    Ngapain punya tempat, online juga bisa kan. Tinggal bermodal gadget yang bisa browsing juga sosial media. Dari facebook, twitter, dan instagram juga bisa menghasilkan kok.

    Jualnya kemana?

    Ngapain jauh-jauh. Yang deket aje dulu. Punya saudara? Punya sahabat? Punya ortu? Punya temen? Temannya temen? Mulai dari yang kita kenal, mulai dari apa yang kita bisa tawarkan.

    Malu ah?

    Malu itu kalau udah segede ini masih minta sama ortu, malu itu kalau nyuri atau korupsi. Kalau malu bisa jadi solusi lakukan, kalau nggak tinggalkan.

    Tapi, aku sering gagal. Mungkin gak bakat kali ya!

    Thomas Alfa Edison aja pernah 999 kali gagal. Tapi dia bilang, "Aku tidak gagal, aku justru tahu 999 cara yang kurang tepat untuk menghasilkan bohlam lampu".

    Bedanya orang sukses dan gagal itu, orang sukses lebih banyak gagal ketimbang yang gagal sejati, karena orang sukses lebih banyak ACTION.

    Bisnis itu bukan tentang bakat, tapi skill yang bisa dilatih.

    Jadi, apa yang mesti aku lakukan?
    1. Temukan masalah
    2. Cari peluang
    3. Berikan solusi
    4. Tambahkan manfaat
    5. Jual dengan jujur
    6. Perbanyak silaturahmi
    7. Mulai sekarang juga.
    Siap jadi pengusaha muda penuh karya?

    Kesuksesan adalah hak semua orang tentunya dengan kemauan, ketekunan, keuletan, dan kesabaran sehingga bisa berjalan dengan semestinya. Jangan takut gagal karena kegagalan itu adalah pembelajaran untuk meraih kesuksesan.

    Baca juga: Tren Peluang Bisnis di 2018 Menguntungkan yang Perlu Anda Coba

    Oleh karena itu, ingatlah selalu kemana tujuan Anda, kenapa Anda ingin sampai pada tujuan itu dan proses yang sudah dilakukan demi tujuan tersebut. Hal ini semua demi membuat niat awal Anda dalam berbisnis tercapai dan kesuksesan bisa diraih.

    Sekian pembahasan kali ini tentang Tips Bisnis Sukses di Indonesia Untuk Pemula. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengujung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

    May 29, 2016

    20 Peluang Usaha Untuk Mahasiswa Yang Menguntungkan

    Daftar Peluang Usaha Untuk Mahasiswa

    Selain menyibukkan diri sebagai mahasiwa/mahasiswi apa slahnya mmencoba untuk berbisnis sambilan untuk menambag pengalaman dan juga tentunya mendapatkan uang tambahan dari usahanya. Para sarjana, mahasiswa, maupun pelajar, perlu dipersiapkan menghadapi tantangan di dunia kerja, dan akan lebih baik jika mereka memiliki penghasilan tambahan. Sebagai mahasiswa tentunya memiliki ide-ide kreatifitas yang perlu di realisasikan sehingga dapat mencoba berbagai macam bisnis untuk mendapat pengalaman tersebut.

    Sebagai mahasiswa atau pelajar tentu ingin memperoleh penghasilan tambahan dan bahkan jika dikerjakan dengan tekun dan sungguh-sungguh bukan tidak mungkin akan menghasilkan kesuksesan yang luar biasa. Sebenarnya baanyak usaha yang bisa di kerjakan oleh mahasiswa bahkan ada yang membutuhkan modal kecil untuk memulainya. Dukungan teknologi dan internet juga akan mempermudah dalam bisnis yang dikerjakan tersebut. Dengan modal smartphone dan internet sudah bisa memulai usaha atau bisnis. Selain itu penyedia market place sangat banyak misalnya Lazada, Bukalapak, Shopee, Tokopedia, OLX dan lain sebagainya, tentu sangat bermanfaat dan memudahkan pelaku usaha untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

    Peluang usaha mahasiswa

    Bisnis saat ini bisa dikerjakan oleh siapa saja tak terkecuali asal mempu mengoprasikan smartphon saya kira sudah cukup untuk bisa membuka usaha. Nah jika Anda adalah mahasiswa atau pelajar dan minat untuk memulai usaha berikut adda beberapa peluang usaha yang bisa Anda kerjakan.

    Artikl terkait: Rahasia Mengelola Bisnis Toko Online Sukses Untuk Pemula

    Ada Beberapa Maca Usaha Yang Patut Untuk Di Coba Yaitu :


    1). Bisnis T-shirt


    Saat ini T-shirt memang banyak peminatnya dan peluang usahanya pun masih terbuka luas bagi siapa saja yang mau menekuni. T-shirt yang keren adalah yang terlihat muda, sederhana, dan ini menjadi penampilan umum bagi sebagian besar mahasiswa. Karena kebanyakan peminatnya kaum muda pastinya desain yang unik dan inovativ misalnya tulisan atau gambar yang kreatif akan menarik peminat atau pembeli. Tawarkan juga desain kemeja untuk organisasi di kampus. Dengan demikian maka bisnis ini patut untuk di coba.

    2). Layanan jual barang bekas

    Jika anda mempunyai barang-barang yang sudah bekas tapi masih bisa dipakai cobalah tawarkan kepada teman-teman anda atau tawarkan jasa menjual barang barang bekas pada teman-teman anda misalnya teman anda mempunyai barang bekas nah jualkan barang tersebut sehingga jika laku maka kesepakatan hasil penjualan dapat dibagi rata.

    3). Bimbingan Belajar

    Anda mempunyai keahlian di bidang matematika, bahasa inggris dan lain sebagainya maka cobalah untuk membuka bisnis kursus private. Bisnis sampingan yang tidak memerlukan modal ini cukup menarik untuk di coba karena cukup dengan keahlian anda . Namun bisnis ini menuntut mahasiswa yang menjalankannya mempunyai keterampilan dan keahlian khusus. Misalnya saja bisnis kursus private matematika, paling cocok bagi mahasiswa jurusan matematika. Kursus matematika banyak dicari orang tua murid, karena matematika diajarkan sejak pendidikan dasar dan diujikan pada ujian nasional. Ini merupakan ladang emas yang sebaiknya dicoba mahasiswa.

    4). Bisnis Jasa Printing


    Bisnis jasa printing memerlukan modal minimal 1 buah laptop printer dan perlengkapan lainnya. Peluang usaha ini cukup menjanjikan, karena banyak orang yang membutuhkan, seperti mahasiswa yang tidak bisa lepas dari tugas atau laporan berupa hard copy. Ini merupakan peluang untuk mendirikan jasa printing, baik print tugas sesama mahasiswa maupun jasa print kepada orang umum. Jasa printing ini dapat dibuka di tempat tinggal, seperti di rumah, kost atau kontrakan Anda. Bahkan jasa printing ini dapat dijadikan rintisan bisnis untuk dikembangkan menjadi bisnis percetakan yang lebih besar setelah lulus kuliah.

    5). Bisnis Jasa Foto dan Video

    Bisnis jasa foto dan video juga merupakan usaha dan bisnis sampingan mahasiswa yang berhubungan dengan hobi. Bisnis ini biasanya ditekuni mahasiswa jurusan fotografi, sehingga mereka dapat berbisnis sekaligus mengaplikasikan materi yang didapat di kampus. Walaupun awalnya hanya sebagai bisnis sampingan sewaktu kuliah, namun bisnis ini berpotensi besar jika dilakukan dengan baik dan manajemennya bagus. Sehingga dapat menjadi rintisan bisnis yang serius setelah lulus kuliah nantinya.

    6). Jasa Pengiriman


    Adakah bisnis di daerah Anda yang bisa meningkatkan nilai jual dengan layanan pengiriman langsung ke pelanggan? Jika ada, jadilah jasa pengiriman itu.

    7). Layanan Dan Pengiriman Makanan Tengah Malam


    Jika Anda kuliah di daerah yang jarang rumah makan buka hingga tengah malam, dan sekalipun ada, mereka tidak mau mengantarkan ke pelanggan. Maka, rebut peluang itu.

    8). Jasa Desain Grafis Untuk Presentasi Dan Laporan 


    Bagi Anda yang merasa senang dan menikmati seni desain dan presentasi yang bagus, dan merasa punya keahlian disitu, tawarkan lah jasa desain grafis ini kepada mahasiswa lain atau bahkan mungkin dosen.

    9). Bisnis Jasa Penerjemah


    Bisnis jasa penerjemah merupakan bisnis sampingan yang cocok dijalankan mahasiswa jurusan bahasa, baik Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin dan bahasa lainnya. Bisnis ini tidak membutuhkan modal, hanya membutuhkan keterampilan dan kefasihan berbahasa asing saja. Bahkan Anda dapat mulai menawarkan jasa kepada mahasiswa lain yang berbeda jurusan, seperti jurusan IT dan jurusan lainnya.

    10). Bisnis Jasa Pembuatan Toko Online

    Bisnis jasa pembuatan toko online merupakan bisnis sampingan yang cocok untuk mahasiswa IT. Jasa yang ditawarkan berhubungan dengan mata kuliah pemrograman web, sehingga mahasiswa dapat mencari uang sekaligus mempraktikkan materi yang didapatkan di bangku kuliah. Bisnis online ini sangat ramai karena mempunyai keuntungan finansial yang sangat besar. Sebab saat ini banyak orang yang menjual barangnya secara online. Sehingga toko online dengan tampilan yang elegan, akan menambah kepercayaan calon pembeli.

    11). Jasa Tour

    Bagi mahasiswa yang suka dengan wisata alam ataupun melakukan perjalanan jauh, serta memiliki bakat dalam merencanakan perjalanan, kumpulkan mahasiswa lain dan buatlah paket wisata ke luar negeri ataupun wisata lokal untuk liburan. Bisnis mahasiswa ini bisa menguntungkan Anda, selain dapat keuntungan berupa uang, juga dapat ikut merasakan liburan sambil wisata.

    12). Jasa Perawatan Hewan Peliharaan 


    Mempunyai hobi dan suka dengan berbagai hewan peliharaan dapat menjadi peluang bisnis pelajar ataupun bisnis mahasiswa. Saat ini banyak orang memiliki hewan peliharaan tapi terkadang tidak punya waktu untuk merawat. Ambil peluang itu.

    13). Bisnis Butik


    Apakah Anda sering mendapat pujian atau perhatian dengan penampilan? Mungkin bisnis ini dapat menjadi bisnis mahasiswa yang cocok untuk Anda. Buatlah mode yang menarik dan jual melalui ponsel Anda.

    14). Kelompok Pertunjukan Seni

    Jika Anda pelajar atau mahasiswa yang memiliki minat dan kemampuan dalam pertunjukan seni seperti music, tari, atau drama, mulailah bentuk kelompok, dan ikuti acara-acara yang dapat mengembangkan minat Anda tersebut.

    15). Bisnis Jasa Pembuatan Website

    Saat ini bisnis jasa pembuatan website merupakan bisnis yang menjanjikan, karena hampir semua perusahaan, sekolah, kampus dan blog atau website personal sangat banyak bertebaran di internet. Ini adalah peluang yang sangat menguntungkan. Bisnis ini cocok dijalankan mahasiswa IT yang mempunyai jurusan berkaitan dengan pembuatan website. Anda dapat menggunakan keterampilan mengolah kode PHP atau ASP secara manual atau menggunakan CMS, seperti wordpress untuk membuka bisnis jasa pembuatan website.

    16). Bisnis Jualan Pulsa

    Bisnis jualan pulsa merupakan bisnis yang membutuhkan modal yang sangat kecil, sehingga banyak yang menjadikan bisnis ini sebagai bisnis pertama untuk mulai belajar berbisnis. Bisnis ini sangat mudah dijalankan dan dapat langsung jalan, seperti menjual ke saudara dan teman dekat. Namun sebelum memulai bisnis ini siapkan strategi secara hati-hati agar bisnis dapat terus bertahan, karena banyaknya orang dekat yang bayar pulsa belakangan.

    17). Menjadi Publisher Bagi Seorang Blogger


    Bisnis yang cocok bagi seorang bogger adalah menjadi publisher beberapa penyedia layanan iklan seperti Google Adsense misalnya. Bisnis ini bisa menjadi bisnis sampingan yang cukup keren karena Anda akan terhubung dengan jaringan global. Namun ada banyak hal yang harus dipelajari sebelum memulai bisnis ini. Karena setiap waktu harus terus update dengan tantangan yang baru. Ada banyak cara monetize blogger, seperti ikut PPC, pasang iklan, atau menjual produk dari blog.

    18). Bisnis Jasa Servis Komputer Dan Laptop


    Bisnis jasa servis laptop merupakan bisnis sampingan yang dapat jalankan oleh mahasiswa teknik computer yang mengerti dan mempunyai keterampilan hardware maupun software laptop, serta mempunyai skill yang mumpuni. Selain membutuhkan keterampilan hardware dan software, Anda harus mempunyai peralatan perbaikan, seperti obeng, tang dan alat-alat penting lainnya. Setelah semuanya siap, saatnya mempromosikan bisnis jasa servis laptop ini kepada teman, saudara dan tetangga.

    19). Bisnis Jualan E-Book


    Bisnis jualan E-book secara online saat ini sangat populer dan disukai banyak orang. Semakin banyak E-book yang dijual di internet, maka pelanggan E-book di internet juga semakin banyak. Selain itu perkembangan gadget dan smartphone yang semakin pesat, membuat banyak orang lebih memilih E-book daripada buku hard copy. Produk E-book yang dijual sebaiknya merupakan hasil karya sendiri yang bermanfaat bagi pembacanya.

    20). Jasa Cleaning Service Kost 


    Banyaknya kost-kosan yang tersebar maka jasa pembersihan kamar kost sangat cocok untuk usaha dan bisnis sampingan bagi mahasiswa. Usaha ini belum banyak yang menggeluti jadi peluangnya sangat bagus dan patut untuk dicoba. Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah profesionalitas sehingga kepercayaan pelanggan tetap terjaga.

    Baca juga: Usaha Jajanan Anak Sekolah Modal Kecil

    Masih banyak bidang usaha yang bisa di pilih atau di kerjakan yang paling peting adalah niat, fokus, semangat, dan juga kemauan untuk mencobanya. Dengan demikian maka usaha apapun ayang di ambil pasti akan mendapatkan pembelajaran yang diambil sehingga untuk kedepannya dapat menjadi acuan untuk membuaka usaha yang lebih besar dan baik.

    Terimakasih sudah menjadi pembaca setia gomarketingstrategic ini. Demikian pembahasan kali ini tentang Peluang Usaha Untuk Mahasiswa. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi share pengalaman Anda tentang peluang usaha pada kolom komentar dibawah ini. Kita berbagi pengalaman untuk saling menguatkan. Terima kasih

    May 28, 2016

    Cara Memahami Perilaku Konsumen Untuk Meningkatkan Penjualan

    Pentingnya Memahami Perilaku Konsumen

    Semakin meningkatnya persaingan bisnis mendorong produsen untuk lebh berorientasi pada konsumen atau pelanggan. Untuk mendukung upaya tersebut diperlukan pengetahuan mengenai konsumen terutama mnegenai perilakunya. Para pemasar mencoba memahami perilaku pembelian konsumen karena memang dengan demikian mereka dapat memperkirakan langkah apa yang musti di ambil agar konsumen mau memilih barang dan jasa dari perusahaan tersebut. Karena konsumen merupakan aset utama dari semua jenis bisnis maka dengan memahami perilaku mereka perusahaan akan mampu mempertahankan bisnisnya.

    Schiffman dan Kanuk (1997:6) menerangkan tentang definisi perilaku konsumen sebagai berikut :"The behavior that consumers display in searching for purchasing, using, evaluating, and disposing of products, services, and ideas which they expect to satisfy their needs" ("Perilaku yang ditunjukkan oleh konsumen dalam pencariannya untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk, jasa dan ide yang mereka kira dapat memenuhi kebutuhan mereka").

    Memahami Perilaku Konsumen Untuk Meningkatkan Penjualan

    Dengan kata lain perilaku konsumen meliputi aktivitas bagaimana individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, memakai, dan membuang barang, jasa, dan gagasan atau pengalaman dalam rangka memuaskan kebutuhan dan hasrat mereka. Memahami perilaku konsumen dan mengenal pelanggan bukan hal yang sederhana. Pelanggan mungkin menyatakan kebutuhan dan keinginan mereka namun dapat bertindak sebalinya. Mereka mungkin menanggapi pengaruh yang merubah mereka pada menit-menit terakhir. Karenanya pemasar harus mempelajari keinginan, persepsi, preferensi serta perilaku belanja dan pembelian pelanggan sasaran mereka

    Artikel terkait: Cara Mendefinisikan Karakteristik Konsumen

    Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pembelian Konsumen


    James F Engel berpendapat bahwa konsumen dapat dipengaruhi perilakunya menurut kehendak pihak yang berkepentingan . Selanjutnya Engel juga menyebutkan sedikitnya ada 3 faktor yang menjadi deteminan variasi penentu keputusan konsumen. 3 faktor ini yang menjadi pengaruh yang mendasari pada perilaku konsumen. Faktor-faktor tersebut adalah :

    • Pengaruh Lingkungan.
    Konsumen hidup dalam lingkungan yang kompleks dimana keputusan mereka dipengaruhi oleh Budaya, Kelas Sosial, Pengaruh Pribadi, Keluarga, dan Situasi.

    • Perbedaan dan Pengaruh Individual.
    Konsumen juga dipengaruhi faktor internal yang menggerak dan mempengaruhi perilaku mereka. Faktor internal ini sangat mungkin berbeda antar individu sehingga akan mengahsilakan keputusan dan perilaku yang berbeda pula. Faktor-faktor tersebut adalah Sum1ber daya konsumen, motivasi dan Keterlibatan, Pengetahuan, Sikap, dan, Kepribadian, gaya hidup, dan demografi.

    • Proses Psikologis.
    Proses psikologis dari konsumen akan membawa mereka pada proses berikut yaitu : Pengolahan Informasi, Pembelajaran dan, Perubahan Sikap/Perilaku, yang kesemuanya akan memberikan dampak pada penentuan keputusan mereka.

    Senada dengan Engel, Philip Kotler (2000) menyebutkan setidaknya ada 4 faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu : faktor budaya, sosial, kepribadian, dan kejiwaan. Masing-masing dari faktor-faktor tersebut memiliki subfaktor yang menjadi elemen pembentuknya.


    Penelitian pada faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen ini akan dapat menghasilkan petunjuk bagaimana meraih dan melayani konsumen secara lebih efektif.

    Proses Keputusan Pembelian Konsumen

    Salah satu keputusan yang penting diambil konsumen dan harus mendapat perhatian yang besar dari para pemasar adalah keputusan pembelian konsumen. Keputusan menurut Schiffaman dan Kanuk (1997:558) adalah: "..selection of an option from two or more alternative choices.."

    Keputusan konsumen menurut Berman dan Evans (1998:216) meliputi keputusan untuk menentukan apakah akan membeli, apa yang dibeli, dimana, kapan dan siapa serta frekwensi membeli barang atau jasa.

    Menurut kotler (2000:192) untuk sampai kepada keputusan pembelian konusumen akan melewati 5 tahap yaitu :
    • Problem Recognition
    Merupakan tahap dimana pembeli mengenali masalah atau kebutuhannya. Pembeli mersakan perbedaan antara keadaan aktualnyadengan keadaan yang diinginkannya. Kebutuhan tersebut dapat dipicu oleh rangsangan internal seperti lapar dan haus yang bila mencapai titik tertentu akan menjadi sebuah dorongan dan rangsangan ekternal. Misalnya ketika melewati toko kue yang meragsang rasa laparnya.

    • Information Search
    Setelah tergerak oleh stimuli konsumen berusaha mencari informasi lebih banyak tentang hal yang dikenalinya sebagai kebutuhannya. Konsumen memperoleh info dari sumber pribadi (keluagra, teman, tetangga, dan kenalan), komersial (iklan, tenaga penjual, perantara, kemasan), publik (media massa, organisasi pembuat peringkat), dan sumber pengalaman (pengkajian, pemakaian produk)

    • Alternative Evaluation
    Merupakan tahapan dimana konsumen memperoleh informasi tentang suatu objek dan membuat penilaian akhir. Pada tahap ini konsumen menyemmpitkan pilihan hingga alternatif yang dipilih berdasarkan besarnya kesesuaian antara manfaat yang dingiinkan dengan yang bisa diberiakn oleh pilihan produk yang tersedia.

    • Purchase Decision.
    Merupakan tahapan dimana konsumen telah memiliki pilihan dan siap melakukan transaksi pembelian atau pertukaran antara uanga atau janji untuk mebayar dengan hak kepemilikan atau penggunaan suatu benda.

    • Post-purchase Behaior
    Merupakan tahapan dimana konsumen akan mengalami dua kemungkinan yaitu kepuasan dan ketidak-puasan terhadap pilihan yang diambilnya.

    Klasifikasi Peran Pembelian


    Seseorang yang melakukan suatu transaksi pembelian suatu produk atau jasa bisa jadi transaksinya bukan hanya ditujukan untuk dirinya pribadi. Seorang ibu pergi berbelanja ke pasar tidak hanya membeli barang atau jasa untuk kebutuhan pribadinya saja, tetapi juga untuk anggota keluarganya.

    Pada saat yang bersamaan seseorang dapat memerankan beragam peran yang dapat dilakukannya pada suatu proses pembelian. Peran pembelian yang dapat dilakukan seorang individu dapat terbagi menjadi lima peran (Kotler 2000:168) yaitu :
    1. Pencetus (initiator).Seseorang yang pertama kali mengusulkan gagasan untuk membeli produk atau jasa.
    2. Pemberi Pengaruh (influencer) Adalah individu yang memberikan saran atau pengaruh baik langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi proses keputusan pembelian baik melaui tindakan atau ucapannya
    3. Pengambil Keputusan (decision maker) Seseorang yang memutuskan setiap komponen dari suatu keputusan pembelian, apakah akan membeli, tidak membeli, bagamana membelinya, kapan, dimana akan membeli.
    4. Pembeli (buyer) Adalah individu yang secara langsung melakukan transaksi pembelian yang sesungguhnya
    5. Pemakai (user) Adalah orang yang paling langsung terlibat dalam mengkonsumsi atau menggunakan produk atau jasa yang telah dibeli 

    Perilaku Pembelian

    Dalam pengambilan keputusannya setiap konsumen dapat melakukan keputusan yang berbeda bergantung pada jenis pembelian yang dilakukannya. Keputusan yang mereka ambil akan membawa pada perilku pembelian yang berbeda pula. Jenis produk yang mereka beli akan menentukan besarnya ketelibatan mereka dan peserta yang terlibat dalam proses pembeliannya. Assael dalam Kotler (2000:169) membedakan empat jenis perilaku pembelian konsumen berdasarkan tingkat keterlibatan pembeli dan tingkat diferensiasi merek

    Baca juga: 8 Kriteria Yang Mempengaruhi Pelanggan Dalam Memilih Swalayan

    Tipe Konsumen dalam Mengambil Keputusan 

    Menurut Schiffman dan Kanuk (1997:560) istilah model konsumen menunjuk kepada cara pandang umum bagaimana dan mengapa individu berperilaku seperti yang ditampilkannya. Terdapat empat pandangan mengenai hal ini yaitu :

    • Economic Man. Dalam persaingan sempurna, konsuemn sering digolongkan sebagai economic man, yaitu seorang yang membuat keputusan secra rasional. Untuk bertindak secara rasional harus sadar akan alternatif produk yang tersedia, harus mampu mengurutkan dengan benar alternatif yang ada, menimbang keuntungan dan kerugian produk yang akan dibeli dan ia harus dapat memsatikan bahwa produk yang ditawarkan itu sebagai alternatif terbaik, meskipun terkadang tidak memiliki info yang cukup dan akurat.
    • Passive Man. Sebagai lawan dari economic man, passive man digambarkan sebagai konsumen yang patuh terhadap keinginan dan promosi dari pemasar, produsen dapat menggunakan formula yang disingkat dengan AIDA (attention, interest, desire, dan action)
    • Cognitive Man. Model ini memfokuskan pada proses konsumen dalam mencari dan mengevaluasi merek. Model cognitive man merupakan gambaran konsumen yang lebih realistis dan menggambarkan konsuemn yang berada diantara model economic man dan model passive man, yaitu konsumen yang memiliki cukup pengetahuan dan oleh karenanya tidak dapat mebuat keputusan yang tepat, tetapi meskipun demikian mereka aktif mencari informasi dan berusaha membuat keputusan yang memuaskan.
    • Emotional Man. Pada kenyataannya, kita mungkin menghubungkan perasaan dan emosi, prestise, harapan dan kesenangan dalam melakukan pembelian. Pada saat melakukan pembelian secara emosional cenderung kurang memperhatiakn dan mencari informasi, lebih memperhatikan pada perasaan dan suasana hati, namun hal ini bukan berarti emotional man mengambil keputusan secara irasional, pengambilan keputusan itu juga rasional
    Demikian sampai disini dulu pembahasan kali ini tentang Memahami Perilaku Konsumen. Dengan adanya artikel ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengujung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.
    Pentingnya Bauran Promosi Dalam Pemasaran

    Pengertian Bauran Promosi Dalam Pemasaran (Marketing Mix)

    Bauran promosi merupakan alat komunikasi dengan konsumen dan calon konsumen,walaupun sampai aat ini masih ada beberapa perusahan yang masih mengandalkan satu atau dua alat promosi untuk mencapai tujuan komunikasinya. hal tersebut tergantung pada kebutuhan dan kemampuan perusahaan.
    Berikut ini adalah beberapa definisi bauran promosi :


    Menurut Djaslin Saladin S.E. dan Yevis Marty Oesman SE (1997:194), "bauran promosi adalah kombinasi dari penjualan tatap muka, periklanan, promosi penjualan, publisitas dan hubungan yang membantu pencapaian tujuan perusahaan".

    Menurut William J. Stanton dalam bukunya Prinsip Pemasaran, alih bahasa Y. Lamarto (1996:136) "bauran promosi adalah kombinasi dari penjualan tatap muka, periklanan, promosi penjualan, publisitas dan hubungannya yang membantu pencapaian tujuan perusahaan."

    Pengertian Bauran Promosi Dalam Pemasaran (Marketing Mix)

    Sementara dalam buku Principles Marketing yang alih bahasa oleh Damos Sihombing (2001:111), Kotler dan Armstrong mendefinisikan "bauran promosi sebagai perpaduan khusus antara iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat yang digunakan perusahaan untuk meraih tujuan iklan dan pemasarannya"

    Dari tiga definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa bauran promosi adalah penggunaan lebih dari satu alat promosi untuk menjamin tercapainya tujuan promosi dan komunikasi antara produsen dengan konsumen. Alat promosi yang digunakan adalah periklanan, penjualan personal, pemasaran langsung, promosi penjualan dan. hubungan masyarakat.

    Artikel terkait: Definisi Dan Pengertian Marketing Mix

    Tujuan Melakukan Promosi

    Beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan promosi menurut Philip Kotler dan Gary Armstrong dalam buku Manajemen Pemasaran alih bahasa Hendra Teguh (2002:631), diantaranya :

    • Membangun kesadaran konsumen
    Jika sebagian besar audiens sasaran tidak menyadari obyek tersebut, tujuan promosi adalah membangun kesadaran, mungkin hanya pengenalan nama produk.

    • Memberikan informasi kepada konsumen
    Audiens sasaran mungkin telah memiliki kesadaran tentang perusahaan atau produk tetapi tidak menggetahui lebih banyak lagi.sehingga bagian promosi dalam promosinya banyak mengandung informasi tentang produk.

    • Menciptakan preferensi konsumen
    Jika audiens sasaran mengetahui produk , pertanyaannya sekarang apakah konsumen suka atau tidak terhadap prroduk tersebut sehingga komunikator harus menemukan alasannya dan kemudian mengembangkan suatu kampanye komunikasi untuk mendorong perasaan suka.

    • Meningkatkan dan menjaga preferensi konsumen
    kesukaan dalam arti lebih suka terhadap produk tertentu daripada terhadap produk lain.


    • Meyakinkan konsumen
    konsumen mungkin lebih menyukai suatu produk tertentu tetapi tidak menimbulkan keyakinan untuk membelinya. Tugas promosilah untuk meyakinkan bahwa produk yang ditawarkan benar-benar bisa memberikan solusi bagi konsumen.

    • Mendorong konsumen untuk membeli
    Banyak audiens sasaran mungkin memiliki keyakinan tetapi tidak bermaksud untuk melakukan pembelian. Mereka mungkin menanti lebih banyak informasi atau merencanakan untuk bertindak kemudian. Komunikator harus mengarahkan konsumen agar mengambil langkah terakhir. Caranya dapat berupa menawarkan produk dengan harga rendah, menawarkan, premi, atau memberikan kesempatan secara terbatas kepada pelanggan untuk mencoba.

    Untuk kegiatan penjualan itu dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut :

    1). Kondisi dan Kemampuan Penjual.

    Transaksi jual-beli atau pemindahan hak milik secara komersial atas barang dan jasa itu pada prinsipnya melibatkan dua pihak, yaitu penjual sebagai pihak pertama dan pembeli sebagai pihak kedua. Disini penjual harus dapat menyakinkan kepada pembelinya agar dapat berhasil mencapai sasaran penjualan yang diharapkan.untuk maksud tersebut penjual harus memahami beberapa masalah penting yang sangat berkaitan, yakni:

    a. Jenis dan karakteristik barang yang di tawarkan.
    b. Harga produk.
    c. Syarat penjualan seperti: pembayaran, penghantaran, pelayan-an sesudah penjualan, garansi dan sebagainya.

    2). Kondisi Pasar.

    Pasar, sebagai kelompok pembeli atau pihak yang menjadi sasaran dalam penjualan, dapat pula mempengaruhi kegiatan penjualannya. Adapun faktor-faktor kondisi pasar yang perlu di perhatikan adalah:

    • Jenis pasarnya 
    • Kelompok pembeli atau segmen pasarnya 
    • Daya belinya 
    • Frekuensi pembelian 
    • Keinginan dan kebutuhan


    3). Modal.

    Akan lebih sulit bagi penjualan barangnya apabila barang yang dijual tersebut belum dikenal oleh calon pembeli, atau apabila lokasi pembeli jauh dari tempat penjual. Dalam keadaan seperti ini, penjual harus memperkenalkan dulu membawa barangnya ketempat pembeli. Untuk melaksanakan maksud tersebut diperlukan adanya sarana serta usaha, seperti: alat transport, tempat peragaan baik didalam perusahaan maupun di luar perusahaan, usaha promosi, dan sebagainya. Semua ini hanya dapat dilakukan apabila penjualan memiliki sejumlah modal yang diperlukan untuk itu.

    4). Kondisi Organisasi Perusahaan.

    Pada perusahaan besar, biasanya masalah penjualan ini ditangani oleh bagian tersendiri (bagian penjualan) yang dipegang orang-orang tertentu/ahli di bidang penjualan.

    Baca juga: Cara Menciptakan Marketing Strategy Untuk Penjualan yang Efektif

    5). Faktor lain.

    Faktor-faktor lain, seperti: periklanan, peragaan, kampanye, pemberian hadiah, sering mempengaruhi penjualan. Namun untuk melaksana-kannya, diperlukan sejumlah dana yang tidak sedikit. Bagi perusahaan yang bermodal kuat, kegiatan ini secara rutin dapat dilakukan. Sedangkan bagi perusahaan kecil yang mempunyai modal relatif kecil, kegiatan ini lebih jarang dilakukan. Ada pengusaha yang berpegangan pada suatu prinsip bahwa “paling penting membuat barang yang baik”. Bilamana prinsip tersebut dilaksanakan, maka diharapkan pembeli akan kembali membeli lagi barang yang sama. Namun, sebelum pembelian dilakukan, sering pembeli harus dirangsang daya tariknya, misalnya dengan memberikan bungkus yang menarik atau dengan cara promosi lainnya.

    Demikian artikel ini semoga menambah informasi yang bermanfaat. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan tinggalkan komentar di bawah ini Terimakasih. 

    May 27, 2016

    Strategi Bersaing Dalam Bisnis

    Strategi Bersaing Dalam Bisnis

    Suatu perusahaan dikatakan mempunyai keunggulan bersaing bilamana memiliki sesuatu yang lebih atas pesaingnya dalam menarik konsumen dan mempertahankan diri atas kekuatan persaingan yang mencoba menekan perusahaan. Startegi bersaing perusahaan merupakan langkah – langkah strategis yang terencana maupun yang tidak terencana untuk dapat memiliki keunggulan bersaing sehingga dapat menarik perhatian dari konsumen.

    Keunggulan bersaing dalam pasar akan memudahkan perusahaan untuk meraih keuntungan lebih besar daripada pesaing dan memberikan kesempatan hidup lebih lama dalam persaingan.

    Strategi bersaing dalam bisnis

    Menurut Michael E. Porter yang dikutip dalam buku Hariadi, Bambang (2003, p49) pola umum peta persaingan dalam pasar biasanya melibatkan lima kekuatan yang masing – masing saling menekan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.

    Kekuatan-kekuatan tersebut berasal dari Lima Kekuatan Persaingan Dalam Industri :
    • Ancaman Pendatang Baru (The Threat Of New Entrants)
    • Daya Tawar Pelanggan (The Bargaining Power Of Costumers)
    • Daya Tawar Pemasok (The Bargaining Power Of Suppliers)
    • Ancaman Produk atau Jasa Substitusi (The Threat Of Substitutes Products Or Services)
    • Persaingan Diantara Kontestan Yang Ada (The Jockeying Among Current Contestants or Rivalry Among Existing Firms)

    Artikel terkait: Pengertian Bisnis Dan Strategi Bisnis

    Tekanan Lima Kekuatan Persaingan Dalam Industri


    Amin Widjaja (2004, p53) berpendapat bahwa kekuatan – kekuatan bersaing yang terbesar menentukan kemampulabaan dari suatu industri, dengan demikian merupakan kepentingan yang paling besar dalam formulasi strategi. Setiap industri mempunyai struktur yang mendasar atau sekumpulan karakteristik ekonomi teknis dasar yang menimbulkan kekuatan bersaing tersebut. Beberapa karakteristik adalah kritikal terhadap kekuatan dari setiap kekuatan bersaing.

    Karakteristik – karakteristik tersebut akan didiskusikan dibawah ini :

    1. Ancaman Masuknya Pendatang Baru


    Pendatang baru dalam suatu industri membawa kapasitas yang baru, keinginan untuk memperoleh pangsa pasar dan sumber daya yang substansial. Keseriusan ancaman pendatang baru tergantung pada hambatan yang ada pada reaksi dari pesaing yang ada, yang pendatang baru dapat perkirakan. Apabila hambatan untuk masuk adalah tinggi dan pendatang baru mendapatkan pembalasan yang tajam dari pesaing yang telah berurat akar, sudah jelas pendatang baru tersebut tidak mengajukan suatu ancaman masuk yang serius.

    2. Pemasok (Suppliers) Yang Berpengaruh


    Pemasok dapat mempergunakan kekuatan daya tawar untuk peserta dalam industri dengan meningkatkan harga atau mengurangi mutu barang atau jasa yang dibeli. Dengan demikian, pemasok yang berpengaruh dapat menekan ke mampulabaan suatu industri yang tidak dapat menutup kenaikan biaya melalui harga jualnya.

    3. Pembeli (Costumers) Yang Berpengaruh

    Pembeli atau pelanggan juga dapat menekan harga menurut kualitas lebih tinggi atau layanan lebih banyak dan mengadu domba semua anggota industri.

    Suatu kelompok pembeli adalah berpengaruh apabila :
    • Pembeli terkonsentrasi dan pembelian dalam volume besar. Pembeli dengan volume besar khususnya merupakan kekuatan besar.
    • Produk yang dibeli dari industri adalah standar dan tidak berdiferensiasi.
    • Pembeli memperoleh laba yang rendah, yang menciptakan insentif yang besar untuk mengurangi biaya pembelian.
    • Mutu produk pembeli sangat besar dipengaruhi oleh produk industri, pembeli pada umumnya kurang sensitif harga.
    • Produk industri tidak menghemat uang pembeli.
    • Pembeli menempatkan suatu ancaman yang dapat dipercaya melakukan integrasi ke hulu untuk membuat produk industri

    .4. Ancaman Produk Substitusi

    Produk perusahaan sering menghadapi persaingan yang ketat dengan produk dari industri lain yang dapat menjadi alternatif bagi konsumen untuk memilih. Suatu produk dapat menjadi substitusi atau pengganti bagi produk lain jika konsumen menganggap produk – produk tersebut mempunyai fungsi yang serupa.Tekanan persaingan dari produk substitusi akan mendorong suatu perusahaan menjalankan strategi yang untuk meyakinkan pelanggan bahwa produk mereka berbeda daripada produk substitusi dengan melalui berbagi bentuk differentiate strategy seperti harga yang bersaing , kualitas yang beda, pelayanan yang lebih baik, dan kinerja yang lebih sesuai dengan keinginan konsumen atau kombinasi.

    5. Perebutan Posisi (Jockeying For Position)

    Persaingan diantara pesaing yang ada mengambil bentuk yang sama dalam memperebutkan poisisi dengan menggunakan taktik – taktik seperti : kompetisi harga, pengenalan produk, dan persaingan advertensi.

    Analisis Lingkungan Usaha


    Umar, Husein (2002, p74) berpendapat bisnis perusahaan sebagai suatu sistem akan berkaitan dengan sekumpulan faktor tertentu yang dapat mempengaruhi arah dan kebijakan perusahaan dalam mengelola bisnisnya.

    Lingkungan bisnis dapat dibagi menjadi dua yaitu :
    1. 1. Lingkungan Internal
    2. Lingkungan ini merupakan aspek – aspek (kekuatan dan kelemahan) yang ada dalam perusahaan.
    3. 2. Lingkungan Eksternal

    Lingkungan ini mencakup sejumlah variabel (peluang dan ancaman) yang berada diluar organisasi, yang dibagi menjadi dua kategori yaitu : Lingkungan Jauh (remote environment) dan Lingkungan Industri (industry environment).

    Baca juga: Pengertian dan Definisi Manajemen Strategi Menurut Para Ahli

    Dengan demikian analisis lingkungan usaha sangat diperlukan bagi suatu perusahaan, baik perusahaan yang bergerak dalam bidang industri maupun yang bergerak dalam bidang jasa. Hal ini sangat diperlukan dalam maksud untuk mengidentifikasi peluang (Opportunities) usaha yang ada, dan disaat yang sama untuk mengetahui ancaman (Threats) usaha yang perlu mendapat antisipasi, yang selanjutnya dari peluang dan ancaman yang ada dikombinasikan dengan kekuatan (Strengths) dan kelemahan (Weakness) perusahaan.

    Demikian artikel ini semoga menambah informasi yang bermanfaat. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan tinggalkan komentar di bawah ini Terimakasih. 

    May 25, 2016

    Pengertian Bisnis Dan Strategi Bisnis

    Strategi Bisnis Dalam Perusahaan

    Bisnis adalah suatu kegiatan usaha baik itu secara individu atau organisasi yang memiliki tujuan untuk menghasilkan barang atau jasa guna mendapat keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Bisnis ini biasanya meliputi bidang pertanian, produksi, konstruksi, distribusi, transportasi, komunikasi, perhotelan, usaha jasa dan pemerintah dalam hal ini memiliki tujuan yaitu dengan tujuan menghasilkan atau memasarkan barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat, oleh karena itu sebenarnya kegiatan bisnis meliputi 2 hal utama, yaitu : proses produksi dan pemasaran barang dan jasa.

    Jadi, bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan baik dengan cara berkelompok maupun dengan cara individu dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan memasarkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
    Pengertian Bisnis Dan Strategi Bisnis

    Pengertian Strategi Bisnis

    Strategi bisnis adalah Upaya atau kegiatan perusahaan dalam mengambil kebijakan dan pedoman yang memiliki komitmen dan tindakan yang terintegrasi dan terkoordinasi yang dirancang untuk membangun keunggulan bersaing dalam memenuhi dan mencapai suatu tujuan bisnis.

    Dengan adanya strategi bisnis ini perusahaan mampu menentukan arah perusahaan dengan mengidentifikasi dari segi pasar, pesaing, pelanggan dan lain sebagainya.

    Artikel terkait: Pengertian dan Definisi Manajemen Strategi Menurut Para Ahli

    Empat Tahap Utama Dalam Pengembangan Strategi Bisnis :

    Menurut Craig, JC dan Grant, RM (2003, pp6-7) ada empat tahap utama dalam pengembangan strategi bisnis, yaitu :

    Perencanaan keuangan 

    Selama tahun 1950-an, masalah utama yang di hadapi perusahaan-perusahaan besar adalah perlunya kendali terhadap bisnis yang semakin besar dan beragam.

    Perencanaan perusahaan

    Pada tahun 1960-an muncul satu keragaman akan perencanaan di tengah ekonomi pasar kapitalis, dan pada saat itu memperlihatkan garis besar tujuan strategik, memproyeksikan penjualan dan investasi, dan mengidentifikasi peluang untuk mengembangkan pasar, produk dan bisnis baru.

    Analisis industri dan penentuan posisi yang bersaing


    Krisis minyak pertama tahun 1973 sampai tahun 1974 menyaksikan kegagalan peramalan ekonomi dan rencana yang didasarkan pada peramalan tersebut, baik pada tingkat nasional maupun pada tingkat perusahaan, akibatnya terjadilah pergeseran fokus. Strategi jadi kurang memperhatikan perencanaan perusahaan dan lebih memperhatikan penetapan posisi perusahaan untuk menghasilkan laba.

    Mengeksploitasi keuntungan strategik spesifik perusahaan 

    Masalah dengan strategi yang didasarkan pada analisis industri dan penentuan posisi pasar adalah bahwa strategi mendorong perusahaan mengadopsi penentuan posisi yang serupa.

    Perencanaan Strategi Bisnis


    Setelah strategi diatas, selanjutnya akan dibahas mengenai perencanaan pada suatu perusahaan yang berkaitan dengan strategi bisnis, dalam buku Madura, Jeff (2001, p217) yang menggambarkan fungsi-fungsi manajemen sebagai berikut:

    Perencanaan

    Fungsi perencanaan merupakan persiapan suatu perusahaan untuk kondisi bisnis di masa yang akan datang. Sebagai langkah pertama dalam proses perencanaan, perusahaan menetapkan pernyataan misi, yang menjelaskan tujuan utamanya.

    Pengorganisasian 


    Fungsi pengorganisasian adalah pengaturan para karyawan dan sumber-sumber lain dengan cara yang konsisten dengan sasaran perusahaan. Pada saat sasaran suatu perusahaan dipersiapkan (dari fungsi perencanaan), sumber-sumber diadakan dan diorganisasikan untuk mencapai sasaran itu.

    Kepemimpinan 

    Fungsi kepemimpinan adalah proses untuk mempengaruhi kebiasaan-kebiasaan orang lain demi pencapaian sasaran bersama. Hal ini dapat mencakup komunikasi mengenai tugas pekerjaan kepada para karyawan dan mungkin metode-metode untuk menyelesaikan tugas-tugas itu.

    Pengawasan 


    Fungsi pengawasan terdiri dari tugas-tugas memonitor dan mengevaluasi. Untuk mengevaluasi tugas, para manajer hendaknya mengukur kinerja dibandingkan dengan standar dan harapan yang mereka tetapkan. Intinya fungsi pengawasan menilai apakah ditetapkan dalam fungsi perencanaan telah tercapai.

    Dari fungsi-fungsi manajemen diatas sangatlah penting di dalam menjalankan suatu kegiatan-kegiatan manajemen guna mencapai suatu proses di dalam menjalankan suatu kegiatan-kegiatan manajemen guna mencapai suatu proses perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing) dan pengawasan (controling). Manajemen dapat juga dijadikan dasar untuk menerapkan usaha dalam berbagai bidang, seperti dalam bidang keuangan, pemasaran, produksi atau operasi, sistem informasi, SDM, dan lai-lain.

    Menurut Michael R. Porter, seperti yang dikutip dalam buku Husein Umar (2002, p34) menyatakan bahwa strategi generik dibagi menjadi tiga yaitu :

    Strategi Diferensiasi (Differentiation Strategy)

    Strategi ini cirinya adalah bahwa perusahaan mengambil keputusan untuk membangun persepsi pasar potensial terhadap suatu produk atau jasa yang unggul agar tampak berbeda dengan produk yang lain.

    Strategi Kemampuan Biaya Menyeluruh (Overall Cost Leadership Strategy)

    Cirinya adalah perusahaan lebih memperhitungkan pesaing daripada pelanggan dengan cara memfokuskan harga jual produk yang murah, sehingga biaya produksi, promosi maupun riset dapat ditekan bila perlu produk yang dihasilkan hanya sekedar meniru produk perusahaan lain.

    Baca juga: Penerapan Dan Pengertian Analisis SWOT

    Strategi Fokus (Focus Strategy)

    Cirinya adalah perusahaan mengkonsentrasikan pada pangsa pasar yang kecil untuk menghindar dari pesaing yang menggunakan strategi kepemimpinan biaya menyeluruh atau diferensiasi.

    Demikian artikel ini semoga menambah informasi yang bermanfaat. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan tinggalkan komentar di bawah ini Terimakasih. 
    Pengertian dan Definisi Manajemen Strategi Menurut Para Ahli

    Definisi Manajemen Strategi Menurut Para Ahli

    Manajemen Strategis pada dasarnya adalah organisasi yang sistematis dan pelaksanaan target utama dan inisiatif yang diambil oleh manajemen puncak atas nama pemilik, setelah melalui penelitian yang cermat dari semua sumber daya yang tersedia dan penilaian dari semua paradigma internal dan eksternal untuk menuai hasil yang terbaik untuk bisnis.

    Praktek manajemen strategis sebagian besar difokuskan pada membawa ke koherensi kebijakan perusahaan dari bisnis dengan prioritas strategis. Hal ini digunakan sebagai pedoman direktif untuk membuat sambungan yang harmonis antara berbagai faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi bisnis 'manajemen dan bisnis' tujuan, peringkat dalam hal prioritas prestasi mereka.

    Pengertian Manajemen Strategi

    Menurut John A Pearce II dan Richard B. Robinson yang dikutip dalam buku Tunggal Amin Widjaja (2004, p2) manajemen strategi adalah kumpulan keputusan dan tindakan yang merupakan hasil dari formulasi dan implementasi, rencana yang didesain untuk mencapai tujuan suatu perusahaan.

    Manajemen strategi terdiri dari sembilan tugas kritikal sebagai berikut :


      1. Memformulasi misi (mission) perusahaan termasuk pernyataan yang luas mengenai maksud (purpose), falsafah (philosophy) dan sasaran (goal).
      2. Mengembangkan suatu profil perusahaan (company profile) yang merefleksi pada kondisi internal dan kemampuannya.
      3. Menilai lingkungan eksternal perusahaan, termasuk baik faktor kompetitif maupun faktor yang berhubungan dengan konteks umum.
      4. Menganalisis opsi perusahaan dengan menandingi sumber daya perusahaan dengan lingkungan eksternalnya.
      5. Mengidentifikasi opsi yang paling diiinginkan dengan menilai setiap opsi dipandang dari sudut misi perusahaan.
      6. Memilih sekumpulan tujuan jangka panjang dan strategi total (grand strategies) yang akan mencapai opsi yang paling diinginkan.
      7. Mengembangkan tujuan tahunan dan strategi jangka pendek yang sesuai dengan kumpulan tujuan jangka panjang yang dipilih dari strategi secara keseluruhan (grand strategies).
      8. Mengimplementasikan pilihan strategi dengan alat alokasi sumber daya yang dianggarkan yaitu memadani tugas – tugas, manusia, struktur, teknologi dan menekankan sistem ganjaran.
      9. Menilai keberhasilan proses strategik sebagai masukan untuk pengambilan keputusan di masa yang akan datang.

        Seperti yang ditunjukkan kesembilan tugas diatas, manajemen strategi mencakup perencanaan, pengarahan, pengorganisasian, dan pengendalian atas keputusan-keputusan dan tindakan-tindakan perusahaan yang berkaitan dengan strategi.

        Artikel etrkait: Tahapan Manajemen Strategis

        Strategi diartikan oleh para manajer sebagai rencana mereka yang berskala besar dan berorientasi kepada masa depan untuk berinteraksi dengan lingkungan persaingan guna mencapai sasaran – sasaran perusahaan.

        Komponen penting manajemen strategi adalah :
        • Analisis lingkungan bisnis untuk mendeteksi peluang dan ancaman bisnis
        • Analisis profil perusahaan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan.
        • Strategi bisnis yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan.
        • Misi perusahaan.

        Level Strategi 

        Dalam suatu perusahaan terdapat tiga level strategi, yaitu level korporasi, level unit bisnis atau lini bisnis, dan level fungsional (Tjiptono, 2002, p4).
        • Strategi Level Korporasi, dirumuskan oleh manajemen puncak yang mengatur kegiatan dan operasi organisasi yang memiliki lini atau unit bisnis lebih dari satu.
        • Strategi Level Unit Bisnis, lebih diarahkan pada pengelolaan kegiatan dan operasi suatu bisnis tertentu.
        • Strategi Level Fungsional merupakan strategi dalam kerangka fungsi-fungsi manajemen yang dapat mendukung strategi level unit bisnis.

        Tipe-tipe strategi

        Menurut Rangkuti (2000, p6-7) Pada prinsipnya strategi dapat dikelompokkan berdasarkan 3 tipe strategi yaitu, strategi manajemen, strategi investasi dan strategi bisnis.
        1. Strategi Manajemen, meliputi strategi yang dapat dilakukan oleh manajemen dengan orientasi pengembangan strategi secara makro, misalnya : strategi pengembangan produk, strategi penerapan harga, strategi akuisisi, strategi pengembangan pasar, strategi mengenai keuangan, dan sebagainya.
        2. Strategi Investasi, merupakan kegiatan yang berorientasi pada investasi, misalnya : apakah perusahaan ingin melakukan strategi pertumbuhan yang agresif atau berusaha mengadakan penetrasi pasar, strategi bertahan, strategi pembangunan kembali suatu divisi baru atau strategi divestasi, dan sebagainya.
        3. Strategi Bisnis, sering juga disebut strategi bisnis secara fungsional karena strategi ini berorientasi pada fungsi-fungsi kegiatan manajemen, misalnya : strategi pemasaran, strategi produksi atau operasional, strategi distribusi, strategi organisasi, dan strategi-strategi yang berhubungan dengan keuangan. 

        Saat ini, meningkatnya persaingan pasar dan berbagai kendala yang dihadapi di jalan, pertumbuhan badan usaha adalah salah satu tujuan utama dan menantang yang sedang dihadapi dalam bidang manajemen strategis. Bisnis yang terutama berfokus pada tujuan pertumbuhan di tengah pasar konsumen yang sangat jenuh dan mereka merasa perlu untuk menyebarkan strategi manajemen strategis yang sangat efektif dan efisien guna menjamin kelangsungan hidup perusahaan mereka yang kini meningkatnya persaingan global.

        Selain itu, perlu bahwa bisnis fokus dalam pengembangan strategi manajemen terhadap penciptaan nilai. Ini adalah salah satu faktor yang paling signifikan yang mengarah pada pertumbuhan dan kemajuan bisnis. Sering berkembang kebutuhan bisnis telah membuatnya sangat sulit bagi perusahaan untuk bekerja sesuai dengan strategi manajemen yang konsisten dan mereka terus memodifikasi strategi mereka untuk dapat membangun hubungan yang layak antara aplikasi strategis dan keuntungan dan biaya.

        Baca juga: Evolusi Dari Manajemen Strategis

        Oleh karena itu, dalam rangka memenuhi semua tujuan penciptaan nilai dan pertumbuhan akhirnya, direkomendasikan bahwa perencanaan strategis adalah untuk fokus pada penilaian dari semua peserta aktif prosedur strategis, dan kelayakan mereka terhadap mengurangi biaya dan meningkatkan keuntungan. 


        Sekian semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengujung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

        May 24, 2016

        Penerapan Dan Pengertian Analisis SWOT

        Pengertian Analisis SWOT

        Analisis SWOT adalah analisis yang biasanya digunakan oleh manajemen perusahaan atau organisasi dengan sistematis yang akan dapat membantu perusahaan tersebut dalam usaha penyusunan suatu rencana yang matang untuk mencapai tujuan perusahaan atau organisasi tersebut. Baik tujuan tersebut untuk tujuan jangkan panjang maupun tujuan jangka pendek. Selain itu, analisis SWOT juga dapat diartikan sebagai sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi suatu gambaran) tentang sebuah perusahan atau oraganisasi. Aengan adanya analisis ini diharapkan akan mampu bertahan dan bahkan menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang ada baik itu dari segi eksternal maupun internal. Analisa ini menempatkan situasi dan kondisi sebagai sebagai faktor yang di jadikan masukan. Dan kemudian masukan tersebut dikelompokkan sesuai kontribusinya masing-masing.

        Pengertian Analisis SWOT

        Satu hal yang perlu diperhatikan bagi pangguna analisa ini, bahwa analisa SWOT semata-mata hanya digunakan sebagai suatu analisa saja, yang ditujukan untuk menggambarkan situasi yang sedang dihadapi sebuah perusahaan atau oraganisasi. Analisis SWOT bukan sebuah alat yang mampu memberikan jalan keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi.

        Artikel terkait: Alat Dan Teknik Manajemen Strategis

        Berikut ini merupakan penjelasan dari SWOT ada yaitu :

        1). Kekuatan (Strenghts)

        Kekuatan adalah sumber daya, keterampilan, atau keungulan-keungulan lain yang berhubungan dengan para pesaing perusahaan dan kebutuhan pasar yang dapat dilayani oleh perusahaan yang diharapkan dapat dilayani. Kekuatan adalah kompetisi khusus yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan di pasar

        2). Kelemahan (Weakness)

        Kelemahan adalah keterbatasan atau kekurangan dalam sumber daya, keterampilan, dan kapabilitas yang secara efektif menghambat kinerja perusahaan. Keterbatasan tersebut daoat berupa fasilitas, sumber daya keuangan,kemampuan manajemen dan keterampilan pemasaran dapat meruoakan sumber dari kelemahan perusahaan.

        3). Peluang (Opportunities)


        Peluang adalah situasi penting yang mengguntungkan dalam lingkungan perusahaan. Kecendrungan – kecendrungan penting merupakan salah satu sumber peluang, seperti perubahaan teknologi dan meningkatnya hubungan antara perusahaan dengan pembeli atau pemasokk merupakan gambaran peluang bagi perusahaan.

        4). Ancaman (Threats)

        Ancaman adalah situasi penting yang tidak menguntungan dalam lingkungan perusahaan. Ancaman merupakan pengganggu utama bagi posisi sekarang atau yang diinginkan perusahaan. Adanya peraturan-peraturan pemerintah yang baru atau yang direvisi dapat merupakan ancaman bagi kesuksesan perusahaan.

        Fungsi Analisis SWOT


        Analisis SWOT tersebut akan menjelaskan apakah informasi tersebut berindikasi sesuatu yang akan membantu perusahaan mencapai tujuannya atau memberikan indikasi bahwa terdapat rintangan yang harus dihadapi atau diminimalkan untuk memenuhi pemasukan yang diinginkan.

        Analisis SWOT dapat digunakan dengan berbagai cara untuk meningkatkan analisis dalam usaha penetapan strategi. Umumnya yang sering digunakan adalah sebagai kerangka / panduan sistematis dalam diskusi untuk membahas kondisi altenatif dasar yang mungkin menjadi pertimbangan perusahaan.

        Penjelasan analisis SWOT yaitu :
        1. Strenght (S) yaitu analisis kekuatan, situasi ataupun kondisi yang merupakan kekuatan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. Yang perlu di lakukan di dalam analisis ini adalah setiap perusahaan atau organisasi perlu menilai kekuatan-kekuatan dan kelemahan di bandingkan dengan para pesaingnya. Misalnya jika kekuatan perusahaan tersebut unggul di dalam teknologinya, maka keunggulan itu dapat di manfaatkan untuk mengisi segmen pasar yang membutuhkan tingkat teknologi dan juga kualitas yang lebih maju.
        2. Weaknesses (W) yaitu analisi kelemahan, situasi ataupun kondisi yang merupakan kelemahan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. Merupakan cara menganalisis kelemahan di dalam sebuah perusahaan ataupun organisasi yang menjadi kendala yang serius dalam kemajuan suatu perusahaan atau organisasi.
        3. Opportunity (O) yaitu analisis peluang, situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar suatu organisasi atau perusahaan dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi dimasa depan. Cara ini adalah untuk mencari peluang ataupun terobosan yang memungkinkan suatu perusahaan ataupun organisasi bisa berkembang di masa yang akan depan atau masa yang akan datang.
        4. Threats (T) yaitu analisis ancaman, cara menganalisis tantangan atau ancaman yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan ataupun organisasi untuk menghadapi berbagai macam faktor lingkungan yang tidak menguntungkan pada suatu perusahaan atau organisasi yang menyebabkan kemunduran. Jika tidak segera di atasi, ancaman tersebut akan menjadi penghalang bagi suatu usaha yang bersangkutan baik di masa sekarang maupun masa yang akan datang.
        Cara Membuat Analisis SWOT

        Kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Kedua faktor tersebut harus dipertimbangkan dalam analisis SWOT. SWOT adalah singkatan dari lingkungan Internal Streghts dan Weaknesses serta lingkungan eksternal Opportunities dan Threats yang dihadapi dunia bisnis. Analisis SWOT membandingkan antara faktor eksternal Peluang ( opportunities) dan Ancaman (thearts) dengan faktor internal Kekuatan (strengths) dan Kelemahan (weaknesses).


        Kuadran I :

        Ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan perusahaan tersebut, memiliki peluang dan kekuatan sehinga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus ditetapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif ( Growth Oriented Strategi ).

        Kuadran II :

        Meskipun menghadapi berbagai ancaman, perusahaan ini masih memiliki kekuatan dari segi internal. Strategi yang harus diterapkan adalah menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan cara strategi di versifikasi ( produk atau pasar ).

        Kuadran III :


        Perusahaan menghadapi peluang pasar yang sangat besar tetapi dilain pihak, ia menghadapi beberapa kendala atau kelemahan internal. Kondisi bisnis pada kuadran 3 ini mirip dengan Question Mark pada BCG matrik. Fokus strategi perusahaan ini adalah meminimalkan masalah-masalah internal perusahaan sehingga dapat merebut peluang pasar yang baik.

        Kuadran IV :

        Ini merupakan situasi yang sangat tidak menguntungkan, perusahaan tersebut menghadapi berbagai ancaman dan kelemahan internal.

        Baca juga: Kunci Untuk Mengembangkan Strategi Pemasaran Yang Sukses

        Analisa SWOT memang terlihat sederhana tetapi dapat juga menimbulkan masalah, misalnya dalam menentukan ukuran ada tidaknya suatu kekuatan yang di miliki perusahaan, begitu pula halnya dengan kelemahan, peluang dan ancaman untuk memperoleh kesepakatan dalam penggunaan ukuran seragam memang tidaklah mudah karena tingkat subyektivitas setiap perusahaan berbeda-beda.

        Sekian pembahasan kali ini tentang jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengujung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

        May 23, 2016

        Peluang Usaha Kue Kering Rumahan Yang Menguntungkan

        Peluang Usaha Kue Kering Rumahan

        Makanan yang satu ini memang sangat populer dan siapa yang tidak membutuhkan kue kering, terlebih jika menjelang puasa dan lebaran. Kue kering menjadi salah satu sajian yang wajib dihidangkan bagi setiap rumah saat perayaan lebaran tiba. Kue kering sangat praktis dalam penyajiaannya juga aneka rasa dan kenikmatannya membuat banyak orang yang menyukainya. Penggemar kue kering sendiri memang kian tinggi dari waktu ke waktu.

        Dengan demikian membuat peluang usaha dan peluang bisnis kue kering makin menggiurkan. Memulai bisnis kue kering memang merupakan cara yang dapat dijalankan dalam menambah penghasilan. Makin tingginya permintaan kue kering membuat peluang bisnis makin menjanjikan. Kue kering sendiri memang sangat banyak jenisnya, mulai dari varian, bentuk dan juag rasa karena banyaknya inovasi dan kreasi-kreasi yang berdatangan. Proses pembuatan kue kering sendiri biasa dikatakan tidak sulit dan bisa dilakukan untuk ibu rumah tangga. Bagi orang awam saja, membuat kue kering mudah dilakukan dengan banyaknya resep yang beredar mulai dari majalah, internet hingga gadget. Sebenarnya usaha kue kering ini sudah banyak yang menjalankannya namun dengan keunikan yang kita miliki tentu akan menarik minat pembeli untuk mencicipinya.

        Peluang Usaha Kue Kering Rumahan

        Cukup mudah untuk mendirikan usaha ini dan dengan model kecilpun sudah mampu untuk mendirikan usaha kue kering rumahan sebagai usaha sampingan. Dengan demikian jika memiliki bakat dan minat tidak ada salahnya untuk mencobanya. Menerjuni bisnis kue kering menjadi salah satu langkah yang akan menciptakan peluang menjadi pengusaha sukses. Untuk dapat sukses dalam menjalankan bisnis kue kering yang menguntungkan dan mudah memang tidaklah sulit. Semua usaha memang jika dijalankan dengan keseriusan tentu akan berbuah hasil dimana setiap keseriusan pasti mendatangkan keuntungan.

        Dalam membuka usaha tentunya harus memiliki tujuan supaya bisnis yang anda buka bisa maju dan berkembang. Nah untuk itu diperlukan beberapa tips yang ampuh untuk memajukan bisnis kue kering yang akan anda buka. Tips membuka kue kering supaya berkembang maju dengan pesat, anda bisa mencoba 5 langkah berikut

        Artikel terkait: Usaha Jajanan Anak Sekolah Modal Kecil

        Tips dan trik dan langkah usaha kue kering

        1). Tentukan Fokus Pilihan Kue yang Akan Dijual


        Saat ingin memulai berbisnis kue, pilih terlebih dahulu jenis kue apa yang akan bunda jalankan, entah itu kue bolu, Kue Basah, Kue Kering atau jenis cake yang lain. Bunda harus jeli melihat peluang dan trend pasar yang sedang ramai dicari. Misalkan saja pas menjelang lebaran, peluang bisnis yang cocok adalah menjual kue kering untuk lebaran.

        2). Memproduksi Kue Kering yang Unik dan Menarik

        Coba untuk membuat karakter kue kering yang unik dan menyasar konsumen tertentu. Ini menjadi sebuah terobosan baru yang bisa bunda terapkan untuk meningkatkan omset bisnis rumahan yang bunda jalani. Misalnya saja bunda membuat kue khusus untuk menyasar target konsumen yang suka diet atau bagi mereka yang menghindari banyak gula, dan lain sebagainya.

        3). Tampilan Produk Menarik

        Di bisnis kuliner khususnya kue kering, tampilan yang menarik dapat menentukan minat konsumen. Karna sebagian konsumen justu akan melihat bentuk dan tampilannya terlebih dahulu baru membeli. Untuk itu bunda pengen membuka bisnis ini maka yang perlu dihatikan adalah penampilan kue ataupun desain kemasanya yang akan di pasarkan.

        4). Kualitas Rasa

        Selain penampilan, rasa dari produk kue kering yang di buat dan akan dijual juga harus memiliki kriteria enak dan khas. Jangan sampai tampilan desain dan bentuk kue sudah menarik tapi rasa kue yang akan dijual malah sebaliknya. Perlu diperhatikan juga, sebaiknya produk yang bunda buat harus berfariasi. Jangan hanya fokus pada salah satu jenis kue yang dibuat, lakukan inovasi-inovasi terbaru yang mampu memikat hati konsumen. Cari ide kreatif saat membuat kue yang bagus dan menarik.

        5). Percaya Diri

        Nah, ini salah satu kunci sukses dalam membuka sebuah bisnis kue kering. Mantapkan hati dan niatkan untuk fokus berbisnis. Yakinkan kepada konsumen bahwa produk kue yang bunda jual memiliki kualitas dan rasa yang spesial dan beda dengan kue-kue lain.

        6). Promosi

        Suksesnya bisnis bergantung pada promosi yang dilakukan, begitu juga dengan bisnis kue kering bunda jalani. Manfaatkan media sosial sebagai media promosi jejaring sosial seperti facebook, twitter, instagram, BBM, Toko Online dan teknik promosi lainnya untuk menjaring konsumen secara luas.


        Berikut resep kue kering mudah dan sederhana :

        Cara Membuat dan Bahan Kue Keju Kering



        Resep kue kering keju

        Bahan-bahan:

        • 150 grm margarin kemasan yang masih baru.
        • 1 btr telur ayam, yang dikocok lepas. Pilih yang kuningnya terang jika ada.
        • 1/2 sdt garam dapur halus atau pun yang kasar tapi telah dihaluskan.
        • 25 grm tepung maizena. Ini bisa di dapatkan di toko kue.
        • 110 grm tepung terigu dari jenis protein rendah
        • 50 grm keju jenis cheddar yang telah diparut kasar dan agak besar agar tidak mudah hancur.
        • 50 grm kacang tanah yang telah sangrai sebelumnya, kemudian dicincang agak kasar. 
        • Usahakan jangan terlalu halus karena mengurangi tampilan kue kejunya.

        Cara membuat:
        1. Pertama kali yang harus dilakukan adalah dengan mengocok margarin bersama garam kurang lebih 30 detik saja. Setelah tercampur dengan baik maka selanjutnya tinggal masukkan telur ayamnya dan terus dikocok hingga betul-betul rata.
        2. Masukkan tepung terigu dan juga tepung maizena sesuai takaran yang telah ditentukan, tapi agar kotoran kasar yang tercampur dengan tepung tidak masuk dalam adonan kue kering keju maka usahakan dituang sambil diayak di bawahnya dan terus diaduk agar rata dan tidak menggumpal.
        3. Tambahkan kacang tanah yang telah dicincang kasar dan juga keju cheddar yang telah diparut. Aduk sampai rata.
        4. Jika pencampuran dan pengadukan bahan sudah betul-betul sempurna, dalam hal ini adonan keu keju telah kalis yang bisa dibuktikan dengan dicubit, selanjutnya tinggal dibentuk, bisa dengan digulung terlebih dahulu kemudian dicetak dengan alat yang terbuat dari seng atau bisa juga kalau tidak mau repot bisa dengan menyendok adonan kue kejunya lalu taruh langsung di loyang yang dioles margarin. Baru kemudian di pipihkan dengan ditusuk-tusuk garpu agar terlihat tekstur unik di permukaannya.
        5. Terakhir, tinggal masukkan dalam Oven selama kurang lebih 30 menit dengan suhu kira-kira 140 derajat Celsius.

        Tips Usaha Kue Kering:
        1. Taburan keju dalam pembuatan kue kering ini bisa juga ditambahkan setelah kue terlihat setengah matang, tapi bisa juga saat sebelum dipanggang.
        2. Gunakan keju yang agak padat untuk menghasilkan parutan yang sempurna. Sebaiknya dipilih yang jenis cheddar yang dijual dalam bentuk kemasan.
        3. Jika ingin lebih terlihat manis, bisa juga diolesi lagi dengan kuning telur di atasnya. Ini dapat membuat kue terlihat kekuning-kuningan dan lebih menarik dibanding dibuat polos dan pucat.
        4. Untuk memilih yang model digulung maka caranya ratakan adonan kue keju terlebih dahulu menggunakan alat khusus atua bisa juga dengan botol bekas, kemudian potong berbentuk persegi kecil lalu gulung. Dan untuk menghasilkan tampilan yang lebih sempurna, maka setelah digulung ditekan sedikit agar terlihat agak pipih.
        Sekian semoga artikel ini memberikan informasi yang bemanfaat untuk pembaca. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengujung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.