Skip to main content

Pengertian, Cara, Dan Fungsi Ramalan Penjualan (Sales Forecasting)

Pengertian, Cara, Dan Fungsi Ramalan Penjualan (Sales Forecasting)

Pengertian Ramalan Penjualan

Dewasa ini, ramalan penjualan adalah suatu aktivitas yang makin penting dan merupakan suatu faktor yang harus diperhatikan dalam perencanaan perusahaan (business planning). Ramalan penjualan bukan hanya merupakan sebuah perkiraan tentang penjualan (sates estimate) tetapi merupakan tindakan penyesuaian kesempatan yakni pemintaan aktual dan potensial dengan usaha-usaha pemasaran yang diperlukan, agar tujuan dapat diperoleh suatu manfaat dari padanya.

Menurut Winardi (1991,220) definisi ramalan penjualan adalah Suatu Perkiraan tentang penjualan selama sebuah periode masa yang akan datang, yang ditetapkan perkiraan mana dikaitkan dengan sebuah rencana pemasaran yang disusulkan, dan yang berisikan sejumlah kekuatan-¬kekuatan yang tidak dikuasai serta kekuatan-kekuatan kompetitif.

Untuk menyusun ramalan penjualan, tentu ada bermacam-macam metode yang dapat digunakan. Ada metode yang sulit dan ada pula metode yang tidak begitu sulit. Setiap perusahaan dapat memanfaatkan beberapa metode yang sesuai dengan keinginannya.

Adapun cara-cara menyusun ramalan penjualan yang dikemukakan oleh Winardi (1991; 222) adalah sebagai berikut:
  1. Survei Tentang Keinginan Pembeli ( Survei of Buyer Intention ).
  2. Pengumpulan Pendapat Para Karyawan Bidang penjualan ( Pool 0f Sales Force Opinion )
  3. Pandangan Para ahli ( Expert opinion )
  4. Metode Pengetesan Pesan ( Market Test Method)
  5. Proteksi Penjualan Masa Lampau ( Proyeksi of Past Sales)
  6. Ramalan tentang Industri dan Prosentase Pangsa Pasar (Industry Forecast and share of the market percentage)
  7. Analisa Tentang Produk Yang Sedang Digunakan ( Product In Use Analysis)
  8. Analisa Seri Waktu ( Time Series analysis)
  9. Analisa Permintaan secara Statistik ( Statistical Demand Analysis)
  10. Peramalan Secara Eksponensial ( Exponential Smoothening )
  11. Analisa Korelasi ( Correlation. analysis )
  12. Konstruksi Model Econometric ( Econometric Model Building )

a. Survei tentang keinginan Pembeli

Metode ini merupakan ramalan penjualan yang praktis. Pendekatan ini disukai oleh para pemasar industrial. Pada cara ini orang menyusun sebuah daftar tentang semua pembeli potensial dan setelah itu disusun sebuah pemikiran tentang keinginan mereka tentang merk produsen yang bersangkutan setelah mereka di wawancarai secara tatap muka. Hal tersebut dapat dilakukan berdasarkan sebuah survei sampel. Dalam hubungan ini dianggap bahwa para pembeli akan memberikan bantuan mereka sepenuhnya.

b. Pengumpulan pendapatan para karyawan bidang penjualan.

Pendekatan ini berguna, apabila ternyata tidak praktis untuk melakukan survei secara langsung mengenai instansi pembeli. Pendekatan ini didasarkan atas fakta bahwa para tenaga penjualan merupakan sumber inforamasi yang paling banyak mengetahuinva. Metode demikian kerapkali diutamakan sebagai alat untuk mencapai suatu perkiraan tentang penjualan yang dapat digunakan sebagai suatu alat kontrol tentang ramalan penjualan yang diperoleh melalui cara atau pendekatan lain.

c. Pandangan para ahli

Metode ini mencakup tindakan menggunakan jasa-jasa para eskpert luar, guna mengetahui permintaan masa yang akan datang. Di samping perusahaan yang bersangkutan dapat membeli ramalan ekonomi umum atau ramalan khusus industri.

d. Metode pengetesan pasar

Metode ini sering di gunakan oleh para pemasar barang-barang konsumsi. Apabila pemasar barang-barang industrial menggunakannya maka hal tersebut dinamakan sebuah market probe.

Baca juga : Menerapkan Etika Bisnis Pemasaran Dalam Islam
 
e. Proyeksi penjualan masa lampau

Pendekatan ini menyadari fakta dasar bahwa akivitas penjualan hari ini mengalir ke aktivitas penjualan besok dan penjualan tahun lampau mempengaruhi penjualan tahun ini. Pada cara ini dilakukan dengan jalan menambahkan atau mengurangi suatu prosentase tertentu dari hasil penjualan tahun yang lampau. Metode ini cukup aman untuk perusahaan¬-perusahaan yang berada dalam industri yang relatif stabil.

f. Ramalan tentang industri dan prosentase pangsa pasar

Metode ini berperan pada ramalan penjualan bagi industri secara keseluruhan dan perusahaan yang bersangkutan memperkirakan pangsa pasar (market share) dengan jalan menghitung suatu prosentase yang di dasarkan atas hasil penjualan lampau atau yang diharapkan.

g. Analisa tentang produk yang sedang di gunakan

Pada metode ini orang melakukan suatu sensus tentang jumlah produk yang bersangkutan atau merk yang berhubungan erat dengan produk yang sudah di pergunakan. Orang menggunakan asumsi bahwa pasar masa yang akan datang bagi produk yang bersangkutan akan berubah langsung dengan jumlah (produk tersebut) yang telah dipergunakan.

h. Analisa seri waktu

Sebuah analisa seri waktu meliputi tindakan memisahkan trend jangka panjang, perubahan-perubahan siklus, perubahan-perubahan karena musim dan fluktuasi-fluktuasi yang tidak tetap dalam hasil penjualan perusahaan yang bersangkutan. Melalui analisa seri waktu, dimungkinkan untuk mengisolasi trend dan setelahnya di lakukan ramalan tentang penjualan.

i. Analisa permintaan secara statistic

Pada abad komputer ini., analisa permintaan secara statistik menjadi sebuah metode populer untuk meramalkan penjualan. Pada analisa seri waktu, penjualan di anggap sebagai suatu fungsi dari waktu dan faktor-faktor permintaan nyata diabaikan, tetapi analisa permintaan secara statistik berusaha untuk mencari faktor-faktor yang paling penting yang kiranya menimbulkan perubahan-perubahan dalam penjualan. Adapun faktor-faktor yang biasanya dianalisa yaitu : harga, pendapatan perorangan bersih, pengiklanan dan penduduk.

j. Peralatan secara eksponensial

Hal ini merupakan suatu teknik seri waktu yang baru. Ia menggunakan 3 macam informasi dalam rangka usaha meramalkan penjualan untuk periode tertentu.

k. Analisa korelasi

Analisa korelasi ini juga merupakan sebuah pendekatan statistik bagi peramalan. penjualan. Ia menentukan dan mengukur tingkat hubungan antara penjualan perusahaan dan sebuah atau lebih banyak faktor, yang mempengaruhi permintaan. Analisa ini terutama mempersoalkan usaha untuk menyusun sebuah persamaan, guna menerangkan fluktuasi-fluktuasi dalam penjualan, sehubungan dengan variabel-variabel independen, maksudnya penjualan dan variabel-variabel independen misalnya harga--harga, pendapatan perorangan netto dan perubahan dalam jumlah penduduk.

Comments

Popular posts from this blog

Usaha Jajanan Anak Sekolah Modal Kecil

Usaha Jajanan Anak Sekolah Modal Kecil Peluang uasaha yang satu ini memang menarik dan patut untuk dicoba tidak hanya menjanjikan akan tetapi memang untuk masalah pelanggan dan omsetnya jangan di tanyakan lagi, coba anda bayangkan berapa banyak sekolah di indonesia ini begitu banyaknya sehingga usaha ini tidak ada matinya sampai kapan pun. Mulai dari TK, PAUD,SD,SMP, bahkan SMK/SMU pasti menjumpai pedagang yang menjajakan dagangannya terutama makanan.

Salah satu bisnis sampingan yang menjanjikan keuntungan besar adalah usaha jajanan anak sekolah. Bila rumah Anda kebetulan dekat dengan sekolahan, manfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Lingkungan sekolah memang menjadi tempat yang strategis untuk berjualan, pasalnya sekarang ini banyak sekali pedagang yang berjualan jajanan di lingkungan sekolah.

Karena ini merupakan olahan yang diperuntukan untuk anak-anak sekolah pastinya harus memperhatikan kualitas bahan dan juga berhati-hati dan jangan sampai memberikan bahan-bahan yang berb…

Pengertian Modal Asing Dan Modal Sendiri Sebagai Pendanaan Perusahaan

Pengertian Modal Asing Dan Modal Sendiri Menurut Para AhliModal sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk kelangsungan hidup suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan suatu perusahaan. Modal sangat menentukan perkembangan dan pertumbuhan usaha perusahaan. Modal sangat berperan sebagai sumber pendanaan perusahaan yang menggambarakan perusahaan dalam memenuhi dapat didanai oleh modal sendiri secara keseluruhan atau didanai dengan modal sendiri dan ditambah dengan modal berasal dari pinjaman.

Pengertian Modal menurut Warren, Reeve dan Philip (2005:5), “Modal atau ekuitas pemegang saham adalah jumlah total dari dua sumber utama ekuitas saham, yaitu modal disetor dan laba ditahan.” 

Sedangkan definisi ekuitas menurut Mayo (2004:188), “A variety of debt instrument to tap the funds of investor who purchase debt securities, there are only two types of stock: preferred stock and common stock.” 

Berdasarkan pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa perusahaan dapa…

Pengertian, Tujuan, Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Upah Dan Gaji

Pengertian UpahUpah adalah salah satu rangsangan penting bagi para karyawan dalam suatu perusahaan. Hal ini tidaklah berarti bahwa tingkat upahlah yang merupakan pendorong utama, tingkat upah hanya merupakan dorongan utama hingga pada tarif dimana upah itu belum mencukupi kebutuhan hidup para karyawan sepantasnya. Upah sebenarnya merupakan salah satu syarat perjanjian kerja yang diatur oleh pengusaha dan buruh atau karyawan serta pemerintah.

Upah adalah jumlah keseluruhan yang ditetapkan sebagai pengganti jasa yang telah dikeluarkan oleh karyawan meliputi masa atau syarat-syarat tertentu.”

Dewan Penelitian Pengupahan Nasional memberikan definisi pengupahan sebagai berikut :

Upah ialah suatu penerimaan kerja untuk berfungsi sebagai jaminan kelangsungan kehidupan yang layak bagi kemanusiaan dan produksi dinyatakan menurut suatu persetujuan Undang-undang dan Peraturan dan dibayarkan atas dasar suatu perjanjian kerja antara pemberi kerja dengan penerima kerja.”
Dari pengertian diatas me…