Definisi Dan Pengertian Marketing Mix

Definisi Dan Pengertian Marketing Mix

Marketing Mix (BAURAN PEMASARAN)

Pengertian Marketing Mix : Seperti diketahui bahwa pemasaran sangat penting bagi kelangsungan hidup perusahaan untuk tumbuh dan berkembang dimasa yang akan datang. Akan tetapiuntuk melaksanakan kegiatan pemasaran bukanlah hal mudah, semua anggota perusahaan harus ikut serta dan aktif dalam mendukung tercapainya tujuan perusahaan. Definisi 'Bauran Pemasaran' Definisi: bauran pemasaran mengacu pada serangkaian tindakan, atau taktik, bahwa perusahaan menggunakan untuk mempromosikan merek atau produk di pasar. 4P membuat campuran pemasaran khas - Harga, Produk, Promosi dan Place.

Selain itu volume penjualan barang dan jasa banyak tergantung pada beberapa faktor antara lain :

kualitas produk dan penampilan produk, serta cara penyampaian hingga sampai pada konsumen dan harga yang diterapkan perusahaan.

Semua faktor yang dikuasai dan dikendalikan oleh perusahaan untuk memepengaruhi permintaan konsumen terhadap barang dan jasa dikenal dengan istilah bauran pemasaran. Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian dari bauran pemasaran, berikut defenisi bauran pemasaran dari para ahli.

Menurut William J. Stanton ( 1996, 45 ) menyebutkan :

"Marketing Mix (bauran pemasaran) adalah istilah yang dipakai dalam melukiskan kombinasi dari keempat masukan yang merupakan inti Dari system pemasaran perusahaan. Keempat elemen tersebut adalah penawaran produk, struktur harga, kegaitan promosi dan system distribusi ."

Menurut Marius P. Angiopora, SE ( 1999, 24 ) menyebutkan :

"Marketing Mix (bauran pemasaran) adalah perangkat variabel-variabel pemasaran terkontrol yang digabungkan perusahaan untuk menghasilkan tanggapan yang diinginkan dalam pasar sasaran (target market)."

Artikel ini membahas tentang : pengertian marketing mix 4p, pengertian promotion mix, contoh marketing mix, pengertian segmentasi pasar, bauran pemasaran, bauran pemasaran 4p, marketing mix 4p adalah, strategi marketing mix

Jadi dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Marketing Mix merupakan sekumpulan variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan dan dipergunakan oleh perusahaan dalam pencapaian sasaran dari tujuan perusahaannya, melalui pemanfaatan kombinasi dari variabel-variabel seperti harga, produk, promosi, dan saluran distribusi agar dapat memuaskan konsumen secara lebih baik lagi di bandingkan dengan apa yang dilakukan oleh pesaingnya.

Baca juga : Strategi Pemasaran Produk

Bauran pemasaran terdiri dari semua hal yang dapat dilakukan perusahaan untuk mempengaruhi permintaan akan produknya yang terdiri dari "4P" yaitu:
    • Produk (product) , kombinasi barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan kepada pasar sasar meliputi : ragam, kualitas, gesain. fitur, nama merek, dan kemasan.
    • Harga (price), adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan pelanggan untuk memperoleh produk meliputi: daftar harga, diskon potongan harga, periode pembayaran, dan persyaratan kredit
    • Promosi (promotion) berarti aktivitas yang menyampaikan manfaat produk dan membujuk pelanggan membelinya meliputi : Iklan dan promosi penjualan.
    • Tempat (place), kegiatan perusahaan yang membuat produk tersedia bagi pelanggan sasaran meliputi: Lokasi, saluran distribusi, persediaan, transportasi dan logisti.

      Dibawah ini akan diterangkan secara ringkas variabel-variabel yang tercakup dalam bauran pemasaran (dalam hal ini berkaitan dengan jasa), yang mana variabel-variabel tersebut adalah :

      1. Kebijakan Produk (Product)

      Didalam strategi bauran pemasaran, strategi ini merupakan unsur yang paling penting sebab dengan produk inilah perusahaan pertama kali akan memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan demikian produk yang dihasilkan atau yang akan dipasarakan akan menemukan penetapan harga, menentukan kegiatan promosi, dan cara penyalurannya. Jika keputusan produk sangat baik, maka sangat menguntungkan bagi perusahaan dan memudahkan perusahaan dalam menetapkan keputusan tentang variable lainnya. Karena walaupun harga yang ditetapkan perusahaan relative rendah, tetapi kurang memenuhi keinginan konsumen, perusahaan akan tetap gagal.

      William J. Stanton (1996, 223) menyebutkan :

      "Product adalah sekumpulan atribut yang nyata (tangible) dan tidak nyata (intangible) di dalamnya sudah tercakup warna, harga, kemasan, prestise perusahaan, prestise pengecer dan pelayanan dari pabrik serta pengecer yang mungkin diterima oleh pebeli sebagai sesuatu yang biasa memuaskan keinginan."

      2. Kebijakan Harga (Price)

      Harga adalah sejumlah uang untuk mendapatkan suatu barang atau dapat juga diartikan sebagai nilai suatu produk yang dinyatakan dalam satuan moneter. Harga sebuah produk dan jasa merupakan faktor penentu utama permintaan pasar.

      Menurut Drs. Basu Swasta Dh, MBA (1984, 147) :

      "Harga adalah jumlah uang (ditambah beberapa barang kalau mungkin ) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya."

      Kebijakan dalam penetapan harga terhadap suatu produk tidak boleh bertentangan dengan kebijaksanaan perusahaan secara keseluruhan, karena harga memepengaruhi posisi persaingan dan bagian atau saham pasar dari perusahaan. Dengan demikian sebelum diambil keputusan untuk mene tapkan harga haruslah diketahui dahulu tujuannya.

      3. Kebijakan Promosi (Promotion)


      Mengembangkan keinginan para calon pembeli untuk memiliki barang yang ditawarkan, hal ini dapat dilakukan dengan promosi.

      Promosi menunjuk pada berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkonsumsikan perbaikan produknya dan membujuk para pelanggan dan konsumen untuk membeli.

      Adapun beberapa cara yang dapat dipakai untuk promosi :
      1. Periklanan (advertising) : misal melalui TV, media masa
      2. Penjualan tatap muka (personal selling)
      3. Promosi penjualan (sales promotion ) misal discount
      4. Publisitas (publicity) misal spanduk, billboard
      5. Word of mouth
      6. Direct marketing

      4. Kebijakan Saluran distribusi (place)

      Setelah produk dikembangkan dan harga ditetapkan selanjutnya bagaimana perusahaan melemparkan produknya ke pasar, sehingga dengan demikian konsumen dapat mudah memperolehnya.

      Bila produsen mengharapkan konsumen tetap setia pada produk yang dihasilkan, maka ahrus mengusahakan agar produk yang dihasilkannya mudah diperoleh pada tempat dan waktu yang diinginkan konsumen.

      Ada 3 (tiga) aspek pokok yang berkaitan dengan kepurtusan-keputusan strategi distribusi, yaitu :

      a. Sistam Transportasi Perusahaan

      Hal ini menyangkut tentang pemilihan alat transportasi, penentuan jadwal, pengiriman, penentuan rute yang akan ditempuh.

      b. Sistem Penyimpanan

      Bagian pemasaran harus menentukan letak gedung, jenis-jenis peralatan yang diapaki untuk menangani material atau peralatan lainnya.

      c. Pemilihan Saluran distribusi

      Menyangkut keputusan-keputusan tentang penggunaan penyalur dan bagaimana menjalin kerjasama yang baik dengan para penyalur tersebut.

      Subscribe to receive free email updates:

      2 Responses to "Definisi Dan Pengertian Marketing Mix"

      1. akhirnya dapet juga referensi artikel marketing mix.. thx artikelnya gan bermanfaat

        ReplyDelete
        Replies
        1. Terimakasih kembali atas kunjungan Anda semoga tetap bermanfaat

          Delete

      KOMENTAR KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK SAYA. TERIMA KASIH :)