logoblog

5 Konsep Strategi Pemasaran Sukses Dalam Lingkungan Yang Kompetitif

Strategi pemasaran 

Assalamualaikum Wr.Wb Salam sejahtera untuk pembaca setia yang budiman, apa kabar salam sukses untuk kita semua. Pertemuan kali ini saya akan membahas topik menarik dari pemasaran yang berkaitan tentang Strategi Pemasaran Yang Kompetitif. Saya berharap dengan artikel ini dapat memberikan manfaat untuk pembaca setia gomarketingstrategic. Yuk langsung saja kita mulai pembahasan kali ini dari pengertian dan penjelasan terlebih dahulu simak selengkapnya yang berikut ini.

Strategi pemasaran adalah tindakan atau perilaku perusahaan yang digunakan dalam mencapai tujuan pemasarannya. Biasanya dalam hal ini menerapkan bauran pemasaran, menentukan pasar sasaran, penetapan posisi pasar, dengan menerapkan strategi yang spesifik untuk melayani pasar sasaran tersebut.

Dalam peranan strategisnya, pemasaran mencakup setiap usaha untuk mencapai kesesuaian antara perusahaan dengan lingkungannya dalam rangka mencari pemecahan atas masalah penentuan dua penentuan pokok yaitu. Pertama, bisnis apa yang digeluti perusahaan pada saat ini dan jenis bisnis apa yang dapat dimasuki dimasa yang akan datang. Kedua, bagaimana bisnis yang telah dipilih tersebut dapat dijalankan dengan sukses dalam lingkungan yang kompetitif atas dasar perspektif produk, harga, promosi, dan distribusi (bauran pemasaran) untuk melayani pasar sasaran.

Strategi pemasaran memiliki 5 konsep strategi sebagai berikut :

1). Segmentasi Pasar



Segmentasi Pasar

Kebutuhan dan kebiasaan tiap pasar memiliki mempunyai sifat yang berbeda-beda. Oleh sebab itu perusahaan tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhan dan apa yang mereka inginkan dari semua pembeli. Karena itu, perusahaan harus mengelompokkan pasar yang bersifat heterogen tersebut kedalam satuan-satuan pasar yang bersifat homogen. Dengan demikian perusahaan dapat menentukan siapa saja yang targetkan misalnya, usia, jenis kelamin, pekerjaan dan lain sebagainya.

2). Market Positioning


Market Positioning

Perusahaan tidak mungkin dapat menguasai pasar secara keseluruhan, maka prinsip strategi pemasaran yang kedua adalah memilih pola spesifik pasar perusahaan yang akan memberikan kesempatan maksimum kepada perusahaan untuk mendapatkan kedudukan yang kuat. Dengan kata lain perusahaan harus memilih segmen pasar yang akan menghasilkan penjualan dan laba paling besar.

Segmen pasar semacam ini memiliki 4 (empat) karakteristik, yaitu :
  • Berukuran cukup besar
  • Mempunyai potensi untuk berkembang terus
  • Tidak memiliki atau dipenuhi oleh perusahaan saingan
  • Mempunyai kebutuhan yang belum terpenuhi, yang mana kebutuhan tersebut dapat dipuaskan oleh perusahaan yang memilih segmen pasar tersebut.

3). Market Entry Strategy



Market Entry Strategy

Market entry Strategy adalah strategi perusahaan untuk memasuki segmen pasar yang dijadikan pasar sasaran penjualan. 


Strategi memasuki suatu segmen pasar dapat dilakukan dengan cara :
    Membeli perusahaan lain, Cara ini merupakan cara yang paling mudah dan cepat, cara ini ditempuh apabila :
    1. Perusahaan pembeli tidak mengetahui tentang seluk beluk industri dari perusahaan yang dibeli
    2. Sangat menguntungkan untuk secepat mungkin memasuki segmen pasar yang dikuasai perusahaan yang dibeli.
    3. Perusahaan menghadapi macam-macam penghalang untuk memasuki segmen pasar yang bersangkutan melalui internal development, misalnya patent, economies of scale, saluran distribusi yang sulit dimasuki, biaya iklan yang mahal atau kesulitan bahan mentah.
    Internal Development

    Ada perusahaan-perusahaan yang lebih suka berkembang melalui usaha sendiri yaitu melalui research and development karena berpendirian bahwa hanya dengan cara inilah kepemimpinan dalam industri dapat dicapai.
      Kerjasama dengan perusahaan lain
        Keuntungan dengan cara ini ialah bahwa resiko yang dipikul bersama, dan masing-masing perusahaan saling melengkapi skill dan resources.


        4). Marketing Mix Strategy


        Marketing Mix Strategy

        Marketing Mix strategy adalah kumpulan variabel-variabel yang dapat dipergunakan perusahaan untuk memepengaruhi tanggapan konsumen. Variabel-variabel yang dapat mempengaruhi pembeli adalah yang disebut 7P (product, Price, Place, Promotion, Participant, Prosess, dan People Physical evidence).

        5). Timing Strategy

        Timing Strategy

        Dalam menentukan keputusan yang tepat dalam menjual barang dan jasa harus diperhatikan oleh perusahaan. Strategi ini adalah menentukan kapan tindakan itu akan di ambil dengan menetapkan objektif dan menyusun strategy pemasaran dengan melakukan persiapan-persiapan yang dibutuhkan baik itu dalam proses produksi maupun dalam proses pemasaran kemudian perusahaan harus siap meluncurkan atau melepaskan produk atau jasa ke pasar dengan tepat.

        Demikian pembahasan kali ini tentang Strategi Pemasaran Lingkungan Yang Kompetitif semoga yang sedikit ini memberikan informasi atau referensi yang bermanfaat bagi pembaca, jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi informasi yang bermanfaat untuk pengunjung yang lain silahkan tinggalkan komentar di bawah ini Terimakasih salam sukses utnuk kita semua.

        Subscribe to receive free email updates:

        1 Response to "5 Konsep Strategi Pemasaran Sukses Dalam Lingkungan Yang Kompetitif"

        1. terima kasih telah berkunjung semoga bermanfaat

          ReplyDelete

        KOMENTAR KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK SAYA. TERIMA KASIH :)