TOP-LEFT ADS

TRENDING POST

Pasang Iklan Murah di Zoteromedia.com

Bagaimana Cara Menyusun Business Plan yang Baik

Cara Menyusun Business Plan

Pengertian Rencana bisnis atau Business Plan adalah rencana, deskripsi tertulis tentang masa depan bisnis yang dijalankan yang berisikan tentang perencanaan bisnis, strategi bisnis dan cara mencapai tujuan jangka panjang dan pendek dalam berbisnis yang perlu dipersiapkan oleh seseorang atau organisasi sebelum mereka membangun atau mendirikan suatu usaha/perusahaan. Bisa dikatakan bahwa Business plan ini adalah sebuah dokumen yang menggambarkan apa yang akan Anda rencanakan dan bagaimana Anda merencanakan untuk merealisasikan dari rencana tersebut. Misalnya Anda menuliskan sebuah paragraf tentang strategi bisnis yang akan Anda jalankan, ini bisa di bilang bahwa Anda telah menulis sebuah rencana, atau paling tidak telah menuliskan secuil dari sebuah rencana bisnis.

Cara Menyusun Business Plan yang Baik

Rencana bisnis yang paling sederhana dalam bentuknya dari rencana bisnis adalah panduan, peta jalan untuk bisnis yang akan Anda jalankan atau bangun yang menguraikan sasaran dan rincian bagaimana Anda merencanakan untuk mencapai tujuan tersebut. Perencanaan Usaha (business plan) adalah proses penentuan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program, dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha tertentu. Jangan beranggapan bahwa sebuah business plan adalah harus berupa dokumen formal yang panjang, tebal, dengan ribuan halaman yang seolah-olah itu adalah beberapa makalah yang harus Anda tulis. Rencananya adalah apa yang akan terjadi pada bisnis yang dijalankan nantinya. Banyak pengusaha menulis rencana bisnis hanya jika mereka perlu mengamankan pembiayaan awal. Bisnis plan ini di ibaratkan peta jalan yang tak ternilai untuk meluncurkan dan mengembangkan bisnis Anda. Untuk itu sangat Anda perlukan untuk memasukkan dan menuliskan konsep bisnis Anda di atas kertas, dan memang Anda perlu melakukannya.

Artikel terkait:  Pentingnya Business Plan Untuk Perusahaan Menurut Para Ahli

Fungsi dan Tujuan Utama Business Plan
  • Tujuan pembuatan rencana bisnis adalah untuk memberikan bisnis arah dan patokan yang jelas menuju sasaran. Dalam kaitanya biasanya business plan ini memiliki tujuan utama perusahaan yang akan dicapai baik jangka pendek maupun jangka panjang. 
  • Perencanaan yang baik dan dengan strategi yang telah direncanakan oleh perusahaan akan meningkatkan daya saing dan produktifitas bisnisnya.
  • Fungsi rencana bisnis juga sebagai alat pengawasan dan pengendalian kegiatan usaha.
  • Memberikan gambaran umum kepada investor tentang kondisi perusahaan saat ini dan periode yang akan datang berdasarkan data aktual sehingga memberikan keyakinan kepada mereka tentang seberapa besar tingkat keuntungan dan nilai resiko terhadap investasi.
  • Rencana bisnis Anda adalah alat yang akan Anda gunakan untuk meyakinkan orang-orang yang bekerja dengan Anda - atau berinvestasi di perusahaan Anda
  • Rencana bisnis dapat membantu Anda mendapatkan dana atau menghasilkan mitra bisnis baru. Investor ingin merasa yakin mereka akan melihat laba atas investasi mereka.
  • Rencana bisnis yang baik akan mempermudah dalam melalui setiap tahap memulai dan mengelola bisnis Anda. Anda akan menggunakan rencana bisnis (business plan) Anda sebagai peta jalan untuk bagaimana menyusun, menjalankan, dan mengembangkan bisnis baru Anda. Ini adalah cara untuk memikirkan elemen kunci bisnis Anda.
Tulislah rencana bisnis Anda

Rencana bisnis Anda adalah dasar bisnis Anda. Pelajari cara menulis rencana bisnis dengan cepat dan efisien dengan template rencana bisnis.
Langkah-langkah menulis business plan

Langkah 1: Kenali Bisnis Anda

Yang pertama dalam pembuatan rencana bisnis adalah mengenali bisnis apa yang akan di jalankan. Untuk itu perlu dilakukan menggali informasi terkait bisnisnya seperti format bisnis plan  apa yang di gunakan, peluang dan resikonya bagaimana, dan strategi bisnis yang seperti apa yang akan di gunakan untuk mendukung bisnis tersebut. Kemudian pelajari serta pahami segala bentuk tantangan, potensi yang ada pada bisnis Anda secara menyeluruh dan mendalam. Dalam tahap ini biasanya menyertakan teknik yang dinamakan analisis SWOT untuk membantu menganalisis beberapa faktor dari kekuatan, kelemahan, peluang yang ada, dan juga ancaman yang mungkin saja di jumpai.

Dalam hal ini Anda bisa mempelajari dengan berbagai sumber yang ada dari buku maupun internet yang sudah membahas tentang materi analisis SWOT ini, bertanya dan berdiskusi pada seorang ahli pun juga bisa Anda lakukan agar lebih yakin dengan bantuan para ahli di bidangnya atau orang yang telah melakukannya sebelum Anda dan lainnya.

Langkah 2: Tentukan Visi Dalam Business Plan

Mengapa visi ini penting dalam sebuah bisnis? visi adalah gambaran atau pandangan jauh kedepan dari tujuan dan sasaran yang ingin di capai perusahaan, dan memang ini perlu dimiliki oleh seluruh bisnis sekala kecil maupun sekala besar. Oleh karenanya dengan memiliki visi yang jelas yang telah di tentukan maka, dalam merancang business plan atau rencana bisnis itu akan lebih mudah dalam menentukan alur bisnis yang di jalankan. Untuk membuat visi perusahaan atau bisnis harus memiliki bahasa dan juga kalimat yang jelas dan mudah di pahami oleh setiap orang yang terlibat dalam bisnis Anda. Dengan demikian maka dalam mencapai tujuan bersama akan lebih mudah dalam mengamalkan atau menerapkannya.

Langkah 3: Tentukan Target Audience Anda

Dalam pemasaran dan periklanan, ini adalah kelompok konsumen tertentu dalam target pasar yang telah ditentukan, yang diidentifikasi sebagai target atau penerima untuk iklan atau pesan tertentu. Dengan target audiens yang telah di tentukan secara tepat, maka Anda bisa menyesuaikan dengan baik dan benar bisnis apa yang sesuai dengan konten business plan yang Anda buat. Sebgai contoh Anda telah membuat business plan untuk bisnis di bidang properti dan developer bangunan, maka Anda harus menyusun rencana bisnis tersebut dengan lebih serius, mendalam dan profesional.

Langkah 4: Tuliskan Rencana Bisnis Anda

  • Misi perusahaan. Pada langkah kedua tadi kita telah menyinggung tentang visi. Maka pada bagian ini berkaitan dengan visi tadi yaitu misi. Pengertian Misi adalah suatu konsep perencanaan yang di sertai dengan tindakan sesuai dengan apa yang di rencanakan untuk mencapai suatu tujuan. Dengan kata lain Misi ini adalah upaya untuk mewujudkan visi perusahaan. Dalam pembuatanya misi ini setidaknya di tulis hingga tiga paragraf singkat berisi misi dan tujuan yang jelas dari bisnis yang Anda jalankan, kemudian tidak lupa untuk menuliskan prinsip-prinsip yang dianut bisnis Anda serta menyatakan keunikan atau unique selling point (USP) yang membedakan antara perusahaan atau bisnis Anda dengan perusahaan lain yang bergerak di bidang yang sama inilah yang akan menjadi kekuatan atau kelebihan yang akan menjadi pembeda dari perusahaan lain.
  • Ringkasan Efektif. Dalam menulisakan ringkasan eksekutif ini cobalah untuk menulis tulisan singkat satu sampai dua halaman dari bisnis Anda yang menggambarkan secara umum tentang konsep bisnis tersebut, tujuan utama bisnis dan rencana Anda, struktur kepemilikan, tim manajemen, penawaran produk atau layanan Anda, target pasar, keunggulan kompetitif, strategi pemasaran, dan ringkasan proyeksi keuangan Anda. Ringkasan eksekutif Anda harus ditulis terakhir, setelah Anda menuliskan keseluruhan rencana; setiap paragraf harus merupakan rangkuman dari bagian rencana yang lebih rinci dan terkait. Dengan adanya ringkasan, maka pembaca termasuk investor akan dimudahkan untuk melihat potensi bisnis Anda dengan cepat dan efektif. Sebaliknya, tanpa ringkasan, pembaca akan cepat merasa bosan dan jenuh.
  • Penawaran Produk atau Jasa. Perluas produk dan layanan Anda, termasuk fitur dan manfaat, keunggulan kompetitif, dan, jika memasarkan produk, bagaimana dan di mana produk Anda akan diproduksi. Tulis deskripsi produk atau jasa yang Anda tawarkan lengkap dengan harga yang Anda jual. Hal ini akan mempermudah Anda dalm menentukan produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
  • Gambaran industri. Gambaran industri adalah kesempatan Anda untuk menunjukkan kelangsungan hidup bisnis Anda dengan mendiskusikan ukuran dan pertumbuhan industri Anda, pasar utama dalam industri Anda, bagaimana pelanggan Anda akan membeli produk atau layanan Anda, dan pasar mana yang akan Anda targetkan.
  • Strategi Pemasaran. Di sini Anda menggambarkan segmen pasar sasaran Anda, pesaing Anda, bagaimana Anda akan membedakan produk atau layanan Anda, dan proposisi penjualan unik produk atau layanan Anda (USP).
  1.  Diskusikan harga dan promosi produk atau layanan, termasuk bagaimana program promosi Anda akan menarik bagi setiap segmen pasar sasaran Anda.
  2. Berikan rencana taktik pemasaran tradisional dan gerilya, seperti pameran dagang, acara pers-magnet, pemasaran media sosial (misalnya Facebook, Twitter, dll.), Jaringan, dan media cetak, media, atau iklan online. Sertakan biaya yang terkait dengan setiap taktik.
  3. Jelaskan bagaimana produk atau layanan Anda akan dijual (misal: etalase, online, pedagang grosir), dan siklus pembelian pasar sasaran Anda.
  • Target Pasar. Target pasar memang diperlukan supaya Anda mengetahui segmen pasar mana yang dituju. Unutk itu jangan lupa untuk menuliskan segmentasi pasar atau target pasar mana yang menjadi sasaran pada bisnis Anda. Kemudian tunjukkan bagaimana pasar akan membeli produk atau jasa yang di tawarkan.
  • Marketing Plan. Tuliskan pula rencana atau strategi pemasaran bisnis pada business plan Anda. Jelaskan secara rinci bagaimana biaya pemasaran, alasan pemilihan strategi pemasaran serta target capaian dari strategi pemasaran tersebut.
  • Analisis Industri dan Tingkat Persaingan. Persaingan pasti akan selalu ada dalam dunia bisnis oleh karenanya perlu adanya analisis yang tepat agar dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan pesaing dan memanfaatkan dari analisis tersebut untuk menjadikan perusahaan Anda menjadi lebih unggul dari mereka. Tuliskan analisis yang lengkap dan menyeluruh terhadap bidang bisnis Anda berserta kompetisi atau tingkat persaingan dari bisnis Anda.
  • Rencana Operasional. Berikan profil tim manajemen Anda, rencana sumber daya manusia, lokasi bisnis dan fasilitas Anda, rencana produksi Anda (jika menjual produk), dan gambaran umum tentang operasi sehari-hari.  
  • Rencana keuangan. Beberapa percaya ini adalah bagian terpenting dari sebuah rencana - begitu banyak, jadi perlu mendedikasikan hingga 80% waktu Anda untuk menulis bagian ini. Anda harus menunjukkan laporan keuangan terproyeksi tiga tahun, termasuk laporan laba rugi, neraca proforma, dan arus kas bulanan dan laporan arus kas tahunan. Ringkaskan setiap pernyataan menjadi beberapa kalimat yang mudah dipahami dan letakkan ini di halaman sampul untuk laporan. Pastikan untuk mendokumentasikan semua asumsi yang Anda gunakan dalam meramalkan pendapatan dan pengeluaran Anda. Hal ini berisi tentang apapun terkait pembiayaan atau modal serta pendapatan yang ada pada bisnis Anda. Jika bisnis Anda telah berjalan beberapa tahun, maka cantumkan saja laporan keuangan neraca, laba rugi, arus kas, dan perubahan modal dari bisnis Anda kepada calon investor.
  • Resume of Company Principal. Penjelasan tentang struktur karyawan di perusahaan Anda juga bisa Anda tulis. Sertakan biografi dan latar belakang profesional dari semua karyawan yang signifikan dalam bisnis Anda.
  • Penawaran Anda. Jika Anda ingin menarik investor yang ada maka berikan penawaran yang menarik untuk mereka tentunya harus memiliki konsep win win solution yaitu saling menguntungkan kedua belah pihak.
Baca juga: Mungkinkah Memulai Usaha dengan Budget Minim?

Kesimpulan:
Business Plan yang baik adalah dituliskan dengan jelas yang akan mewakili dari jalanya perusahaan atau bisnis yang dimiliki. Dalam hal ini penting untuk menuliskan informasi yang jelas dan mudah di pahami oleh orang yang terlibat di dalamnya yaitu oleh pihak internal maupun eksternal perusahaan mengenai rencana kerja, target perusahaan untuk masa yang akan datang, evaluasi terhadap kinerja usaha yang telah dicapai, serta rencana investasi serta sumber permodalan untuk ekspansi usaha.
Sekian pembahasan kali ini tentang Cara Menyusun Business Plan yang Baik, pengertian business plan dan juga format bisnis plan yang baik. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengunjung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bagaimana Cara Menyusun Business Plan yang Baik"

Post a Comment

Jika Bermanfaat Ayo Bagikan pengalaman Anda Juga di Sini. Terimakasih Salam Sukses :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

IBX5B3511E25E8EF