Apa Saja Tujuan Melakukan Presentasi Bisnis

Apa Saja Tujuan Melakukan Presentasi Bisnis

4 Tujuan Melakukan Presentasi Bisnis

 

Presentasi bisnis dapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap kegiatan bisnis. Seorang pembicara yang melakukan presentasi di hadapan audience tentunya memiliki tujuan tertentu yang ingin dicapai. Untuk melaksanakan hal tersebut diatas tentu dibutuhkan kesiapan mental dan pemahaman materi yang ingin disampaikan, alat bantu yang digunakan serta pemahaman yang baik terhadap audience.

Tujuan Melakukan Presentasi Bisnis

Secara umum, presentasi bisnis memiliki empat tujuan pokok (Djoko Purwanto, 2006) yang dapat diuraikan berikut ini:

1. Menginformasikan Pesan-pesan Bisnis kepada Audience

Salah satu tujuan presentasi bisnis yang paling umum adalah menyampaikan atau menginformasikan (inform) pesan-pesan bisnis kepada audiens (audience). Pesan­-pesan bisnis yang disampaikan tentu saja harus menarik,sederhana, mudah dipahami, dan enak didengar audience. Hindarkan bentuk-bentuk presentasi yang membosankan, monoton, tidak jelas, dan bahasanya sulit dipahami.

Artikel terkait: Manfaat Melakukan Analisa dan Manajemen Risiko Bisnis

2. Menghibur Audience

Selain memberikan informasi,presentasi bisnis juga mempunyai tujuan untuk menghibur (entertain) audience. Artinya, untuk mencapai tujuan presentasi bisnis seorang pembicara perlu menyelipkan humor-humor segar yang mampu menghidupkan suasana.Namur demikian,suasana dalam presentasi bisnis juga perlu dikendalikan,jangan sampai lepas kendali sehingga suasana tak ubahnya seperti dagelan atau lelucon.

Seorang pembicara yang berpengalaman akan mengetahui kapan ia harus mengubah ritme presentasi dan kapan harus memasukkan humor-humor penyegar suasana.Yang perlu diingat adalah bahwa humor yang diselipkan dalam suatu presentasi bisnis hanyalah sebagai selingan dan bukan yang utama.

3. Menyentuh Emosi Audience

Selain memberi informasi clan menghibur, presentasi bisnis juga memiliki tujuan untuk dapat menyentuh emosi (emotion) audience.Seorang pembicara yang berpengalaman tentunya tabu bagaimana menyampaikan pesan-pesan bisnis yang mampu menyentuh emosi audience.

Dengan gaya bicara dan intonasi suara yang menarik, seorang pembicara mampu menggugah emosi audience.Sebagai contoh,seorang pembicara bisa saja menggugah emosi audience untuk bersemangat,terharu atau hanyut dalam keprihatinan,melalui ekspresi yang dimunculkan oleh si pembicara.

Baca juga: 8 Tips Membangun Komunikasi Bisnis yang Baik, Aktif dan Efektif

4. Memotivasi Audiens untuk Bertindak

Tujuan terakhir presentasi bisnis adalah memberikan motivasi (motivation) kepada audience untuk melakukan atau bertindak sesuatu sesuai yang dikehendaki pembicara. Dalam memotivasi audience,seorang pembicara perlu menyatakannya secara eksplisit clan bukan menggunakan bahasa basa-basi.

Dalam arti bahwa apa yang diinginkan pembicara harus secara tegas dan jelas tercakup dalam presentasi. Sebagai contoh,pembicara menghimbau para karyawan untuk mempertegas komitmennya meningkatkan disiplin kerja,meningkatkan daya saing perusahaan melalui peningkatan kualitas produk dan sejenisnya.Pendek kata,bagaimana seorang pembicara mampu memunculkan reaksi para audience.

 

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.