Skip to main content

Pengertian Konsep, Fungsi, Dan Tipe Brand Association

Konsep, Fungsi, Dan Tipe Brand Association

Definisi Brand Association

Dalam dunia usaha dan bisnis tentu kita sudah tahu dan mengenal yang namanya marketing ini. Ya benar marketing adalah upaya menawarkan, menginformasikan sebuah produk atau jasa kepada pelanggan dan konsumen agar mereka bisa memahami apa yang kita tawarkan.
prosedur dan tata cara bagaimana cara atau teknim menjualnya, jadi tidak hanya sembarangan.

Kesan-kesan yang terkait merek akan semakin meningkat dengan semakin banyaknya pengalaman konsumen dalam mengkonsumsi suatu merek atau dengan semakin seringnya penampakan merek tersebut dalam strategi komunikasinya. Suatu merek yang telah mapan akan memiliki posisi menonjol dalam persaingan bila didukung oleh berbagai asosiasi yang kuat.

Dengan demikian perusahaan harus bisa membangun asosiasi konsumen, sehingga membuat konsumen selalu mengingat sebuah merek dari asosiasi yang diciptakan oleh perusahaan. Karena medan pertempuran adalah dibenak konsumen. Asosiasi yang terbentuk tersebut akan membantu terciptanya image yang baik dan kuat, yang pada akhirnya akan mempengaruhi konsumen dalam keputusannya untuk membeli dan mengkonsumsi sebuah produk.

Brand Association

Asosiasi dari merek adalah segala sesuatu yang terhubung kepada ingatan seseorang terhadap suatu brand. Suatu asosiasi dapat terkait dengan pandangan terhadap perceived quality dan positioning dari brand tersebut.

Sebelas tipe dari asosiasi terhadap suatu merek adalah atribut produk tersebut intangible, benefit, untuk pelanggan, harga yang relative terhadap pesaing, pemakai produk tersebut, celebrity, gaya hidup dan kepribadian, kelas dari produk, pesaing dan Negara atau area geografis

Artikel terkait: Pengertian Merek (Brand) Atau Merek Dagang, Merek jasa, Merek kolektif

Asosiasi ini menjadi dasar dari keputusan beli dan loyalitas terhadap suatu brand. Asosiasi ini menciptakan nilai tersendiri pada perusahaan melalui:

1. Membantu proses atau memanggil suatu informasi Asosiasi yang tinggi akan membantu terutama pada saat pengambilan keputusan untuk membeli. Melalui asosiasi yang tinggi maka pelanggan dapat dengan mudah mengingat dan mengasosiasikan brand tersebut pada suatu kebutuhannya.

2. Membuat brand tersebut terdiferensiasikan. Suatu asosiasi yang terdiferensiasikan akan menjadi suatu keunggulan kompetitif yang utama. Asosiasi yang tinggi akan menjadi suatu penghalang bagi pesaing untuk menyerang brand tersebut.

3. Membangun alasan untuk membeli. Hadirnya brand association akan memberikan alasan yang kuat bagi pelanggan untuk mengkonsumsi produk tersebut.

4. Menciptakan perasaan atau emosi yang positif. Asosiasi akan menstimulasi emosi yang positif antara pelanggan dengan brand tersebut. Melalui pengalaman yang diberikan setelah mengkonsumsi brand tersebut akan menambah kuat jalinan loyalitas pelanggan.

5. Menyediakan basis untuk melakukan eksistensi brand. Melalui asosiasi yang kuat serta perceived quality yang kuat maka brand eksistensi dapat diakukan untuk memperkuat portfolio suatu perusahaan tanpa harus membuat dari awal.

Fungsi dari Brand Association

Fungai Brand Association dapat menjadi dasar bagi seseorang dalam melakukan keputusan pembelian dan dapat membangun loyalitas terhadap merek (Aaker, 1991:110). Menurut Durianto (1991).

Ada lima fungsi dari Brand Association, antara lain :

1. Help Process/Retrieve Information (Membantu proses penyusunan informasi). Asosiasi dapat menyajikan ringkasan dari berbagai fakta dan spesifikasi, karena tanpa ringkasan ini akan menyulitkan konsumen dalam mengakses informasi serta dalam proses pembelian. Asosiasi juga dapat mengurangi biaya perusahaan dalam mengkomunikasikan produknya kepada konsumen.

2. Differentiative (Membedakan) Suatu asosiasi dapat memberikan landasan yang penting bagi upaya pembedaan suatu merek dari merek lain.

3. Reason to buy (Alasan Pembelian) Brand Association membangkitkan berbagai atribut produk atau manfaat bagi konsumen (customer benefit) yang dapat memberikan alasan spesifik bagi konsumen untuk membeli dan menggunakan merek tersebut.

4. Creative positive attitude / feelings (Menciptakan sikap atau perasaan positif atas dasar pengalaman mereka sebelumnya serta pengubahan pengalaman tersebut menjadi sesuatu yang lain daripada yang lain.

5. Basis for extensions (Landasan untuk perluasan) Suatu asosiasi dapat menghasilkan landasan bagi suatu perluasan dengan menciptakan rasa kesesuaian (sense of fit) antara merek dengan sebuah produk baru, atau dengan menghadirkan alasan untuk membeli produk dengan perluasan tersebut.

Acuan Brand Association

Ada sebelas tipe dari asosiasi (Durianto, 1991:114) antara lain :

1). Product Attributes (Atribut produk)

Mengasosiasikan atribut atau karakteristik suatu produk merupakan strategi positioning yang paling sering digunakan. Strategi semacam ini efektif karena jika atribut tersebut bermakna, asosiasi dapat secara langsung diterjemahkan dalam alasan pembelian suatu merek.

2). Intangible Attribute (Atribut tak berwujud)

Suatu faktor tak berwujud merupakan atribut umum, seperti halnya persepsi kualitas, kemajuan teknologi, atau kesan nilai yang mengikhtisarkan atribut yang obyektif.

3). Customer benefit (Manfaat bagi pelanggan)


Manfaat bagi pelanggan dapat dibagi dua, yaitu rational benefit (manfaat rasional) dan pyschological benefit (manfaat psikologi). Manfaat rasional berkaitan erat dengan atribut dari produk atau jasa yang dapat menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan yang rasional. Manfaat psikologis seringkali merupakan konsekuensi ekstrim dalam proses pembentukan sikap, berkaitan dengan perasaan yang ditimbulkan ketika membeli atau menggunakan merek tersebut.

4). Relative price (Harga relatif)


Evaluasi terhadap suatu merek disebagian kelas produk ini akan diawali dengan penentuan posisi merek tersebut dalam satu atau dua dari tingkat harga.

5). Application (Penggunaan)
Pendekatan ini adalah dengan mengasosiasikan sebuah merek tersebut dengan suatu penggunaan atau aplikasi tertentu.

6). User / Customer (Pengguna/pelanggan)


Pendekatan ini adalah dengan mengasosiasikan sebuah merek dengan sebuah tipe pengguna atau pelanggan dari produk tersebut. Misalnya Dimension Kiddies dikaitkan dengan pemakaiannya yang adalah anak-anak.

7). Celebrity / Person (orang terkenal/khalayak)


Mengaitkan orang terkenal atau artis dengan sebuah merek dapat mentransfer asosiasi kuat yang dimiliki oleh orang terkenal ke merek tersebut.

8). Life Style / Personality (Gaya hidup atau kepribadian)

Asosiasi sebuah merek dengan suatu gaya hidup dapat dilihat oleh asosiasi para pelanggan merek tersebut dengan aneka kepribadian dan karakteristik gaya hidup yang hampir sama.

Baca juga: 4 Strategi Produk Dan Cara Menciptakan Peluang Produk

9). Product Class (Kelas produk)

Mengasosiasikan sebuah merek menurut kelas produknya. Misalnya : Volvo mencerminkan nilai berupa prestise, performa tinggi, keamanan, dll.

10). Competitors (Para pesaing)


Asosiasi ini dilakukan dengan cara mengetahui pesaing dan berusaha untuk menyamai atau bahkan mengungguli pesaing.

11). Country / Geographic area (Negara / Wilayah geografis)


Sebuah negara dapat menjadi simbol yang kuat asalkan memiliki hubungan yang erat dengan produk.
Contoh : Prancis diasosiasikan dengan mode pakaian dan parfum.

Demikian artikel ini semoga menambah informasi yang bermanfaat. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan tinggalkan komentar di bawah ini Terimakasih. 

Comments

Popular posts from this blog

Usaha Jajanan Anak Sekolah Modal Kecil

Usaha Jajanan Anak Sekolah Modal Kecil Dalam dunia usaha dan bisnis tentu kita sudah tahu dan mengenal yang namanya marketing ini. Ya benar marketing adalah upaya menawarkan, menginformasikan sebuah produk atau jasa kepada pelanggan dan konsumen agar mereka bisa memahami apa yang kita tawarkan.
prosedur dan tata cara bagaimana cara atau teknim menjualnya. jadi tidak hanya sembarangan

Peluang uasaha yang satu ini memang menarik dan patut untuk dicoba tidak hanya menjanjikan akan tetapi memang untuk masalah pelanggan dan omsetnya jangan di tanyakan lagi, coba anda bayangkan berapa banyak sekolah di indonesia ini begitu banyaknya sehingga usaha ini tidak ada matinya sampai kapan pun. Mulai dari TK, PAUD,SD,SMP, bahkan SMK/SMU pasti menjumpai pedagang yang menjajakan dagangannya terutama makanan.

Salah satu bisnis sampingan yang menjanjikan keuntungan besar adalah usaha jajanan anak sekolah. Bila rumah Anda kebetulan dekat dengan sekolahan, manfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. …

Pengertian Modal Asing Dan Modal Sendiri Sebagai Pendanaan Perusahaan

Pengertian Modal Asing Dan Modal Sendiri Modal sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk kelangsungan hidup suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan suatu perusahaan. Modal sangat menentukan perkembangan dan pertumbuhan usaha perusahaan. Modal sangat berperan sebagai sumber pendanaan perusahaan yang menggambarakan perusahaan dalam memenuhi dapat didanai oleh modal sendiri secara keseluruhan atau didanai dengan modal sendiri dan ditambah dengan modal berasal dari pinjaman.
Pengertian Modal menurut Warren, Reeve dan Philip (2005:5), "Modal atau ekuitas pemegang saham adalah jumlah total dari dua sumber utama ekuitas saham, yaitu modal disetor dan laba ditahan." 

Sedangkan definisi ekuitas menurut Mayo (2004:188), "A variety of debt instrument to tap the funds of investor who purchase debt securities, there are only two types of stock: preferred stock and common stock."

Berdasarkan pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa perusahaan da…

Pengertian, Tujuan, Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Upah Dan Gaji

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Upah Dan Gaji Upah adalah salah satu rangsangan penting bagi para karyawan dalam suatu perusahaan. Hal ini tidaklah berarti bahwa tingkat upahlah yang merupakan pendorong utama, tingkat upah hanya merupakan dorongan utama hingga pada tarif dimana upah itu belum mencukupi kebutuhan hidup para karyawan sepantasnya. Upah sebenarnya merupakan salah satu syarat perjanjian kerja yang diatur oleh pengusaha dan buruh atau karyawan serta pemerintah.

“Upah adalah jumlah keseluruhan yang ditetapkan sebagai pengganti jasa yang telah dikeluarkan oleh karyawan meliputi masa atau syarat-syarat tertentu.”

Dewan Penelitian Pengupahan Nasional memberikan definisi pengupahan sebagai berikut :

“Upah ialah suatu penerimaan kerja untuk berfungsi sebagai jaminan kelangsungan kehidupan yang layak bagi kemanusiaan dan produksi dinyatakan menurut suatu persetujuan Undang-undang dan Peraturan dan dibayarkan atas dasar suatu perjanjian kerja antara pemberi kerja dengan penerima k…

Alat-Alat Promosi Pemasaran

Definisi Alat-Alat Promosi Pemasaran Promosi merujuk pada seluruh rangkaian kegiatan yang mengkomunikasikan produk, merek atau layanan kepada pengguna. Idenya adalah untuk membuat orang sadar, menarik dan mendorong untuk membeli produk, dalam preferensi atas orang lain.

Ada beberapa jenis promosi. Di atas garis promosi termasuk iklan, siaran pers, promosi konsumen (skema, diskon, kontes), sedangkan di bawah garis termasuk diskon perdagangan, gratis, perjalanan insentif, penghargaan dan sebagainya. Promosi penjualan adalah bagian dari upaya promosi secara keseluruhan.

Ada juga:
Personal selling: salah satu cara yang paling efektif hubungan pelanggan. jual seperti bekerja terbaik ketika hubungan kerja yang baik telah dibangun selama periode waktu.Hal ini juga bisa mahal dan memakan waktu, tetapi yang terbaik untuk nilai tinggi atau produk premium.Promosi penjualan: ini termasuk gratis, kontes, diskon, layanan gratis, melewati, tiket dan sebagainya, yang berbeda dari iklan, publisitas d…

Pengertian, Contoh, Jenis-Jenis Iklan dan cara strategi Komunikasi Pemasaran

Jenis-Jenis Iklan dan cara strategi Komunikasi Pemasaran Pengertian Iklan adalah bagian dari bauran promosi dan bauran promosi adalah bagian dari bauran pemasaran. Jadi secara sederhana iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat  lewat suatu media ( Rhenald Kasali , 1992).

Sedangkan menurut Frank Jefkins (1997)  iklan adalah pesan yang diarahkan untuk membujuk orang untuk membeli.  Definisi standar dari periklanan  biasanya mengandung enam elemen :
Periklanan adalah bentuk komunikasi yang dibayar, walaupun beberapa bentuk periklanan seperti iklan layanan masyarakat, biasanya menggunakan ruang khusus yang gratis.Selain pesan yang harus disampaikan harus dibayar, dalam iklan juga terjadi proses identifikasi sponsor. Iklan bukan hanya menampilkan pesan mengenai kehebatan produk yang ditawarkan, tapi juga sekaligus menyampaikan pesan agar konsumen sadar mengenai perusahaan yang memproduksi produk yang ditawarkan.Upaya membujuk dan me…