Kandungan Berbahaya pada Jajanan Laris di Pinggir Jalan

Kandungan Berbahaya pada Jajanan di Pinggir Jalan
Inspirasi & Motivasi

Kandungan Berbahaya pada Jajanan di Pinggir Jalan

Jajanan laris menjadi buronan di semua kalangan, baik anak-anak, remaja maupun dewasa. Karena biasanya dijual menarik, hemat dan pas dikantong mereka. Namun tidak menutup kemungkinan jajanan laris tersebut mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh. Entah bahaya yang muncul pada jangka pendek atau jangka panjang.

Kandungan Berbahaya pada Jajanan di Pinggir Jalan

Reaksi pada jangka pendek adalah muntah dan diare setelah mengkonsumsi jajanan tersebut, atau biasa dikenal dengan keracunan makanan. Kejadian ini disebababkan bakteri mikroorganisme, parasit, atau bahan kimiawi yang terkandung didalamnya. Dalam jangka panjang, zat-zat kimia yang terkandung di dalam bisa mengendap lalu menyebabkan kanker dan gangguan kesehatan lainnya.

Artikel terkait: 6 Kreasi Jajanan Anak Sehat Kekinian untuk Ide Bisnis Online

Kita melihat hampir semua kalangan di Indonesia lebih menyukai makanan yang berbahan kimia dan jajanan yang tidak sehat dibanding jajanan yang sehat. Alasannya karena jajanan sehat kurang menarik dan kurang enak. Nah, biar semakin paham, berikut zat yang anda harus tahu kandungannya.

  1. Zat Warna Tekstil

Zat pewarna tekstil sudah lama digunakan oknum tidak bertanggung jawab untuk membuat makanan. Warna yang mencolok membuat orang tertarik untuk membeli makanan tersebut. Zat pewarna tekstil ada berbagai macam. Diantaranya adalah zat pewarna tekstil merah atau Rhodamin B dan pewarna kuning atau disebut dengan Methanyl Yellow. Sering zat-zat tersebut digunakan dalam pembuatan kerupuk, tahu maupun mie.

Zat pewarna tekstil berbahaya dalam jangka pendek seperti muntah, sakit perut, mual, tekanan darah menjadi rendah. Sedangkan dalam jangka panjang akan menyebabkan kanker. Ciri-ciri yang biasa ditemukan dalam makanan zat pewarna tekstil ini adalah, warna mencolok dan terlalu mengkilap, ada sedikit rasa pahit atau getir,

Alasan mengapa penjual jajanan kebanyakan menggunakan zat pewarna iniadalah karena biaya yang murah, mudah dan cepat membuat mereka mendapat keuntungan yang lebih banyak. Sudah seharusnya kita sendiri berhati-hati. Soalnya pengawasan pemerintah pun masih bisa ada celah.

  1. Penyedap yang Berlebihan

Penyedap merupakan bahan tambahan yang digunakan untuk menambah citra rasa makanan yang membuat jajanan laris terjual. Namun, penambahan penyedap yang berlebihan bisa menyebabkan efek buruk bagi tubuh. Penyedap disini yang paling dikenal adalah micin.

Contoh air putih yang dibubuhi penyedap dengan cara mudah, cepat dan murah ternyata bisa menyerupai kuah kaldu yang mahal. Ini dimanfaatkan penjual makanan untuk mendapat penghasilan yang lebih banyak tanpa harus mengurangi citra rasanya. Apa bahaya mengkonsumsi penyedap dengan intensitas yang banyak?

Intinya, semua makanan yang mengadung banyak zat kimia apabila dikonsumsi terlalu sering dalam jangka yang lama akan menimbulkan efek buruk terhadap susunan saraf tubuh. Ada juga alergi bagi orang yang tidak tahan, misalnya pusing-pusing setelah memakan bakso.

Karena itu bagi anda yang ingin aman dari bahan penyedap yang berbahaya, masaklah makanan di rumah sendiri. Gunakan penyedap alami yang sehat tanpa perlu menambahkan bumbu penyedap buatan yang akan membahayakan.

  1. Formalin

Kita mungkin sudah akrab dengan pengawet yang satu ini. Pengawet yang digunakan untuk mayat agar tidak membusuk dan tidak rusak. Sekarang formalin juga masuk ke indsutri seperti tas, sepatu, bahkan makanan rumahan. Memang formalin sudah lama beredar, sampai masuk di industri pembuatan tahu. Karena industri yang memanfaatkan formalin bertujuan untuk menjaga agar produk tidak mudah rusak dan tidak basi. Sehingga menyebabkan jajanan laris yang dijual tidak sehat untuk dikonsumsi.

  1. Minyak goreng bekas

Kebanyakan jajanan laris seperti gorengan dpinggir jalan sering menggunakan minyak goreng bekas, atau minyak goreng yang digunakan berulang kali. Biasanya minyak itu sudah dioplos dengan minyak murahan. Sehingga minyak ini membahayakan kesehatan. Sudah terbukti bahwa jelantah atau minyak goreng bekas bersifat karsinogenik. Ketika terlalu banyak dikonsumsi dalam jangka panjang, tentu ini tidak menyehatkan sama halnya dengan makanan yang mengandung karsinogenik lainnya. Termasuk jika kita melakukannya juga di rumah sendiri.

Baca juga: 10 Jajanan yang Cocok Dijual di Sekolah SD

  1. Kandungan Plastik

Salah satu kasus yang pernah ramai adalah gorengan mengandung plastik. Jadi, penjual gorengan yang ingin jajanannya tetap terlihat renyah dan tidak layu memasukkan plastik kemasan minyak goreng ke dalam penggorengan. Bisa dibayangkan, betapa bahayanya makan gorengan plastik tersebut. Menurut BPOM, gorengan mengandung plastik ini akan mengakibatkan gangguan pencernaan.

Itulah 5 kandungan berbahaya yang ternyata sering ada dalam jajanan laris di pinggir jalan. Tidak semua pedagan nakal, namun kita sebagai konsumen harus berhati-hati. Jika Anda akan berwirausaha membuat jajanan laris, hendaknya memperhatikan kebaikan untuk orang lain dengan menyajikan makanan yang sehat.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kata-Kata Motivasi untuk yang Berjuang Mengejar Mimpi
Inspirasi & Motivasi
Kata-Kata Motivasi untuk yang Berjuang Mengejar Mimpi

Kata-Kata Motivasi untuk Mengejar Mimpi Anda Dapat meraih mimpi rasanya tentu menyenangkan. Tidak jarang untuk mendapatkan motivasi kita melihat orang lain yang sudah lebih dulu mencapai kesuksesan. Kita pun sering mencari kata-kata motivasi di internet yang dapat memicu semangat diri untuk terus berusaha. Namun apakah meraih mimpi sesederhana itu? Bukannya …

Inspirasi & Motivasi
Inilah 8 Kebiasaan Orang-orang Yang Sangat Sukses

Kebiasaan Orang Yang Sangat Sukses Tahukah Anda bahwa sebenarnya kebiasaan seseorang sangat berpengaruh pada kehidupan dan keseharian orang tersebut. Bahkan dari kebiasaan inilah bisa menjadi cerminan dari kesuksesan dan kegagalan seseorang. Ketika orang tersebut melakukan kebiasaan yang positif maka mereka akan cenderung memiliki kehidupan yang sukses dari berbagai hal dan …

Inspirasi & Motivasi
Inilah 4 Alasan Anda Bisa Kehilangan Motivasi Kerja

Mengapa Bisa Kehilangan Motivasi Kerja Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari tentu perlu adanya dorongan yang membuat alasan mereka tetap bisa menjalani hidupnya. Motivasi inilah yang akan membuat orang selalu semangat dalam menjalankan pekerjaannya dan sebaliknya ketika motivasinya menurun maka akan berpengaruh dalam pekerjaannya bahkan bisa sampai berpengaruh dalam kehidupan sehari-hasi. Jika …