logoblog

5 Konsep Strategi Pemasaran Produk

5 Konsep Strategi Pemasaran Produk

Assalamualaikum Wr Wb Halo sobat-sobat prmbaca setia salam sukses untuk kita semua. Kali ini saya akan membahas topik yang berkaitan tentang apa saja sih konsep Strategi Pemasaran Produk itu. Saya berharap artikel ini memberikan manfaat untuk pembaca setia gomarketingstrategic. Langsung saja yuk kita mulai pembahasan kali ini dari pengertian terlebih dahulu simak yang berikut ini.

Setiap pebisnis pasti memiliki cara pemasaran produk yang dilakukan masing-masing. Bahkan mereka memiliki beberapa standar cara pemasaran produk yang mereka terapkan pada perusahaanya dengan begitu perusahaan bisa memasarkan produk mereka dengan baik kepada konsumen. Dengan adanya strategi pemasaran produk baru inilah perusahaan memiliki harapan produk dikenal dan menarik pembeli. Produk yang inovatif adalah produk yang paling banyak menarik minat konsumen.

Definisi Strategi Pemasaran Menurut Philip Kotler ( 2004, 81 ) : "Strategi Pemasaran adalah pola pikir pemasaran yang akan digunakan untuk mencapai tujuan pemasarannya. Strategi pemasaran berisi strategi spesifik untuk pasar sasaran, penetapan posisi, bauran pemasaran dan besarnya pengeluaran pemasaran."

Menurut tjiptono ( 2002, 6 ) : "Strategi pemasaran adalah alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut."


Strategi pemasaran didasarkan atas 5 (lima) konsep strategi sebagai berikut :

1). Segmentasi Pasar


Tiap pasar terdiri dari bermacam-macam pembeli yang mempunyai kebutuhan dan kebiasaan yang berbeda. Perusahaan tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhan semua pembeli. Karena itu, perusahaan harus mengelompokkan pasar yang bersifat heterogen tersebut kedalam satuan-satuan pasar yang bersifat homogen.

2). Market Positioning

Perusahaan tidak mungkin dapat menguasai pasar secara keseluruhan, maka prinsip strategi pemasaran yang kedua adalah memilih pola spesifik pasar perusahaan yang akan memberikan kesempatan maksimum kepada perusahaan untuk mendapatkan kedudukan yang kuat. Dengan kata lain perusahaan harus memilih segmen pasar yang akan menghasilkan penjualan dan laba paling besar.

Segmen pasar semacam ini memiliki 4 (empat) karakteristik, yaitu :
  • Berukuran cukup besar
  • Mempunyai potensi untuk berkembang terus
  • Tidak memiliki atau dipenuhi oleh perusahaan saingan
  • Mempunyai kebutuhan yang belum terpenuhi, yang mana kebutuhan tersebut dapat dipuaskan oleh perusahaan yang memilih segmen pasar tersebut.

    3). Market Entry Strategy

    Market entry Strategy adalah strategi perusahaan untuk memasuki segmen pasar yang dijadikan pasar sasaran penjualan.

    Strategi memasuki suatu segmen pasar dapat dilakukan dengan cara :

    a. Membeli perusahaan lain

    Cara ini merupakan cara yang paling mudah dan cepat, cara ini ditempuh apabila :
    1. Perusahaan pembeli tidak mengetahui tentang seluk beluk industri dari perusahaan yang dibeli
    2. Sangat menguntungkan untuk secepat mungkin memasuki segmen pasar yang dikuasai perusahaan yang dibeli.
    3. Perusahaan menghadapi macam-macam penghalang untuk memasuki segmen pasar yang bersangkutan melalui internal development, misalnya patent, economies of scale, saluran distribusi yang sulit dimasuki, biaya iklan yang mahal atau kesulitan bahan mentah.

    b. Internal Development

    Ada perusahaan-perusahaan yang lebih suka berkembang melalui usaha sendiri yaitu melalui research and development karena berpendirian bahwa hanya dengan cara inilah kepemimpinan dalam industri dapat dicapai.

    c. Kerjasama dengan perusahaan lain

    Keuntungan dengan cara ini ialah bahwa resiko yang dipikul bersama, dan masing-masing perusahaan saling melengkapi skill dan resources.

    4). Marketing Mix Strategy

    Marketing Mix strategy adalah kumpulan variabel-variabel yang dapat dipergunakan perusahaan untuk memepengaruhi tanggapan konsumen. Variabel-variabel yang dapat mempengaruhi pembeli adalah yang disebut 7P (product, Price, Place, Promotion, Participant, Prosess, dan People Physical evidence).

    5). Timing Strategy

    Penentuan saat yang tepat dalam memasarkan barang merupakan hal yang perlu diperhatikan. Meskipun perusahaan melihat adanya kesempatan baik menetapkan objektif dan menyusun strategy pemasaran, ini tidaklah berarti bahwa perusahaan dapat segera memulai kegiatan pemasaran. Perusahaan harus lebih dahulu melakukan persiapan-persiapan baik dibidang produksi maupun dibidang pemasaran, kemudian perusahan juga harus menentukan saat yang tepat bagi pelemparan barang dan jasa ke pasar."( Radiosunu, 1983, 31-34 )".

    Strategi pemasaran dapat dinyatakan sebagai dasar tindakan yang mengarah pada kegiatan atau usaha pemasaran, dari suatu perusahaan, dalam kondisi persaingan dan lingkungan yang selalu berubah agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Jadi dalam menetapkan strategi pemasaran yang akan dijalankan perusahaan haruslah terlebih dahulu melihat situasi dan kondisi pasar serta menilai posisinya di pasar. Dengan mengetahui keadaan dan situasi serta posisinya di pasar dapat ditentukan kegiatan pemasaran yang harus dilaksanakan.

    Sekian pembahasan kali ini tentang Strategi Pemasaran Produk. Artikel ini hanya sebagai informasi jika ingin mendalami bidang ini saya sarankan untuk menemui pakar atau ahli di bidangnya. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengujung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

    Subscribe to receive free email updates:

    0 Response to "5 Konsep Strategi Pemasaran Produk"

    Post a Comment

    KOMENTAR KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK SAYA. TERIMA KASIH :)