Jenis Dan Gaya Kepemimpinan Menurut Para Ahli

Jenis Dan Gaya Kepemimpinan

Jenis Dan Gaya Kepemimpinan

Pemimpin adalah inti dari manajemen. Ini berarti bahwa manajemen akan tercapai tujuanya jika ada pemimpin. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin.

Seorang pemimpin adalah seorang yang mempunyai keahlian memimpin, mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasan-alasanya.

Seorang Pemimpin adalah seseorang yang aktif membuat rencana-rencana, mengkoordinasi, melakukan percobaan dan memimpin pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama-sama. (Panji Anogara, hal. 23).
Beberapa definisi dan pendapat kepemimpinan :
  • Koontz & O’donnel, mendefinisikan sebagai proses mempengaruhi sekelompok orang sehingga mau bekerja dengan sungguh-sungguh untuk meraih tujuan kelompoknya.
  • Wexley & Yuki (1977), kepemimpinan mengandung arti mempengaruhi orang lain untuk lebih berusaha mengarahkan tenaga, dalam tugasnya atau merubah tingkah laku.
  • Georger R. Terry, Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang-orang untuk bersedia berusaha mencapai tujuan bersama.
  • Pendapat lain, Kepemimpinan merupakan suatu proses dengan berbagai cara mempengaruhi orang atau sekelompok orang.

Kesimpulan : Kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

Gaya kepemimpinan adalah cara yang digunakan dalam proses kepemimpinan yang diimplementasikan dalam perilaku kepemimpinan seseorang untuk mempengaruhi orang lain untuk bertindak sesuai apa yang dinginkan.

Menurut Flippo (1987) Gaya Kepemimpinan juga dapat didefinisikan sebagai pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Menurut University of Iowa Studies Dikutip dari Robbins dan Coulter (2002), Lewin menyimpulkan ada tiga gaya kepemimpinan;
  • Gaya Kepemimpinan Otoriter (Authoritarian)
  • Gaya Kepemimpinan Demokratis (Democratic)
  • Gaya Kepemimpinan Bebas (Laissez Fire)

Ciri dan Gaya Kepemimpinan Otoriter :

(Handoko dan Reksohadiprojo, 1997)

  • Pemimpin kurang memperhatikan kebutuhan bawahan.
  • Komunikasi hanya satu arah yaitu ke bawah saja.
  • Pemimpin cenderung menjadi pribadi dalam pujian dan kecamannya terhadap kerja setiap anggota.
  • Pemimpin mengambil jarak dari partisipasi kelompok aktif bila menunjukan keahliannya
Gaya Kepemimpinan Demokratis (Democratic) 

Adalah gaya kepemimpinan yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahanya

Ciri dan Gaya Kepemimpinan Demokratis :

(Handoko dan Reksohadiprojo, 1997).
  • Lebih memperhatikan bawahan untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Menekankan dua hal yaitu bawahan dan tugas.
  • Pemimpin adalah obyektif dalam pujian dan kecamannya dan mencoba menjadi seorang anggota kelompok biasa dalam jiwa dan semangat tanpa banyak melakukan pekerjaan.

Gaya Kepemimpinan Bebas (Laissez Fire)

Pemimpin jenis ini hanya terlibat dalam kuantitas yang lebih kecil dimana para bawahanya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi

Ciri dan Gaya Kepemimpinan Bebas :

(Handoko dan Reksohadiprojo, 1997).


  • Pemimpin membiarkan bawahannya untuk mengatur dirinya sendiri.
  • Pemimpin hanya menentukan kebijaksanaan dan tujuan umum.
  • Bawahan dapat mengambil keputusan yang relevan untuk mencapai tujuan dalam segala hal yang mereka anggap cocok.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jenis Dan Gaya Kepemimpinan Menurut Para Ahli"

Post a Comment

KOMENTAR KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK SAYA. TERIMA KASIH :)