TOP-LEFT ADS

TRENDING POST

Pasang Iklan Murah di Zoteromedia.com

Pengertian, Fungsi, dan Perhitungan Premi asuransi

Perhitungan Premi asuransi

Premi merupakan istilah yang selalu muncul dalam pembahasan tentang asuransi. Demikian juga polis. Jika pada tulisan sebelumnya telah dibahas tentang polis asuransi, maka kali ini akan kita bahas tentang pasangannya, yaktu premi asuransi. Jangan beranjak sebelum menyelesaikan baca artikel ini ya.

Perhitungan Premi asuransi

Pengertian Premi asuransi

Premi dalam bidang asuransi adalah uang yang wajib dibayarkan setiap bulannya oleh pihak tertanggung kepada pihak pengelola asuransi. Kewajiban ini besarnya sudah ditentukan saat tertanggung mengikuti program asuransi. Besar-kecilnya beban premi ini tergantung paket yang dipilih dan berbagai hal lainnya. Karena memang asuransi adalah menjaminkan sewaktu-waktu kita berada dalam kondisi tak terduga, maka premi ini ibarat setoran wajib dalam menabung.

Artikel terkait:  6 Tips Memilih Asuransi yang Bagus

Fungsi Dan Perhitungan Premi asuransi

Premi Ansuransi berfungsi untuk mengembalikan keadaan pihak tertanggung/nasabah saat kerugian ataupun bangkrut agar kembali seperti semula. Seperti disinggung di awal, memang premi ini seperti setoran wajib saat menabung. Besar kecilnya nominal premi inipun berdasarkan paket yang diambil.

Cara Perhitungan Premi asuransi

Secara rumusnya, jumlah premi yang dibayarkan merupakan hasil antara tarif premi dikalikan total harga pertanggungan.

Tarif Premi X Total Harga Pertanggungan= Jumlah Premi 

Semakin besar harga pertanggungan maka semakin besar pula premi yang menjadi kewajiban nasabah. Sementara tarif preminya sangat dipengaruhi oleh seberapa luas jaminan risiko yang diinginkan oleh nasabah. Termasuk juga sifat dan jenis penggunaan harta benda yang diasuransikan.
Adapun harga pertanggungan ialah nilai dari harta benda yang diasuransikan. Misalnya mobil, maka harga mobil tersebut dalam kondisi saat ini merupakan harga pertanggungan yang menjadi faktor kali dari tarif atau rate premi asuransi.

Sebagai contoh, Anda akan mengasuransikan mobil Toyota Avanza G/T Luxury. Diketahui harganya Rp193 juta, dengan rate atau tarif premi yang ditentukan misal 1%. Maka hitungannya adalah
1% x 193.000.000= 1.930.000

Jadi untuk premi asuransi yang menjadi beban Anda adalah Rp1.930.000.

Penentuan rate atau tarif asuransi biasanya sudah diatur di masing-masing perusahaan asuransi. Untuk itu telitilah dengan cermat besarnya tarif dan jaminan yang ditanggung.

Faktor Yang Memengaruhi Tarif Premi asuransi

Dalam menentukan tarif premi, banyak faktor yang menjadi pertimbangan dan perhitungan dari pihak asuransi. Hal tersebut membuat tarif premi pun berbeda sesuai dengan spesifikasi tanggungan dan jenis asuransi yang diajukan. Nah, beberapa hal berikut inilah yang mempengaruhi tarif premi asuransi.

Secara garis besarnya ada faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang memengaruhi harga atau tarif premi adalah kondisi pertanggungan, jenis barang ataupun fasilitas yang diasuransikan, jenis pengukur barang, jangka waktu, dan cara pengangkutan barang.

Sedangkan faktor eksternal meliputi kondisi perekonomian negara, persaingan dengan perusahaan lain yang menawarkan produk sejenis, serta adanya peraturan perundang-undangan yang diberlakukan.

Beberapa Komponen Pokok Dalam Premi asuransi

Selain cara perhitungan, ada lagi yang perlu dimengerti terkait premi. Yaitu beberapa komponen dalam premi asuransi. Ada 3 komponen yang perlu dipahami.
  • -Premi Dasar
Premi dasar tidak pernah berubah selagi luasnya jaminan tidak bertambah. Premi dasar ini selalu tercantum dalam polis asuransi. Semakin tinggi dan luas suatu risiko dari barang yang dijaminkan, maka semakin tinggi pula tarifnya.
  • -Premi Tambahan
Premi tambahan terjadi saat data atau keterangan dari pihak tertanggung mengalami perubahan menjadi bertambah luas. Penambahan ini mengakibatkan adanya tambahan premi.
  • -Reduksi Premi
Karena keadaan tertentu maka terjadilah pemotongan premi, atau bahasa mudahnya adalah diskon. Biasanya ini terjadi karena beberapa hal atau keadaan. Misalnya tertanggung membayar premi sekaligus untuk beberapa tahun sehingga memperoleh potongan.

Baca juga:  Berikut Prosedur Umum untuk Pengajuan Klaim Asuransi

Jenis Tarif Asuransi

Hal lain yang juga perlu dipahami adalah mengenai jenis tarif asuransi. Dalam penentuan tarif ini ada dau jenis tarif; manual rate/class rate dan merit rating.

Manual atau class rate adalah asuransi untuk berbagai risiko yang secara keseluruhan terhitung sama ataupun sejenis. Sedangkan merit rating merupakan penghitungan tarif dengan mempertimbangkan masing-masing risiko. Misalnya dalam asuransi kebakaran yang terdapat perbedaan tairf berdasarkan barang pilihan, bukan pilihan, dan barang dengan risiko kerusakan tinggi.

Itulah ringkasan seputar premi asuransi. Dengan ulasan ini semoga menambah wawasan Anda yang sedang atau akan mengajukan harta benda ataupun jiwa untuk diasuransikan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian, Fungsi, dan Perhitungan Premi asuransi"

Post a Comment

Jika Bermanfaat Ayo Bagikan pengalaman Anda Juga di Sini. Terimakasih Salam Sukses :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

IBX5B3511E25E8EF