6 Cara Untuk Menjadi Pendengar Aktif Yang Lebih Baik

Strategi Menjadi Pendengar Aktif Yang Baik

Sebagai makhluk sosial pastinya kita akan selalu berjumpa dengan banyak orang yang memiliki ciri, sifat, dan jarakter masing-masing. Komunikasi adalah hal yang pasti akan dilakukan setiap saat dan dimanapun kita berada saat berjumpa dengan orang lain. Dalam komunikasi tersebut pasti ada yang berbicara dan ada yang mendengarkan untuk saling memahami maksud dari informasi yang disampaikan oleh kedua belah pihak. Komunikasi ini akan berperan penting dalam berbagai macam hal salah satunya dalam dunia bisnis. Oleh karenanya tingkat kualitas yang disampaikan dalam percakapan dengan pelanggan atau karyawan harus benar benar tersampaikan dengan jelas dan mempu membuat orang yang bersangkutan paham atas yang disampaikannya. Dan sebaliknya sebagai pendengar harus mampu menerima informasi dengan baik apa-apa yang disampaikan. Maka sebagai pendengar perlu menjadi pendengar aktif yang baik agar apa yang di sampaikan kita tangkap dan menerima maksud informasi tersebut.

Menjadi Pendengar Aktif Yang Lebih Baik

Misalnya saja pernah kah kita waktu sekolah dimarahi guru karena tidak paham atas materi yang disampaikan atau guru yang marah ketika kita tidak merespon apa yang guru sampaikan. Memang benar dalam mendengar itu yang berperan aktif adalah fisik kita namun bukan berarti hanya karena kita bisa mendengarkan lantas bisa di bilang selalu mendengarkan, bisa jadi malah memikirkan hal yang berlawanan dengan apa yang disampaikan oleh guru tersebut. Pernahkah Anda menjumpai guru yang sampai berkata demikian "Apakah kalian tidak mendengarkan apa yang Ibu katakan?!. Itu artinya guru telah menjelaskan materi namun banyak yang belum paham dan bahkan tidak tahu apa yang disampaikan, hal ini pasti akan membuat guru tersebut akan merasa tidak dihargai, jengkel, marah dan lain sebagainya. Memang benar guru tersebut jelas tidak salah, karena beliau melakukan itu karena kita tidak mendengarkan apa yang beliau ajarkan.

Artikel terkait: Pengertian Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (Public Relations)

Ada dua perbedaan dalam hal ini yaitu hearing dan listening keduanya memiliki perbedaan. Jika hearing adalah mendengarkan dalam artian proses fisik yang ketika kita mendengarkan suara namun bukan karena kita ingin mendengarkannya. Melainkan mau tidak mau kita harus mendengarnya misalnya saja suara pesawat yang lewat, klakson mobil, suara radio tetangga dan lain lain. Sedangkan mendengarkan dengan benar-benar memperhatikan (listening) adalah proses mental yang memerlukan konsentrasi untuk dapat dicerna. Sehingga kita paham maksud informai yang tersampaikan.

Sebagai contoh Anda bisa membuat karya-karya yang indah, tulisan tangan yang sangat indah dan baik, quotes untuk dunia yang begitu dalam dan lain-lain. Tetapi coba bayangkan jika tidak ada yang bisa mendengarkan maksud dari apa yang akan Anda sampaikan, maka hal ini tidak akan ada nilainya bahkan apa yang anda lakukan tersebut bisa dibilang akan sia-sia. Sekarang, mari kita mencari tahu mengapa artikel ini penting untuk memperbaiki cara anda berkomunikasi. Dan bagaimana pada akhirnya akan dapat mempengaruhi bottom line anda.

Pasti Anda sudah pernah mendengar ungkapan "active listening" mendengar aktif sebelumnya. Dengan mendengarkan secara aktif, maka anda akan mendengarkan seseorang, kemudian mengulangi apa yang anda pahami dengan kata-kata anda sendiri dan mencernanya di dalam otak anda. Pada dasarnya, anda sedang melakukan parafrase. Tujuan dari medengar aktif ini sebenarnya adalah untuk saling menghormati dan menghargai dari apa yang disampaikan, bukan berarti Anda menangkap semua apa yang disampaikan secara persis. Idenya adalah bahwa anda membuat saling pengertian sehingga tidak ada ambiguitas dalam interpretasi. Konsep saling pengertian adalah pusat untuk melakukan berbagai  tindakan di banyak strategi komunikasi.

Keajaiban sejati mendengar aktif terletak pada kemampuan anda dalam  memahami percakapan dari perspektif mitra komunikasi anda. Serta dari kesediaan anda untuk benar-benar menginvestasikan waktu dalam mendengarkan cerita lengkap mereka. Ini artinya, anda mendengarkan tanpa merumuskan tanggapan anda. Kita semua pernah melakukannya, terutama dalam situasi konflik atau perdebatan. Namun itu merupakan cara yang tidak sehat dan tidak produktif. Lalu strategi yang bagaimana untuk menjadi pendengar yang baik simak lebih jelasnya baca kelanjutanya sampai habis.

Jika anda siap untuk menjadi pendengar yang baik, lakukan hal-hal berikut :
  1. Periksa ego anda. Anda tidak dapat benar-benar mendengarkan jika anda lebih khawatir tentang hasil pribadi anda dalam percakapan daripada menciptakan hasil yang positif untuk semua anggota diskusi yang terlibat.
  2. Berhenti memikirkan respons anda.Jika anda ‘merumuskan’ tanggapan anda di kepala anda ketika orang lain berbicara, maka anda tidak dapat mendengarkan dengan baik.
  3. Menyatakan isi pikiran anda.Saat mendengarkan, anda tidak harus selalu setuju dengan apa yang orang lain katakan atau rasakan. Namun pendengar yang baik dan komunikator yang kuat akan menyatakan apa yang ada di dalam pikirannya.
  4. Menunjukkan keterlibatan non verbal. Sedikit memiringkan kepala, memajukan posisi badan, menganggukkan kepala, memberikan respon, atau mempertahankan kontak mata. Semua hal ini menunjukkan keterlibatan anda dalam percakapan dan indikator bahwa anda sedang mendengarkan.
  5. Mengakui jika anda tidak mendengarkan. Atau setidaknya meminta seseorang untuk mengulangi perkataannya."Maaf, saya belum cukup mengerti.Bisakah anda ulang lagi? ". Lebih baik memiliki gambaran lengkap dalam percakapan daripada membuat penilaian atau keputusan gegabah terhadap sesuatu tanpa ‘mengetahui semua potongan puzzle’ percakapan ketika diskusi.
  6. Gunakan active listening.Pastikan anda mendengarkan apa yang orang lain katakan.Begitu banyak konflik yang dapat dihindari di tempat kerja. Dan begitu banyak tim yang akan berjalan lebih lancar jika semua orang saling mendengarkan dan saling pengertian. Lakukanlah..! Anda akan melihat perbedaan dalam produktivitas, hubungan antar rekan kerja, dan hasil yang anda capai
Baca juga: Personality Adalah Kunci Bagaimana Anda Menarik Lebih Banyak Bisnis

Jika anda siap untuk menjadi pendengar yang baik, lakukan hal-hal berikut :

Sekian pembahasan kali ini tentang Menjadi Pendengar Aktif Yang Lebih Baik. Semoga artikel yang sedikit ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda. Jika ada kekurangan saya mohon maaf jika berkenan mau menambahi atau ingin berbagi dengan pengunjung yang lain silahkan berkomentar di bawah ini Terimakasih salam sukses untuk kita semua.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "6 Cara Untuk Menjadi Pendengar Aktif Yang Lebih Baik"

Post a Comment

Jika Bermanfaat Ayo Bagikan pengalaman Anda Juga di Sini. Terimakasih Salam Sukses :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

IBX5B3511E25E8EF