5 Tips Membuat Iklan Baris yang Efektif Sesuai Contoh Iklan di Media Massa
Strategi Pemasaran

Membuat Iklan Baris yang Efektif Iklan di Media Massa

Iklan tak dapat dipisahkan dari kegiatan promosi produk barang dan jasa dan ini merupakan strategi pemasaran yang cukup efektif untuk di terapakan. Dalam membuat iklan memerlukan perencanaan dan teknik yang matang. Hal yang paling penting dari iklan yaitu dapat membuat siapa saja yang melihat tergerak untuk membeli suatu produk atau setidaknya ingin mengenalnya lebih jauh. Salah satu contoh iklan yang masih banyak digunakan saat ini yaitu iklan baris.

5 Tips Membuat Iklan Baris yang Efektif Sesuai Contoh Iklan di Media Massa

Iklan ini tampil di surat kabar dalam bentuk tulisan yang terdiri atas beberapa baris. Kini, iklan baris tak hanya muncul di koran cetak saja, melainkan juga di media-media daring. Nah, bagaimana agar iklan yang terbatas itu dapat menarik pembaca dan mampu mendorong mereka untuk memilih produk Anda? Simak tips berikut.

Artikel terkait: Definisi Market Share atau Pangsa Pasar dan Contohnya

1. Fokuskan Pada Satu Hal Saja

Meskipun produk Anda memiliki banyak manfaat dan menawarkan berbagai kelebihan, dalam iklan baris cukup ditampilkan satu saja. Pasalnya, ruang untuk iklan baris sangat terbatas. Pilihlah satu ciri paling kuat atau dominan yang dimiliki oleh produk Anda. Untuk menentukan fokus, Anda dapat melakukan riset sebelumnya. Namun, jika tak dapat menentukan satu fokus, Anda dapat memasukkan dua atau tiga hal yang dirasa memberi manfaat paling dibutuhkan.

2. Ketahui Iklan yang Efektif

Ketahui contoh iklan baris yang efektif untuk diterapkan ke dalam iklan Anda. Anda bisa melakukan eksperimen dengan beberapa model iklan untuk mendapatkan mana yang paling efektif. Gunakan iklan dengan biaya yang rendah terlebih dahulu untuk mengetes, lalu lihat hasilnya. Lakukan pendataan terhadap respons yang masuk untuk mengukur mana iklan yang paling tepat.

Cara ini seringkali enggan dilakukan oleh pengusaha dengan alasan pemborosan waktu dan biaya. Mereka pun lebih memilih langsung membuat iklan dengan anggaran yang besar, maka hasilnya pun kemungkinan besar kurang efektif. Pengujian ini akan menjadi lebih baik untuk dilakukan jika Anda memanfaatkan iklan baris gratis. Karena tanpa biaya, Anda bisa menguji beberapa variasi sekaligus dan langsung dapat melihat perbandingannya.

3. Perluas Tujuan Iklan Baris

Tujuan iklan baris Anda tidak hanya sebatas menjual produk saja. Jika konten iklan baris yang hanya sedikit itu cukup untuk menerangkan manfaat produk dan meyakinkan calon pengguna, maka tepat jika tujuannya hanya menjual. Namun, faktanya iklan baris amat terbatas sehingga tujuan menjual sangat kurang tepat.

Dengan kapasitas yang sedikit, iklan baris setidaknya hanya bisa ditujukan untuk membuat Anda menampilkan nomor kontak untuk dihubungi. Selanjutnya lakukan follow up secara maksimal jika iklan Anda mendapatkan tanggapan pembaca.

Apabila iklan Anda ditujukan untuk memperoleh kontak calon pelanggan, isinya juga berbeda. Gunakan naskah iklan yang dapat memancing mereka untuk menghubungi Anda. Sebaliknya, jika iklan ditujukan untuk menjual, iklan harus dapat meyakinkan pembaca agar membeli saat itu juga.  Sementara itu, iklan untuk memperkuat branding juga memiliki corak berbeda.

4. Munculkan Rasa Penasaran

Contoh iklan yang dapat mencapai target pasar yaitu iklan yang memunculkan rasa penasaran sehingga prospek menghubungi Anda. Masukkan faktor yang mampu memancing keingintahuan. Dalam masa yang sama, sembunyikan informasi dengan sengaja untuk menarik reaksi mereka. Memang tidak ada jaminan iklan ini akan berhasil, bahkan iklan yang sudah pernah berhasil pun belum tentu akan mengulang keberhasilannya. Namun, teknik ini bisa Anda lakukan dalam fase pengujian materi iklan seperti pada poin sebelumnya.

Baca juga: Definisi Apa itu Market share Berikut Contohnya

5. Perhatikan Format Iklan

Jika iklan baris memungkinkan Anda memuat format berbeda seperti warna, tata letak, dan jenis huruf, manfaatkan sebagai daya tarik tambahan. Usahakan menggunakan warna yang kontras. Namun, jika iklan baris Anda tidak menyediakan fitur tersebut, fokuslah pada karakter. Gunakan huruf kapital, huruf kecil, dan karakter khusus yang dapat menarik perhatian.

Itulah 5 tips yang dapat dilakukan untuk membuat iklan baris yang efektif. Sebagai referensi, Anda dapat melihat contoh iklan yang ada dalam surat kabar. Pelajarilah beberapa variasi iklan, lalu coba satu per satu hingga mendapatkan iklan yang paling sesuai untuk Anda. Namun perlu diingat bahwa dunia iklan selalu mengalami perkembangan, sehingga Anda harus siap terhadap perubahan yang terjadi.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alat-Alat Promosi Pemasaran yang Perlu Diketahui
Strategi Pemasaran
Alat-Alat Promosi Pemasaran yang Perlu Diketahui

Alat-Alat Promosi Pemasaran Berbicara tentang pemasaran tentunya tidak lepas dengan yang namanya Promosi yang merupakan salah satu strategi pemasaran yaitu bauran pemasaran atau marketing mix yang sangat penting untuk menunjang kesuksesan bisnisnya. Promosi dibutuhkan ketika memasarkan suatu barang yang dijual. Oleh karena itu, antara promosi dan pemasaran nyaris tidak dapat …

Pengertian Market Share atau Pangsa Pasar
Strategi Pemasaran
Definisi Market Share atau Pangsa Pasar dan Contohnya

Pengertian Market Share atau Pangsa Pasar Apa itu ‘Market Share’? Sebuah perusahaan tentunya harus memiliki gambaran atau ukuran untuk mengetahui potensi pasar mereka. Pengertian Market share sendiri dalam bahasa Indonesia bisa di artiken sebagai Pangsa pasar yaitu suatu indikator utama yang dimiliki perusahaan untuk digunakan dalam mengukur persentase industri, atau …

Definisi Apa itu Market share Berikut Contohnya
Strategi Pemasaran
Definisi Apa itu Market share Berikut Contohnya

Pengertian Apa itu Market share dan Contohnya Apa itu market share? Dalam bahasa Indonesia sendiri, market share juga bisa disebut dengan pangsa pasar. Secara sederhana, definisi market share merupakan presentase keseluruhan total penjualan suatu perusahaan, ditambah jumlah penjualan produk dalam sebuah industri. Baik berupa produk maupun jasa. Dalam hal ini, …