logoblog

Pengertian dan Definisi Manajemen Strategi Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Strategi

Assalamualaikum Wr Wb Kali ini saya akan membahas topik yang berkaitan tentang Manajemen Strategi. Saya berharap artikel ini memberikan manfaat untuk pembaca setia gomarketingstrategic. Kita mulai pembahasan kali ini dari pengertian terlebih dahulu simak yang berikut ini.

Manajemen Strategis pada dasarnya adalah organisasi yang sistematis dan pelaksanaan target utama dan inisiatif yang diambil oleh manajemen puncak atas nama pemilik, setelah melalui penelitian yang cermat dari semua sumber daya yang tersedia dan penilaian dari semua paradigma internal dan eksternal untuk menuai hasil yang terbaik untuk bisnis.

Praktek manajemen strategis sebagian besar difokuskan pada membawa ke koherensi kebijakan perusahaan dari bisnis dengan prioritas strategis. Hal ini digunakan sebagai pedoman direktif untuk membuat sambungan yang harmonis antara berbagai faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi bisnis 'manajemen dan bisnis' tujuan, peringkat dalam hal prioritas prestasi mereka.

Menurut John A Pearce II dan Richard B. Robinson yang dikutip dalam buku Tunggal Amin Widjaja (2004, p2) manajemen strategi adalah kumpulan keputusan dan tindakan yang merupakan hasil dari formulasi dan implementasi, rencana yang didesain untuk mencapai tujuan suatu perusahaan.

Manajemen strategi terdiri dari sembilan tugas kritikal sebagai berikut :


    1. Memformulasi misi (mission) perusahaan termasuk pernyataan yang luas mengenai maksud (purpose), falsafah (philosophy) dan sasaran (goal).
    2. Mengembangkan suatu profil perusahaan (company profile) yang merefleksi pada kondisi internal dan kemampuannya.
    3. Menilai lingkungan eksternal perusahaan, termasuk baik faktor kompetitif maupun faktor yang berhubungan dengan konteks umum.
    4. Menganalisis opsi perusahaan dengan menandingi sumber daya perusahaan dengan lingkungan eksternalnya.
    5. Mengidentifikasi opsi yang paling diiinginkan dengan menilai setiap opsi dipandang dari sudut misi perusahaan.
    6. Memilih sekumpulan tujuan jangka panjang dan strategi total (grand strategies) yang akan mencapai opsi yang paling diinginkan.
    7. Mengembangkan tujuan tahunan dan strategi jangka pendek yang sesuai dengan kumpulan tujuan jangka panjang yang dipilih dari strategi secara keseluruhan (grand strategies).
    8. Mengimplementasikan pilihan strategi dengan alat alokasi sumber daya yang dianggarkan yaitu memadani tugas – tugas, manusia, struktur, teknologi dan menekankan sistem ganjaran.
    9. Menilai keberhasilan proses strategik sebagai masukan untuk pengambilan keputusan di masa yang akan datang.

      Seperti yang ditunjukkan kesembilan tugas diatas, manajemen strategi mencakup perencanaan, pengarahan, pengorganisasian, dan pengendalian atas keputusan – keputusan dan tindakan – tindakan perusahaan yang berkaitan dengan strategi.

      Strategi diartikan oleh para manajer sebagai rencana mereka yang berskala besar dan berorientasi kepada masa depan untuk berinteraksi dengan lingkungan persaingan guna mencapai sasaran – sasaran perusahaan.

      Komponen penting manajemen strategi adalah :
      • Analisis lingkungan bisnis untuk mendeteksi peluang dan ancaman bisnis
      • Analisis profil perusahaan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan.
      • Strategi bisnis yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan.
      • Misi perusahaan.

      Level Strategi 

      Dalam suatu perusahaan terdapat tiga level strategi, yaitu level korporasi, level unit bisnis atau lini bisnis, dan level fungsional (Tjiptono, 2002, p4).
      • Strategi Level Korporasi, dirumuskan oleh manajemen puncak yang mengatur kegiatan dan operasi organisasi yang memiliki lini atau unit bisnis lebih dari satu.
      • Strategi Level Unit Bisnis, lebih diarahkan pada pengelolaan kegiatan dan operasi suatu bisnis tertentu.
      • Strategi Level Fungsional merupakan strategi dalam kerangka fungsi-fungsi manajemen yang dapat mendukung strategi level unit bisnis.

      Tipe-tipe strategi

      Menurut Rangkuti (2000, p6-7) Pada prinsipnya strategi dapat dikelompokkan berdasarkan 3 tipe strategi yaitu, strategi manajemen, strategi investasi dan strategi bisnis.
      1. Strategi Manajemen, meliputi strategi yang dapat dilakukan oleh manajemen dengan orientasi pengembangan strategi secara makro, misalnya : strategi pengembangan produk, strategi penerapan harga, strategi akuisisi, strategi pengembangan pasar, strategi mengenai keuangan, dan sebagainya.
      2. Strategi Investasi, merupakan kegiatan yang berorientasi pada investasi, misalnya : apakah perusahaan ingin melakukan strategi pertumbuhan yang agresif atau berusaha mengadakan penetrasi pasar, strategi bertahan, strategi pembangunan kembali suatu divisi baru atau strategi divestasi, dan sebagainya.
      3. Strategi Bisnis, sering juga disebut strategi bisnis secara fungsional karena strategi ini berorientasi pada fungsi-fungsi kegiatan manajemen, misalnya : strategi pemasaran, strategi produksi atau operasional, strategi distribusi, strategi organisasi, dan strategi-strategi yang berhubungan dengan keuangan. 

      Saat ini, meningkatnya persaingan pasar dan berbagai kendala yang dihadapi di jalan, pertumbuhan badan usaha adalah salah satu tujuan utama dan menantang yang sedang dihadapi dalam bidang manajemen strategis. Bisnis yang terutama berfokus pada tujuan pertumbuhan di tengah pasar konsumen yang sangat jenuh dan mereka merasa perlu untuk menyebarkan strategi manajemen strategis yang sangat efektif dan efisien guna menjamin kelangsungan hidup perusahaan mereka yang kini meningkatnya persaingan global.

      Selain itu, perlu bahwa bisnis fokus dalam pengembangan strategi manajemen terhadap penciptaan nilai. Ini adalah salah satu faktor yang paling signifikan yang mengarah pada pertumbuhan dan kemajuan bisnis. Sering berkembang kebutuhan bisnis telah membuatnya sangat sulit bagi perusahaan untuk bekerja sesuai dengan strategi manajemen yang konsisten dan mereka terus memodifikasi strategi mereka untuk dapat membangun hubungan yang layak antara aplikasi strategis dan keuntungan dan biaya.

      Oleh karena itu, dalam rangka memenuhi semua tujuan penciptaan nilai dan pertumbuhan akhirnya, direkomendasikan bahwa perencanaan strategis adalah untuk fokus pada penilaian dari semua peserta aktif prosedur strategis, dan kelayakan mereka terhadap mengurangi biaya dan meningkatkan keuntungan. 


      Sekian semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengujung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

      Subscribe to receive free email updates:

      0 Response to "Pengertian dan Definisi Manajemen Strategi Menurut Para Ahli"

      Post a Comment

      KOMENTAR KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK SAYA. TERIMA KASIH :)