Pengenalan Ilmu Komputer Dasar Terlengkap Sepanjang Masa

Pengenalan Ilmu Komputer Dasar Terlengkap Sepanjang Masa

Bagian 1. SEJARAH KOMPUTER

Komputer berasal dari bahasa Latin “Computare” yang berarti menghitung (to compute), karena pada awalnya komputer pertama yang dirancang digunakan untuk keperluan perhitungan, inspirasinya diambil dari alat hitung tertua yaitu “Abaccus” (300 SM) atau lebih dikenal dengan Sipoa yang berasal dari Negeri Cina.

Komputer yang pertama kali dirancang oleh HOWARD G. AITKEN seorang Doktor dari Universitas HARVARD (1937), bekerja sama dengan IBM (International Bussiness Machine Corp.) berhasil membuat sebuah mesin yang bekerja dengan tenaga elektro mekanik yang diberi nama Harvard Mark-1. Komputer generasi pertama ini berat totalnya 5 ton dengan kemampuan membuat kalkulasi angka 23 digit selama 6 detik.

J. Presper Eckert salah seorang anggota team yang terlibat dalam pembuatan ENIAC (komputer dengan sistem binary digit 8 bit dan memory) pada tahun 1944 mencoba membuat komputer server (mainframe). Belakangan diketahui juga bahwa sebelumnya pada tahun 1941 Konrad Zuse dari Jerman sudah membuat mesin yang dapat diprogram dan bekerja dengan sistem biner. Namun karena Jerman kala itu terisolasi saat perang dunia ke-II, maka Harvard Mark I tetap diakui sebagai komputer pertama yang memakai prinsip digital dan ENIAC sebagai komputer server pertama dengan sistem memory dan binery digit (8 bit).

Altair 8800 merupakan komputer pribadi yang pertama yang dikembangkan oleh Ed Roberts Diluncurkan melalui majalah Popular Electronics pada bulan Januari 1975, Altair 8800 sebetulnya lebih merupakan sebuah kit yang dapat dirakit menjadi “komputer”. Pada saat itu yang namanya komputer adalah mainframe yang ukurannya raksasa dan harganya jutaan dolar sehingga kit buatan MITS (Microinstrumentation & Telemetry Systems, Albuquerque, New Mexico USA) yang dijual sekitar US$400 mendapat penggemar yang cukup banyak. Padahal “komputer” ini tidak memiliki keyboard, screen, ataupun printer. Yang ada kala itu adalah switch yang dapat digunakan untuk memasukkan bilangan biner dan LED yang menyala untuk menunjukkan outputnya.

Kit Altair 8800 ini kemudian menjadi lebih populer ketika Bill Gates (Microsoft) mengembangkan bahasa BASIC untuk komputer Altair ini. Banyak orang pada awalnya menyangsikan bahwa bahasa BASIC tidak akan mampu dimasukkan ke dalam komputer ini. Namun ternyata Bill Gates membuktikan bahwa itu bisa!

Pengenalan Ilmu Komputer Dasar Terlengkap Sepanjang Masa

Dari uraian singkat diatas, kita dapat mengambil sebuah pernyataan bahwa :

Komputer merupakan sekumpulan alat logic yang dapat menerima data, mengolah data dan menyimpan data dengan menggunakan program yang terdapat pada memori sistem komputer kemudian memberikan hasil pengolahan tersebut dalam bentuk output, dengan kata lain Komputer juga bisa diartikan “sekumpulan perangkat elektronika yang terdiri dari input unit, proses unit dan output unit”.

  • sejarah ilmu komputer
  • apa yang dimaksud dengan teknologi komputer
  • belajar ilmu komputer
  • artikel ilmu komputer
  • dasar dasar dalam ilmu komputer
  • ilmu komputer dan internet
  • ilmu komputer jaringan

Artikel terkait: Inilah 5 Cara Memilih Laptop Gaming Murah

Sebuah komputer dapat bekerja dengan adanya hardware, software, juga brainware, dalam penggunaan komputer sehari-hari 3 istilah utama ini akan sering kita temui, yaitu :

1. HARDWARE (Perangkat Keras)

2. SOFTWARE (Perangkat Lunak)

3. BRAINWARE (Sumber Daya Manusia).

1. Perangkat Keras (Hardware)

Hardware pada sistem komputer terbagi atas 3 bagian utama, yaitu :

a. Input Unit

b. Processing Unit atau CPU ( Central Processing Unit )

c. Output Unit

a. Input Unit

Merupakan bagian dari perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data dan lain sebagainya kedalam komputer. Perangkat input unit ini antara lain:

  • Keyboard, Floppy Disk Drive maupun CD-ROM Drive
  • Mouse ,Scanner termasuk juga Monitor Touch Screen dll

b. Processing Unit atau CPU ( Central Processing Unit )

CPU merupakan jantung dari komputer, yang melakukan pekerjaan utama seperti proses, perhitungan, logika, kontrol serta penyimpanan sementara maupun permanen. Perangkat utamanya berupa Processor dan Chip yang biasanya terdapat pada MainBoard.

Saat ini kebanyakan user komputer terutama di Indonesia menyebut CPU adalah “casing” komputer yang didalamnya sudah termasuk mainboard yang terdiri dari sirkuit-sirkuit elektronik, RAM, VGA, Network Adapter, Harddisk, Floppy Drive, CD-ROM serta perangkat-perangkat lainnya.

Secara umum CPU mempunyai 3 komponen utama, yaitu :

< Aritmatic & Logical Unit (ALU)

< Control Unit

< Main Memory (Main Storage)

< Aritmatic & Logical Unit (ALU)

Tugas utama dari ALU melakukan perhitungan yang bersifat Aritmatik serta melakukan keputusan dari operasi logika dan Bit Manipulation, sesuai dengan instruksi program.

< Control Unit

Berfungsi sebagai pengatur dan pengendali semua peralatan yang ada pada sistem komputer serta mengatur kapan alat input menerima data dan kapan alat output menerima data untuk ditampilkan di monitor (Instruction Cycle).

< Main Memori ( Main Storage )

Main memori ini merupakan tempat atau media yang digunakan untuk menyimpan data yang akan atau yang sedang diolah oleh sistem komputer.

Main memori dapat dibagi atas dua bagian, yaitu :

  • ROM (Read Only Memory) dan
  • RAM (Random Access Memory)

ROM (Read Only Memory)

ROM merupakan memori permanen yang terdapat pada sistem komputer yang sudah disusun dan dibuat oleh pabrik dan biasanya tidak untuk dirubah oleh user komputer.

ROM terdiri dari program pokok untuk konfigurasi sistem komputer, seperti BIOS, BASIC dan BootStrap Loader. Sekarang ini ROM yang dipakai untuk BIOS menggunakan teknologi CMOS (Complementary Mental Oxide Semiconductor), yang dapat mengubah konfigurasi BIOS bila diperlukan, sehingga pemakai komputer dapat melakukan perubahan pada system BIOS. ROM tetap berada didalam komputer pada saat apapun. Sinyal didalam ROM ini yang mengatur segala tugas CPU (Central Processing Unit) saat komputer mulai diaktifkan/dihidupkan.

RAM (Random Access Memori)

Semua data yang dimasukkan melalui alat input pada setiap aplikasi akan dimasukkan terlebih dahulu ke dalam Main Memory ini yaitu dalam RAM. Data-data yang terdapat dalam RAM ini hanya bersifat sementara, apabila komputer dimatikan maka data tersebut akan hilang.

c. Output Unit (Peralatan Output)

Merupakan perangkat keras yang berfungsi untuk menyajikan hasil output dari proses yang sedang bekerja pada komputer. Bentuk dari peralatan output ini antara lain adalah :

  • Monitor
  • Printer
  • Projector dll

2. Perangkat Lunak (Software)

Software berfungsi sebagai pengatur aktivitas kerja komputer dan semua instruksi yang mengarah pada sistem komputer. Software akan menjembatani interaksi user dengan komputer yang hanya memahami bahasa mesin. Secara umum perangkat lunak ini dapat dibagi atas :

a. Operating System Software

b. Application Software

a. Operating System Software

Operating system software merupakan software yang berfungsi untuk mengkonfigurasi komputer agar dapat menerima perintah-perintah dasar yang diberikan sebagai masukan.

Contoh :

MS-DOS = LINUX

UNIX = FREE BSD

OS/2 = BeOS

WINDOWS = MACHINTOSH dll

b. Application Software

Merupakan program yang siap pakai, digunakan untuk aplikasi dibidang tertentu.

Aplikasi ini dibagi atas beberapa bidang, antara lain :

1. Office Application :

Aplikasi perkantoran yang umumnya sering dipergunakan untuk menyelesaikan perkerjaan kantor, seperti mengetik, membuat tabel, membuat database ataupun image sederhana.

Contoh : – Microsoft Office – Koffice

– StarOffice – Abiword

– Open Office – MacOffice dll.

2. Commerce Application :

Aplikasi niaga yang biasanya digunakan dan dibuat untuk keperluan khusus perkantoran atau perusahaan / instansi, misalnya perbankan, perusahaan export-import, perusahaan penerbangan, pertambangan, dll. Biasanya aplikasi ini berisikan informasi dan diolah dengan proses-proses atau perhitungan khusus, biasanya berbasis client server (jaringan)

Contoh : – Aplikasi Pelayanan Loket Nasabah Bank

– Aplikasi Pemesanan Tiket Pesawat / Kapal Laut

– Aplikasi Pengeboran Minyak Lepas Pantai dll

3. DataBase Application :

Aplikasi yang digunakan dalam pengolahan data kecil maupun besar. Bisa digunakan standalone (tunggal) maupun untuk sistem yang berbasis jaringan client server maupun web base.

Contoh : – MS SQL – FoxBase

– MS ACCESS – MySQL

– PostgresSQL – SQL Server dll

4. Graphic Design :

Aplikasi yang digunakan untuk pembuatan sketsa ruangan, perabotan, mesin-mesin dan model industri, juga model tubuh manusia, hewan dll.

Contoh : – AutoCad – Pro Design

– CorelDraw – Adobe Ilustrator dll

5. Image, Audio, Video Manipulator :

Aplikasi yang digunakan untuk mengolah citra, seperti gambar, photo, audio, video, untuk pembuatan animasi dll.

Contoh : – Adobe Photoshop, After Effect & Premiere

– Ulead Media Studio, Gif Animator

– Cool Edit Pro

– Macromedia Director

– juga termasuk 3D Studio Max, Maya dll

6. FormTools / Utility :

Digunakan untuk operasi minor (background), yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja sistem operasi atau aplikasi juga performa hardware. Terdapat utility internal (sudah termasuk dalam paket yang diinstall dalam sistem operasi seperti scandisk atau disk defragmenter) dan utility eksternal (yang harus dinstal sendiri pada SO) seperti :

– Norton Utility – PC Tools

– Antivirus – Disk Optimizer

– Disk Manager – dll

7. Computer Language

Merupakan bahasa pemrograman komputer yang menjadi sumber media untuk menyusun program aplikasi tertentu.

Contoh : – QuickBasic – Clipper

– Visual Basic – Turbo Pascal

– Visual C++ – Turbo C -dll

8. dan banyak jenis aplikasi lain, seperti :

Hacker Tools, Security Applications (Firewall, Intruder Detections dll), Multimedia Applications (WinAmp, XMMS, Power DVD, JetAudio, dll), Web Applications (aplikasi untuk membuat dan menampilkan informasi internet) dan masih banyak lagi.

3. Brainware (user/pemakai)

Aspek Brainware merupakan penggolongan manusia sebagai subjek yang menangani sistem komputer, ada beberapa profesi bagi pekerja-pekerja dalam dunia IT saat ini, diantaranya :

Operator : orang yang menangani secara langsung pengolahan data komputer

Programmer : orang yang menyusun instruksi/program pada komputer dengan menggunakan

media bahasa pemrograman, umumnya PC lokal maupun LAN.

Engineer : orang yang mengetahui masalah yang ada pada komputer baik itu mengenai

Hardware maupun Software, biasanya disebut Technical Support.

Analyst : orang yang menganalisa/merancang atau membentuk serta membangun

fasilitas Design Computer.

Networker : orang yang membangun jaringan komputer, baik intranet maupun internet.

Administrator : orang yang menangani fungsi manajerial sistem pada suatu jaringan komputer,

melindungi dan memelihara koneksi antar komputer (terutama server).

Web Designer : orang yang menangani pembuatan tampilan informasi pada media internet.

Animator : orang yang membuat tampilan animasi untuk media iklan di televisi dan film.

Baca juga: 7 Mainan Anak Paling Canggih Terbaru Keren

Bagian 2. TENTANG HARDWARE KOMPUTER

Michael Dell, pendiri Dell komputer yang saat ini tengah menjadi vendor PC top di dunia, konon memulai bisnisnya ketika masih mahasiswa. Dia merakit sendiri komputer dari komponen-komponen yang dipilihnya dengan baik. Waktu dulu,komponen-komponen tidaklah sebaik sekarang. Dulu pembuat komponen sering memakai standar masing-masing, sehingga sulit sekali menggabungkannya menjadi komputer yang andal. Sering sekali ditemukan komponen yang tidak kompatibel satu dengan yang lain.

Sekarang segalanya sudah jauh lebih baik. Komponen-komponen sudah didesain sesuai standar yang berlaku di Industri. Disamping itu, mulai sistem operasi Windows 95 memperkenalkan konsep “Plug ‘n Play”, yang maksudnya kita tinggal pasang dan dan perangkat lunak sistem operasi akan menyesuaikan secara otomatis dengan driver yang bersangkutan. Oleh sebab itu, sekarang tidak masalah lagi kalau Anda tertarik untuk mencoba merakit komputer sendiri. Yang penting anda harus rajin bertanya kepada teman-teman, sanak saudara atau kolega yang tahu banyak tentang komputer. Buatlah daftar merek dan spesifikasi komponen yang mereka rekomendasikan, harga masing-masing dan dimana komponen ini dapat diperoleh dengan harga paling bersaing.

Dalam merakit sebuah komputer saat ini, maka perangkat minimal yang harus ada dan perlu anda persiapkan adalah :

  1.  Monitor
  2. Keyboard
  3. Mouse
  4. Casing dan Power Supply
  5. Motherboard (Mainboard) dengan buku petunjuknya
  6. Prosessor
  7. Memory (RAM)
  8. Video Graphic Adapter (bila tidak built-in dengan mainboard)
  9. Hard disk (HDD)
  10. Floppy disk drive (FDD).
  11. Kabel Power Supplay & monitor
  12. Driver Mainboard, VGA, Sound dll (agar sistem bisa mengenali perangkat yang terpasang)

Selain hardware yang disebut diatas, sebuah komputer dapat dipasang sejumlah perangkat tambahan lain / pilihan untuk mengoptimalkan fungsi komputer tersebut, antara lain :

Media I/O

  • Joystick
  • Printer
  • Scanner
  • Printer Joystick (Game)
  • Multi Media
  • CD ROM
  • Sound Card
  • Microphone
  • Speaker Aktif
  • MULTIMEDIA SPEAKER (Speaker Aktif)
  • TV /FM Card Tuner + Konektor

Perangkat Networking

  • Modem
  • Network Adapter / NIC (Network Interface card) / LAN Card
  • Switch atau Hub
  • Router dll

VPN (Virtual Private Network) Router merupakan perangkat network yang berfungsi untuk menjembatani perbedaan IP Adrress pada jaringan local khusus.

PCMCIA Ethernet Adapter merupakan modul network yang banyak digunakan pada laptop / notebook ataupun desknote

Ehernet Adapter untuk komputer PC dengan model PCI maupun ISA dan port untuk jenis konektor RJ 45 dan BNC

Wireless Access Point, sebagai repeater ataupun konsentrator jaringan wireless (tanpa kabel

Switch dan HUB yang berfungsi sebagai konsentrator (multiple access point) pada jaringan komputer dengan kabel UTP untuk topologi Star

Perangkat Camera Digital

  • Web Camera
  • Video Camera untuk Teleconfrence
  • dll

1. Casing dan Power Supply

Casing merupakan tempat dari komponen-komponen yang akan kita rakit. Casing terdiri dari bermacam – macam bentuk antara lain :

1. Casing Desktop

2. Casing bentuk Tower dan

3. Casing Slim

Power Supply sesuai dengan namanya PS merupakan sumber energi untuk sebuah komputer agar dapat beroperasi, mengubah arus dari AC menjadi DC. Power supply terdiri dari bermacam-macam bentuk, bentuk dari power supply tergantung dari bentuk casing. Jenis power supply ada dua yaitu AT dan ATX. Perbedaannya ialah dengan ATX anda bisa mematikan komputer melaui system operasi, karena power on/off-nya dikendalikan oleh mainboard sedang AT harus dilakukan secara manual melalui tombol/switch .Selain itu pada power supply tipe AT kabel power ke mainboard terpisah dengan nama Pin 8 dan Pin 9, dan pada tipe ATX tidak terpisah. Untuk saat ini tipe ATX lebih banyak digunakan. Arus yang dikeluarkan oleh power supply merupkan arus searah (DC) , Data yang dikeluarkan terdiri dari 100 Watt, 150 Watt, 200 Watt, 250 Watt, 300 Watt dan 350 Watt.

Rincian pengeluaran tegangan power supply untuk MainBoard (MotherBoard) :

  1. Kabel Hitam : 4 kabel merupakan grounding (-)
  2. Kabel Merah : 4 kabel, pengeluaran tegangan 5 Volt (+)
  3. Kabel Putih : 1 Kabel, pengeluaran tegangan 5 volt (-)
  4. Kabel Kuning : 1 Kabel, pengeluaran tegangan 12 volt (-)
  5. Kabel Biru : 1kabel, pengeluaran tegangan 12 volt (+)
  6. Kabel Orange : 1 kabel, pengeluaran tegangan 5 volt (+)

Rincian pengeluaran tegangan power supply untuk Disk Drive , Hard Disk , CD Rom, dan media tambahan lainnya :

  1. Kabel Merah : 1 kabel, pengeluaran tegangan 5 volt(+)
  2. Kabel Hitam : 2 kabel, merupkan Grounding (-)
  3. Kabel Kuning : 1 kabel pengeluaran tegangan 12 volt (+)

2. Monitor dan Video Card

Monitor merupakan salah satu output unit, untuk menampilkan hasil pengolahan file atau data. Beberapa macam monitor yang digunakan antara lain :

  1. Monitor Monochrom (MDA)
  2. Monitor Color Graphics Adapter (CGA)
  3. Monitor Enhanced Graphics Adapter (EGA)
  4. Monitor Video Graphics Adapter (VGA)
  5. Monitor Super Video Graphics Adapter (SVGA)
  6. Monitor Liquid Crystal Display (seperti gbr)

Monitor Monochrom monitor ini hanya mampu menampilkan teks dan grafik tak berwarna, dan hanya bisa menampilkan grafik bila video card memiliki kemampuan untuk mengirim grf

Monitor CGA sering disebut dengan RGB (Red Green Blue), mampu menampilkan warna dan grafik.

Monitor EGA monitor ini dapat menampilkan grafik dan warna dengan resolusi yang lebih tinggi daripada yang ditampilkan oleh monitor CGA

Monitor VGA monitor yang dapat menampilkan grafik dan warna dengan resolusi yang lebih tinggi daripada yang ditampilkan oleh monitor EGA

Monitor Super VGA monitor yang mampu menayangkan gambar dan grafik yang mempunyai resolusi yang lebih tinggi dari VGA standard (640 x 480 dan 1024 x 768)

Video Card merupakan penghubung antara CPU dengan monitor, Video card atau pada masa yang lalu dikenal dengan “monitor card” dapat dibagi dalam beberapa jenis antara lain :

  1. Card Monochrom, card ini digunakan untuk monitor monochrom dan tampilan warna hitam/putih atau pada umumnya berwarna hijau. Card ini hanya 8 bit
  2. Card Color Graphics Adapter, card yang digunakan untuk monitor CGA. Card CGA ini dapat digunakan dalam dua macam monitor. Karena card CGA ini dapat kita ubah dari CGA menjadi Monochrom dan sebaliknya.
  3. Card Enhanced Graphics Adapter, card yang digunakan untuk monitor EGA. Card EGA sama dengan card CGA, perbedaannya terdapat pada text yang ditampilkan di monitor, tampilan tulisan EGA lebih halus dari tampilan tulisan CGA
  4. Card Video Graphics Adapter, VGA card digunakan auntuk monitor VGA dan monitor SVGA.
  5. SVGA card, card yang digunakan untuk monitor VGA ataupun SVGA. SVGA card dapat dibagi dalam beberapa jenis antara lain :

– SVGA card 16 bit

– SVGA card 32 bit

– SVGA card 64 bit

Memory yang digunakan dalam card super VGA ini adalah untuk menampilkan text supaya karakter lebih kecil dan halus serta warna-warna resolusi bisa lebih diperbanyak

3. Motherboard / Mainboard.

Motherboard memainkan peranan penting dalam system PC, karena ia adalah pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponen yang tersambung padanya. Selain itu juga, mainboard(mainboard) mengatur pemberian daya listrik pada setiap komponen PC.Pada mainboard terpasang bebarapa komponen seperti: dudukan untuk prosesor baik bentuk slot maupun socket, slot memori, slot AGP, slot PCI, slot ISA, Chipset, CMOS dan komponen pendukung lainnya.

I/O merupakan suatu media yang mengatur hubungan terhadap peralatan yang dipergunakan dalam Mother Board (Mainboard). Ada dua jenis system dari I/O (Input Output) yaitu :

1. ESDI : Enhanced System Device

2. SCSI : Small Computer System Interface

Pada motherboard ESCI, standart arsitektur yang dimiliki antara lain terdiri dari :

1. ISA 8 bit (Industry Standart Architechture) : dipergunakan pada motherboard 8080 (komputer XT) yang menggunakan mikroprosesor 8 bit. Slotnya memiliki 62 pin yang terbagi pada kedua sisinya.

2. ISA 16 bit : dipergunakan untuk motherboard 80286 keatas atau komputer AT. Slot ISA 16 bit memiliki 100 pin. ISA 8 bit kompatible dengan ISA 16 bit (misalnya : monitor card 8 bit dapat dipasang pada slot ISA 16 bit).

3. EISA (Extended Industry Standart Architechture) : merupakan pengembangan dari ISA yang dirancang menggunakan access 32 bit. Umumnya dipergunakan pada komputer 486 yang selalu menuntut kecepatan tinggi, seperti server.

4. VESA Local Bus (VL Bus) : merupakan standart yang baru yang mempunyai kinerja yang cepat berbasis 32 yang diterapkan pada motherboard 386. Card yang digunakan khusus dirancang untuk VL Bus, yang bentuknya lebih panjang dari pada card ISA.

5. PCI (Peripheral Component Interconnect) : merupakan arsitektur bus yang terbaru saat ini yang menggunakan akses 64 bit, yang bentuk slotnya lebih kecil dari slot ISA, dan biasanya berwarna krem. Dapat digunakan untuk VGA Card, Sound Card, LAN Card dan TV Tunner Card.

6. IDE (Integrated Data Extended) : merupakan slot yang menghubungkan motherboard dengan hard disk ataupun CD-ROM atau CD-RW.

7. SIDE (Serial Integrated Data Extended) : merupakan slot yang menghubungkan motherboard dengan hard disk atau CD-ROM, kabel datanya lebih kecil bila dibandingkan kabel data IDE / ATA.

8. AGP (Accelerated Graphic Port) : slot yang hanya diperuntukkan bagi Video Graphic Adapter.

Pertama kali dikembangkan oleh Intel Corp. AGP langsung berhubungan dengan CPU dan memori utama.

9. Port I/O

Port PS/2 untuk mouse dan keyboard

Port Paralel (LPT) untuk printer, scanner atau Direct Cable Conection

Port Serial (RS232 / COM) untuk mouse serial, Modem, DCC dan

Port USB (Universal Serial Bus) untuk berbagai jenis perangkat baru. Bisa dihubungkan dengan 127 perangkat dengan pencabangan melalui USB Hub. USB versi 2.0 yang terbaru memiliki kemampuan transfer data hingga 12 Megabit/detik, menyamai fireware (IEEE 1394) dan melebihi kemampuan paralel maupun serial. Konektor USB ada 2 tipe : tipe A dan tipe B

Pada mainboard keluaran lama, port serial dan parallel tidak menyatu dalam satu mainboard, tetapi dihubungkan dengan kabel melalui pin yang terdapat pada mainboard.

I/O Port Address yang ada antara lain :

– I/O Address LPT1(0378), LPT2(0278)

– I/O Address Serial (RS232, Com1(03F8), Com2(03F8), Com3(03E8), Com4(03E8))

– I/O Address Game Port / joystick (201)

– I/O Address FDD1 (03F2, 03F4, 03F5, 03F7,01F7), FDD2(0372, 0374, 0375, 0377, 0177)

– I/O Address HDD (01F0-01F7,03F6, 03F7), HDD2(0170-0177, 0376, 0377)

IRQ Address yang terdaftar didalam I/O antara lain : IRQ FDD = 6 – IRQ HDD = 14 dan 15 – IRQ Serial (RS232) = Com1/3(4), Com2/4(3) – LPT (Printer Port) = 5 dan 7 dll

Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan untuk mengenali motherboard, diantaranya :

· Konektor Power.

Konektor power adalah pin yang menyambungkan mainboard dengan power supply di casing. Untuk mainboard dengan konektor AT, maka power supply yang dibutuhkan juga tipe AT. Sedangkan untuk mainboard dengan konektor ATX maka power supply-nya harus tipe ATX.

· Slot / Socket Processor

Terdapat slot dan atau socket processor dengan beberapa tipe :

CPU Slot/Socket Form Factor

Pentium (clasic) ZIP (Zero Insertion Force) Socket 7

Pentium MMX Socket 7

AMD K6 Socket 7

AMD K6-II Socket 7

AMD K6-III Socket 7

Pentium Pro Socket 8

OverDrive Socket 8

Cyrix Socket 370

Celeron Socket 370

Celeron Slot 1

Pentium II Slot 1

Pentium III Slot 1

Athlon Slot A /Socket 462

Xeon Slot 1

Pentium IV Socket 423 /478

· Slot Memory

Pada mainboard terdapat 2 tipe slot memori yaitu :

SIMM (Single Inline Memory Module) dan

DIMM(Dual Inline Memory Module).

SIMM adalah tipe slot memori lama yang memiliki 72 pin modul.Sedangkan DIMM adalah tipe slot memori baru yang memiliki 168/184 pin modul, yang dirancang satu arah, sehingga pemasangannya tidak mungkin terbalik. Pada saat ini ada 3 tipe memori yang digunakan yaitu SDRAM(168 pin), DDR dan SDRAM(184) pin serta RDRAM (Rambus) yang biasanya dipasang berpasangan dan tidak membolehkan ada slot yang kosong tanpa card memori.

· Baterai CMOS

Berfungsi untuk memberikan tenaga pada mainboard untuk mengenali konfigurasi yang terpasang sewaktu komputer dimatikan atau belum mendapat suplai daya dari power supply.

· BIOS (Basic Input Output System).

Yaitu kumpulan informasi dari sebuah mainboard berupa software yang berisi perintah-perintah dasar.BIOS berfungsi sebagai saran komunikasi antara system operasi dan hardware yang terdapat / terhubung pada mainboard.

· CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor).

Sebuah sirkuit terintegrasi (IC) atau chip yang menampung informasi BIOS.Software BIOS biasanya bias diakses / dikonfigurasi pada setup CMOS saat PC melakukan booting.

· Chipset

Adalah chip-chip yang yang menjadi aliran data antara subsistem sebuah PC, mengarahkan aliran data tersebut, dan menentukan peranti apa saja yang yang didukung oleh mainboard tersebut.Biasanya terdapat 2 chip utama dalam sebuah mainboard yaitu chip northbridge yang mengontrol aliran data dari prosesor, port AGP dan memori utama system.Chip southbridge yang mengontrol aliran data dari bus PCI, interface harddisk dan peralatan I/O eksternal lainnya.

· FSB (Front Side Bus).

Yaitu kecepatan bus dari system pada mainboard. Pentium III memiliki FSB 100 atau 133 MHz. Sementara P4 memiliki FSB 400MHz (4x100MHz). Prosesor AMD Duron memiliki FSB 200MHz (2x100MHz) dan Athlon memiliki FSB 266MHz. Clock Speed sebuah prosesor merupakan perkalian sebuah nilai (multiplier) dengan FSB. Misalnya P III 800 MHz adalah hasil dari perkalian 6,5 x 133 MHz atau 8×100 MHz.

Gbr. Mainboard dengan slot processor & sound adapter built-in

Keterangan :

1. Port Paralel (LPT1), Serial (COM), audio.& game port, USB & P/S 2

2. Slot ISA

3. Slot PCI

4. Slot AGP

5. Slot Processor

6. Chipset Northbridge

7. Konektor Power

8. Slot DIMM dengan SDRAM

9. Slot IDE 1, IDE 2 (Primery & Secundary) serta slot Floppy

10. Batery BIOS

11. Chipset Southbridge

12. BIOS Chip

4. Processor

Terdapat 2 kelas prosesor, yaitu Kelas Mainstream/Power/Performance/High-End Processor yang diwakili oleh keluarga prosesor Pentium (II, III, & 4) dari Intel dan keluarga Athlon (Thunderbird & XP) dari AMD. Sedangkan kelas Value/Low-End Processor diwakili oleh Intel Celeron, AMD Duron, VIA Cyrix dan Transmeta. Yang menjadikan perbedaan kelas tersebut adalah kecepatan, fitur serta jumlah cache memory-nya.

Cache memori adalah memori internal pada prosesor yang terbagi menjadi:

· L1 Cache yaitu sejumlah kecil SRAM memori yang digunakan sebagai cache yang terintegrasi didalam modul yang sama pada prosesor.L! cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor.Berfungsi untuk menyimpan secara sementara instruksi dan data serta memastikan prosesor mempunyai suplai data yang stabil untuk diproses sementara memori mengambil dan menyimpan data baru.

· L2 Cache terdiri dari chip SRAM yang terletak didekat prosesor, meskipun demikian untuk generasi prosesor terbaru memiliki L2-cache onchip. L2 cache mempunyai fungsi yang sama dengan L1 Cache dan lebih dikenal dengan nama secondary cache yang kecepatannya lebih rendah dari L1 cache.

Berikut ini daftar kecepatan tertinggi dan L2 cache pada sebagian besar CPU:

CPU Top Speed Bus Speed L2 cache

Celeron 550 66 128 Kb

Pentium II 450 66/100 256 – 512 Kb

Pentium III 1 Ghz 100/133 256 – 512 Kb

Pentium IV 3.5 Ghz 400 4 Mb

Athlon 1 Ghz 266 512 Kb

ThunderBird 1.5 Ghz 266 1 Mb

Via Cyrix III 466 133 256 Kb

Xeon 600 100 512 Kb, 1 – 2 Mb

Tabel Perbandingan Teknologi prosesor Intel dan AMD

Fitur

AMD Duron

AMD Athlon

Intel Celeron

Intel Pentium III

Intel Pentium 4

Clock Speed(MHz)

600 -1000

500-1400

300-1300

450-1000

1200-2000

L1-cache

128 KB

128 KB

32   KB

32 KB

8 KB

L2-cache

64   KB

256 KB

128 KB

256 KB

256 KB

Total on chip cache

192 KB

384 KB

160 KB

288 KB

264 KB

System Bus Speed (MHz)

200

200-266

66-100

100-133

400

3D Instructions

3Dnow!

3Dnow!

SSE

SSE

SSE2

Berikut adalah tipe-tipe prosesor yang beredar dipasaran dari 3 perusahaan pembuat prosesor :

1. Intel Corp.

a. Celeron Tualatin, dengan mengusung FSB 133 MHz tipe prosesor ini cukup memadai untuk beragam aplikasi seperti mengetik, internet maupun game.Kelebihannya ialah menggunakan core P III Tualatin dan harganya yang ekonomis.Kecepatan terbarunya ialah 1300 MHz.

b. Celeron Coppermine, adalah tipe pendahulu celelron Tualatin dengan FSB 100 MHz.Prosesor ini memadai untuk aplikasi dan game ringan dengan kecepatan mulai dari 800-1,1 GHz.Keunggulannya ialah harganya yang murah dan bisa digunakan pada mainboard lawas yang berbasis socket 370.

c. Celeron Willamate, ini adalah tipe celeron terbaru dari intel.Menggunakan core P4 dengan socket 478.Prosesor ini adalah versi hematnya P4 dengan pemotongan cache L2-nya.Kecepatannya dimulai dari 1,7 GHz ke atas.

d. Pentium III, prosesor yang telah selesai masa kejayaannya karena diteruskan oleh P4. Menggunakan slot 1/Socket 370.Kecepatan terakhirnya ialah 1,13 GHz dengan versi Tualatin.

e. Pentium 4 Willmate socket 423, merupakan prosesor P4 generasi pertama dengan dukungan FSB 400 MHz dan L2 cache 256 KB.Sudah mulai ditinggalkan oleh pengguna karena banyak produsen motherboard mengurangi produksi tipe socket 423 dan beralih ke tipe socket 478. Kecepatan yang didukung oleh tipe prosesor ini mulai dari 1,4-1,6 GHz.

f. Pentium 4 Willmate socket 478, merupakan versi kedua dari P4 dengan mendukung beberapa fitur tambahan. Perbedaan yang mencolok ialah menggunakan 478 pin meski dari segi kecepatan dan cache yang digunakan sama dengan versi willmate sebelumnya.Kecepatannya mulai dari 1,7 GHz- 2 GHz.

g. Pentium 4 Northwood socket 478, prosesor yang paling cocok untuk menjalankan semua aplikasi baik berat maupun ringan.FSB yang digunakan masih 400 MHz tetapi dengan cache L2 sebesar 512 KB dan tenologi 0,13 mikron.Digunakan bagi mereka yang membutuhkan performa yang tinggi.Tersedia mulai dari kecepatan 1,8-2,4 GHz.

h. Pentium 4 Northwood FSB 533, pengembangan dari yang diatas dengan FSB sebesar 533 MHz.Tipe inilah yang paling mutakhir dikeluarkan oleh Intel.Sayangnya, harganya masih terlalu mahal meskipun kemampuannya yang terbaik dikelasnya.Tersedia mulai dari kecepatan 2,4-3,06 GHz.

2. AMD (Advanced Micro Devices)

a. Duron, merupakan versi hemat dari prosesor AMD.Keunggulannya adalah harganya yang terjangkau dan cukup baik untuk aplikasi serta game ringan dengan kecepatan mulai dari 800-1300 MHz, menggunakan socket 462. Oleh AMD prosesor ini dibuat untuk menyaingi prosesor Intel Celeron.

b. Athlon Thunderbird, salah satu prosesor yang berhasil menyaingi IP III dengan teknologi 0,18 micron dan FSB 200/266 MHz.Prosesor tipe ini terkenal dengan boros daya dan panasnya yang tinggi, terkenal dengan urusan overclockingnya. Kecepatan mulai dari 700-1400 MHz.

c. Athlon XP(eXtrime Power), merupakan tipe prosesor terbaru dari AMD dengan penyempurnaan dari segi kecepatan.Tetap memakai socket 462 dengan FSB sampai 333 MHz. Pada tipe Athlon XP ini, AMD tidak menggunakan kecepatan sebagai parameternya.

d. Tetapi parameternya berdasarkan pada kesetaraan kecepatan dari prosesor Athlon Thunderbird. Sebagai contoh, Athlon XP2000 yang menurut AMD setara dengan Thunderbird 2000 MHz meskipun kecepatan asli Athlon XP ini sebesar 1666 MHz.Namun banyak persepsi bahwa kecepatan Athlon XP sering dibandingkan atau disetarakan dengan kecepatan Intel P4.

3. VIA Cyrix.

Perusahaan prosesor Cyrix yang telah diakuisisi oleh VIA Tech.(pabrik penghasil chipset) mengeluarkan prosesor type Cyrix C3 Giga Pro yang berbasis socket 370.Sayangnya di Indonesia tipe prosesor ini tidak begitu dikenal dan tidak banyak digunakan.Ada 2 tipe yaitu Cyrix C3 Ezra dan Cyrix C3 Samuel dengan kecepatan mulai dari 450 – 100 MHz.

Prosessor AMD Duron Prosesor I.P II Prosesor VIA Cyrix

5. Memory

Beberapa tipe memori yang beredar saat ini adalah :

· SDRAM (Synchronous Dynamics RAM)

Pertama kali dirilis, SDRAM masih berkutat pada frekuensi kerja 66 MHz. Kemudian berkembang menjadi 100 MHz dan sekarang 133 MHz. Lebar bandwidth data yang ditransfer berkisar ± 800 MB/s (PC 100). Adapun untuk kapasitasnya mulai dari 16 – 512 MB dengan jumlah pin sebanyak 168. Secara fisik untuk mengenali tipe ini ialah dengan melihat jumlah pin sebanyak 168 buah dan adanya 2 lekukan pada kaki-kaki pinnya.

· DDR SDRAM (Double Data Rate SDRAM)

Sebuah modul DDR-SDRAM terdiri dari 184 buah pin/kaki yang memiliki jalur data 64bit. Secara fisik DDR hanya memiliki satu lubang/celah pada pinnya. Sehingga membedakannya dengan SDRAM. Semua jenis DDR, baik PC 1600, PC 2100, sampai PC 3200 memilik jumlah pin yang sama.

Kelebihan DDR adalah memiliki teknologi yang mampu meningkatkan throughput data memori 2 x lebih cepat dari SDRAM, karena bekerja pada bus 200 dan 266 Mhz (2 kali lipat SDRAM).

Angka PC 1600/2100 pada DDR diperoleh dari perhitungan sebagai berikut :

Lebar Bus memori dibagi 8 bit dikali data rate.Sebagai contoh:Lebar bus memori untuk modul 184 pin DDR adalah 64-bit, data rate dari DDR sekitar 266 MHz. Maka data ini menghasilkan puncak lebar pita data = 64 / 8 X 266 MHz = 2128 @ 2100 MHz. Jadilah DDR PC 2100.

· RDRAM (Rambus DRAM).

Rambus adalah tipe memori yang khusus untuk Intel P4. Nama Rambus diambil dari perusahaan pembuatnya, yaitu Rambus Inc.Tipe RDRAM menggunakan slot RIMM (Rambus Inline Memory Module) yang mirip dengan slot SDRAM. Namun anda tidak dapat menempatkan RDRAM pada slot SDRAM. Selain itu dalam pemasangannya, anda harus mengisi penuh semua slot RDRAM. Untuk mengatasi hal tersebut, biasanya digunakan modul-modul dummy yang berfungsi melengkapi slot RDRAM tersebut.Tipe RDRAM dating dengan tiga cita rasa yaitu PC-600, PC-700 dan PC 800, yang masing-masing bekerja pada bus 600, 700, dan 800 MHz. Tipe memori inilah yang paling mahal harganya dibandingkan dengan tipe lainnya.

· SO DIMM biasanya terdapat pada komputer laptop

6. Sound Card

Sesuai dengan namanya, sound card berfungsi untuk menghasilkan bunyi dari komputasi yang dilakukan oleh komputer, dan hasilnya bisa kita dengar dengan menggunakan speaker.Didalamnya terdapat beberapa komponen penting yaitu:DSP(Digital Signal Processor) yang berfungsi untuk menangani sebagian besar komputasi yang berhubungan dengan suara, DAC dan ADC(Digital to Analog Converter) yang mengolah baik suara yang masuk maupun suara yang keluar dari komputer, MIDI dan bebarapa connector lainnya seperi line-out, game port, dsb.Ada beberap jenis soundcard yaitu:onboard (terintegrasi dengan motherboard), ISA dan PCI.

Sound Card External

7. Disc

Ada dua tipe dasar disk yaitu: magnetic disc dan optical disc. Yang termasuk dalam magnetic disk adalah floppy disk, dan harddisk. Sedang untuk optical disk termasuk didalamnya CD, WORM (write once, read many), DVD dan erasable optical disk. Singkatnya, disk controller menulis data kedalam optical disk dengan membakar lubang microskopik pada permukaan disk dengan menggunakan laser. Disk controller membaca data dengan menyorotkan laser kedua ke permukaan disk dan membaca perubahan pada refleksi bentuk yang terdapat pada lubang.

a. Floppy Disk

Floppy disk adalah sebuah media yang digunakan dalam komputer atau bisa disebut juga dengan input Unit atau tempat pemasukkan data. Floppy Disk terdiri dari beberapa macam antara lain :

  1. Floppy Disk 360 KB dan 1,2 MB ukuran 51/4 inci.
  2. Floppy Disk 720 KB , 1,44 MB, 2,88 MB ukuran 31/2 inci.

Disket floppy yang berukuran 51/4 inci sebenarnya terbagi lagi menjadi beberapa macam, tergantung dari apakah data hanya bisa direkam di satu sisi atau di kedua sisi, juga berbeda menurut kerapatan rekamannya (density), yakni :

  1. Disket Floppy satu sisi kerapatan tunggal (Single Sided Single Density atau SSSD)
  2. Disket Floppy satu sisi kerapatan ganda (Single Side Double Density atau SSDD)
  3. Disket Floppy dua sisi kerapatan ganda (Double Sided Double Density atau DSDD)
  4. Disket Floppy dua sisi kerapatan tinggi (Double Sided High Density atau DSHD)

Sekarang ini umumnya yang dipakai adalah jenis DSHD yang berkapasitas 1,44 MB. Disket floppy mempunyai sebuah notch (tekukan atau lubang) yang berfungsi untuk mencegah penulisan ke disket tersebut, perlindungan ini disebut dengan write protection. Disket yang di lindungi dengan write protection ini tidak dapat di tulis oleh komputer sehingga terhindar dari perubahan , terutama perubahan akibat kesalahan atau ketidaksengajaan.

Sebelum dapat dipakai, disket terlebih dahulu harus diformat. Pada waktu proses format ini, disket dibagi-bagi menjadi beberapa track (lintasan) dan sektor. Jumlah track dan sektor ini tergantung pada jenis disket tersebut. Biasanya penomoran track dimulai dari 0 (nol) setiap track dibagi atas 9 sektor. Satu sektor mampu menampung data sebesar 512 Byte. Track yang pertama atau track nol adalah track yang sangat penting. Disinilah ditempatkan berbagai informasi yang penting yakni :

  1. Boot sector yang menempati sektor pertama
  2. File Allocation Table (FAT) yang berisi alamat file-file yang ditempatkan didalam disket tersebut.
  3. Directory adalah tempat dituliskannya nama-nama file dan direktori yang terkandung dalam disket tersebut.

Untuk bagian track selebihnya akan ditempati oleh data dan biasanya disebut dengan daerah data.

b. Hard Disk

Hard Disk adalah jenis disk yang bersifat tetap, umumnya terbuat dari bahan logam yang berbentuk piringan atau pelat. Sebuah Hard disk biasanya terdiri lebih dari satu piringan atau lempengan yang dilapisi dengan oksida besi , Lempengan ini disebut dengan platter, setiap paltter terdiri dari dua sisi. Cara penyimpanan data sama dengan pada disket floppy.

Karena Strukturnya yang terdiri dari beberapa disk maka Hard disk mempunyai kapasitas rekam yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan Disket, Kapasitas dari Hard Disk bervariasi, selain itu kecepatan Hard Disk lebih lebih tinggi dari Disket. Penggerak Hard Disk biasanya bekerja dengan putaran 3600 rpm dan berputar terus menerus bila komputer bekerja, sedangkan pengerak pada disket biasanya bekerja dengan putaran 300 rpm, dan hanya berputar ketika komputer membutuhkan data dari disket tersebut. Oleh sebab itu access data pada Hard Disk jauh lebih cepat daripada disket.

Type Harddisk yang banyak beredar saat ini terdiri dari dua : Harddisk yang biasa digunakan untuk Laptop (notebook) dan harddisk yang digunakan untuk PC. Bentuk fisik harddisk laptop jauh lebih kecil (tipis) dibandingkan hardisk PC. Teknologi Harddisk PC yang banyak beredar saat ini terdiri dari 2 type : IDE dan SCSI.

Subsistem harddisk terdiri dari hard drive itu sendiri, sebuah disk interface dan kabel yang menghubungkannya. Disk interface merupakan host adapater atau controller, tergantung pada teknologi disk itu. Pada teknologi yang lalu pada umumnya menggunakan controller, sedang yang baru menggunakan host adapter.

Hardisk IDE Hardisk SCSI

Sebuah controller merupakan alat yang mengotrol transfer data (secara dua arah) antara komputer dan peralatan lainnya. Controller dapat terbuat dari sebuah chip atau chip set atau dapat pula terdapat dalam expansion boards.

Berikut ini dapat Anda lihat beberapa istilah yang terdapat dalam hard drive :

Karakteristik Drive Keterangan

Number of cylinders Bagian dari determinasi kapasitas. Hard drive menyimpan data dalam piringan aluminium atau plat kaca. Setiap permukaan pada piringan (atas dan bawah) terdiri atas bagian track melingkar magnetik. Sebuah silinder adalah gabungan dari track yang berhubungan.

Number of heads Bagian dari determinasi kapasitas. Terdapat dua head untuk tiap hard drive (satu di atas dan satu di bawah). Head tersebut yang membaca dan menulis data pada piringan.

Number of sectors Bagian dari determinasi kapasitas. Setiap track dalam setiap piringan terdiri atas bagian-bagian atau seksi-seksi (sektor). Pada umumnya, setiap sektor mengandung jumlah data yang sama.

Zone Bit Recording (ZBR) Menerangkan apakah jumlah sector per track tetap atau tidak.

Access Time Karakteristik bentuk drive. Adalah banyaknya waktu yang diperlukan untuk head menemukan data yang spesifik didalam hard drive.

Data transfer rate Kecepatan pemasukan system data dari hard drive ke komputer atau dari komputer ke hard drive dan dibagi atas dua langkah proses.

Drive interface type konfigurasi yang memberikan informasi jenis interface apa yang digunakan untuk menghubungkan hard drive. Kebanyakan menggunakan Enhanced Integrated Drive Electronics (EIDE) dan lainnya menggunakan Small Computer System Interface (SCSI).

DMA DMA merupakan mekanisme transfer data antara hard drive dan memory induk yang menonaktifkan CPU dari proses transfer. Penggunaan DMA membutuhkan driver Sistem operasi dan BIOS yang mendukung spesifikasi DMA.

Programmed Input/Output PIO merupakan metode transfer data yang paling popu-

(PIO) ler. Mempunyai 5 mode, tiap jenisnya menetapkan rata-rata transfer maksimum yang berbeda dan penggunaan CPU dalam proses transfer data. PIO transfer data ke dan dari disk controller melalui I/O ports.

Di dalam harddisk ditemukan bahwa terdapat 512 bytes per sector yang merupakan tetapan, sedang untuk jumlah track, jumlah piringan dan jumlah sector bervariasi. Kebanyakan pabrikan tidak memberitahukan jumlah piringan dalam harddisk tetapi jumlah head, yang sama dengan jumlah permukaan. Sebagai contoh pada modern disk :

a. 16,383 cylinder

b. 16 head

c. 63 sector per track

d. 512 bytes (0.5k) data tiap sector

Total dari seluruhnya, terdapat sebuah 8.4 Gb drive.

Menurut modelnya, disk drive berotasi antara 3600 dan 12,000 rpm (revolutions per minute). Bisanya kecepatan kumparan sebuah disk baru bervariasi antara 5400 dan 7000 rpm. Untuk disk yang berkecepatan 3600rpm, satu setengah putaran memerlukan 1/7200 menit = 60/7200 detik = 8.33 ms. Ini menggambarkan banyaknya waktu yang digunakan system dalam bekerja, semakin tinggi kecepatan kumparan (rpm), semakin tinggi kemampuan pembacaan.

Berikut ini daftar standart kecepatan pergerakan kumparan, rata-rata perputaran dan rotasi terburuk (dalam miliseconds). Perhitungan rata-rata perputaran berdasarkan setengah putaran pada disk dan rotasi terburuk berdasarkan satu putaran penuh disk.

Kecepatan Kumparan Rata-rata Perputaran Perputaran Terlama

(rpm) (dalam ms) (dalam ms)

3600 8.3 16.7

4500 6.7 13.3

5200 5.8 11.5

5400 5.6 11.1

6300 4.8 9.5

7200 4.2 8.3

10,000 3.0 6.0

12,000 2.5 5.0

8. Keyboard

Keyboard merupakan alat input yang paling utama pada PC. Dengan semakin berkembangnya teknologi pada PC maka keyboard juga semakin berkembang. Terdapat tiga jenis keyboard yang paling sering digunakan yaitu :

  1. Original PC atau XT keyboard (83 keys)
  2. Original AT keyboard (XT + SysReq for OS/2 + 10 Function Keys)
  3. 101-107 key PS/2 keyboard (AT + 2 Function keys à F11 dan F12)
  4. Keyboard 79, 82 Key untuk Note Book (Laptop)

Perbedaan besar antara XT dan AT adalah keyboard XT meletakkan keyboard microprocessor di dalam keyboard dan microprocessor AT keyboard diasumsikan berada pada motherboard. Pada umumnya keduanya tidak kompetibel, keyboard XT tidak dapat digunakan pada AT begitu pula sebaliknya. Untuk 102-key (enhanced keyboard) dapat bekerja pada berbagai komputer tanpa modifikasi.

Keyboard Wireless

Pada keyboard jenis terbaru pada umumnya mempunyai beberapa key yang dapat meningkatkan kecepatan kerja, seperti Windows key untuk membuka Window Start menu, menu key yang beroperasi seperti klik kanan mouse dan key yang dapat menghubungkan ke Internet. Beberapa key dengan bantuan driver dan software khusus dapat menampilkan pekerjaan yang sering Anda kerjakan atau bekerja dengan program yang Anda pilih. Key ini biasa disebut dengan HotKeys.

Keyboard dan mouse dengan interface PS2

9. Mouse

Mouse adalah alat bantu input yang lebih sederhana dibandingkan dengan keyboard. Berbeda dengan Keyboard yang bekerja dengan alpha numeric dan mengirimkan kode-kode ASCII ke komputer, mouse bekerja secara digitized. Dilayar monitor akan tampak pointer mouse yang umumnya berbentuk panah kecil, dan pointer mouse akan bergerak mengikuti arah gerakan mouse kita pada mouse pad.

Selain pointer, mouse mempunyai 2 atau 3 buah tombol yang dalam penggunaannya disebut dengan Point And Click. Akan tetapi pada beberapa mouse modern memiliki tombol tambahan dan roda untuk pergerakan, zoom agar seleksi dapat lebih mudah.

Microsoft IntelliMouse Explorer mempunyai lima tombol terprogram yang dapat digunakan dengan program standart dan program yang berhubungan dengan aplikasi Internet, juga mempunyai roda yang dapat zoom in dan zoom out atau berputar.

Pada generasi awal mekanik utama mouse adalah bola yang terdapat pada bagian bawah mouse. Bongkar mouse dan akan Anda temukan tiga roda kecil yang berputar apabila bola bergerak.Dua buah roda diantaranya dimonitor secara elektronis. Pada saat mereka berputar mereka mengirimkan sinyal berapa banyak mereka berputar kepada komputer. Kedua roda saling tegak lurus dengan yang lainnya, jadi salah satunya untuk pergerakan X axis dan yang lain untuk pergerakan Y axis. Roda yang ketiga hanya untuk menyeimbangkan bola dengan yang lainnya.

Mouse generasi terbaru saat ini sudah menggunakan infrared sebagai sensor gerak, tidak memerlukan pad sebagai alas. Kebanyakan mouse terhubung ke PC dengan menggunakan serial port, namun mouse generasi terbaru menggunakan USB atau interface sendiri.

Terdapat beberapa jenis mouse interface, tetapi yang paling sering digunakan adalah Microsoft bus mouse interface dan IBM PS/2 interface, yang mirip dengan Microsoft interface lain, InPort Interface. Seluruh interface tadi menggunakan mini-DIN connector sebagai stekernya. Microsoft bus interface hanya bekerja pada interrupts 2, 3, 4 atau 5. PS/2 interface biasanya terhubung langsung dengan motherboard, biasanya menggunakan hubungan pada IRQ 12.

10. CD-ROM/ DVD-ROM DRIVE

Keduanya digunakan untuk memutar piringan CD maupun DVD-ROM.Kecepatan dirve CDROM bervariasi mulai dari 4X, 8X,24X sampai dengan 56X.Pada awalnya kecepatan transfer data CDROM pertamakali sebesar 150 KB/s.Jadi CDROM berkecepatan 52X mempunyai kemampuan mentransfer data 52X150KB/s=7800KB/s Interface yang digunakan biasanya berupa IDE (Integrated Drive Electronic). Sedangkan DVD ROM Drive terkenal karena kemampuannya membaca format disk sampai kapasitas lebih dari 4 GB dibandingkan dengan CD ROM yang hanya berkapasitas 800 MB.

Baca juga: Cara Mengetahui Video Yang Sedang Populer di Youtube Terbaru

Bagian 3. PRINSIP KERJA KOMPUTER

Cara Kerja Komputer

Pada saat komputer dinyalakan, maka BIOS (Basic Input Output Sistem) pada komputer akan mencoba mengenali perangkat keras yang dimilikinya, dan kemudian menempatkan / memanggil sistem operasi untuk menjadi landasan bekerja aplikasi yang merupakan interaksi langsung antara manusia / user dengan komputer.

Ketika user melakukan input data melalui input unit, maka data tersebut diteruskan di main storage / (RAM) untuk disimpan sementara. Setelah itu Control Unit akan mengecek apakah data perlu diperhitungkan atau tidak, jika diperlukan ia masuk ke ALU (di-prosessor), setelah diadakan perhitungan disimpan kembali di RAM dan control unit akan mengecek ulang apakah data mau dilihat dimonitor atau dicetak ke printer atau juga akan disimpan secara permanen pada media storage seperti floppy disk dan hard disk atau yang lain.

B I O S (Basic Input Output System)

Sebuah Komputer apabila dinyalakan tidak dimulai dengan Windows, atau MS-DOS, dan operating system yang lainya. Sebelum komputer dapat bersiap-siap memenuhi keinginan penggunanya, sebuah program harus dijalankan terlebih dahulu sehingga komputer dapat berfungsi dengan benar, program yang dimaksud adalah Basic Input Output System (BIOS)

Secara otomatis PC menjalankan Boot Routine dalam BIOS. Program ini terutama bertugas menjaga agar komputer berfungsi dengan benar. Power-On Self Test (POST) memeriksa Hard Disk, CPU, dan serangkaian komponen sistem penting lainnya. Berikutnya Start-Routine mencari komponen BIOS lain, yang misalnya terdapat pada peripheral card. Untuk dapat menjalankan Test-Routine sendiri saat komputer dinyalakan, SCSI-Controller biasanya sudah dilengkapi dengan komponen semacam itu. Kini Routine ini menjalankan tugasnya.

Untuk menjalankan system operasi, dengan metoda sederhana BIOS mengambil informasi dari sektor pertama Hard Disk ini terdapat banyak informasi termasuk mengenai pembagian partisi. Kemudian dari partisi boot dikeluarkan sebuah program boot kecil, yaitu Bootstrap Loader. Program ini lebih pintar dibandingkan dengan program BIOS, Bootstrap Loader mengenali struktur file pada media, sehingga dapat memanggil setiap file. Bootstrap Loader ini digunakan untuk memasukkan dan menjalankan Start-Routine dari sistem operasi yang sebenarnya pada memory utama.

Bila system berjalan, tugas BIOS masih belum selesai. BIOS menjadi perantara antara dua dunia yakni Hardware dan Software. BIOS dapat berhubungan langsung dengan Hardware, memungkinkan sistem operasi mengakses hardware, sementara program-program lainnya berhubungan dengan system operasi. Karena BIOS disimpan dalam sebuah komponen hardware, BIOS hampir menjadi bagian dari hardware (dikenal sebagai Firmware) yang tahu benar sifat-sifat perangkat.

ROM BIOS terdiri dari beberapa macam, antara lain :

– ROM AMI BIOS

– ROM ISA BIOS

– ROM MR BIOS

– ROM WIN BIOS

– Dll

Disetiap ROM BIOS terdapat beberap beberapa utility untuk men-setting sebuah komputer seperti AMIBIOS SIMPLE berikut : 

AMIBIOS SIMPLE SETUP UTILITY – VERSION 1.19

(c)1998 American Megatrends, Inc. All Rights Reserved

Standart CMOS Setup

Advanced CMOS Setup

Power Management Setup

PCI / Plug and Play Setup

Load Optimal Settings

Load Best Performance Settings

Peripheral Setup

CPU PnP Setup

Change Supervisor Password

Auto-Detect Hard Disks

Save Settings and Exit

 

ESC : Quit ­¯« : Select Item      (Shift) F2 : Change Color     F5 : OldValues

F6 : Optimal Values             F7 : Best Performance values     F10 : Save&Exit

Standart CMOS setup for changing time, date, hard disk type, etc.

 Anda dapat menggunakan tombol panah untuk menyorot option pada menu utama. Menekan Enter untuk mengaktifkan pilihan yang telah disorot. Untuk keluar setup Utility, tekan tombol Escape.

Beberapa opsi pada menu utama memiliki tabal dari masing-masing value yang terisntall. Pada halaman ini, tombol panah digunakan untuk menggeser penyorot dan tombol PgUp, PgDn untuk mengganti isi dari masing-masing pilihan. Opsi lain pada menu utama memerlukan jawaban dari pertanyaan Yes atau No dengan menekan tombol Y dan N.

Jika sudah melakukan perubahan pada setup utility, tekan F10 untuk menyimpan perubahan dan keluar dari utility. Penekanan F5 akan mereset pilihan ke pilihan Original. Penekanan F6 untuk menginstall setup utility dengan pilihan default. Penekanan F7 untuk menginstall setup utility dengan pilihan High-performance.

Biasanya untuk masuk mode setup BIOS sepert CMOS BIOS, AMI BIOS serta beberapa mode BIOS lain, maka pada saat komputer pertama kali diaktifkan kita bisa menekan tombol del.

Untuk setup mode IBM BIOS kita harus menekan tombol F1, sedangkan untuk BIOS Setup mainboad dengan Chip Intel ada yang menggunakan tombol F2, sedangkan untuk mode setup mesin Compaq user terlebih dulu harus memasukkan disket setup BIOS-nya, agar bisa melakukan setting yang diinginkan.

Bagian 4. INSTALASI KOMPUTER

I. Persiapan

Sebelum merakit PC ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar dapat melakukan perakitan dengan efisien dan efektif, yaitu :

  • Dokumentasi PC atau komponen-komponen (termasuk informasi yang berupa peringatan).
  • Wadah untuk meletakkan mur pada saat instalasi.
  • Obeng yang sesuai.
  • Kertas dan pulpen untuk mencatat atau menggambar diagram atau informasi dari PC lain sebagai perbandingan dalam perakitan PC.
  • Ruang yang cukup untuk bekerja (dengan penerangan yang baik).
  • Pelindung siku antistatic (jika ada).
  • Pastikan power tidak terhubung dengan sumber listrik.

Setelah hal-hal diatas telah dipersiapkan, maka kita bisa memulai perakitan dengan memperhatikan :

1. Apakah PC masih Garansi. Jika ya, pikirkan kembali untuk membuka PC. Karena bila tanda garansi dibuka akan menonaktifkan garansi yang berlaku.

2. Temukan tempat yang cukup luas, tempat yang bersih dengan penerangan yang baik.

3. Pastikan peralatan yang ada dapat digunakan termasuk wadah untuk mur, peralatan dan benda-benda kecil lainnya.

4. Matikan PC dan semua yang berhubungan dengannya.

5. Pindahkan monitor kesamping.

6. Buka mur dan covernya.

7. Gambarkan susunan komponen sebelum membongkar sesuatu didalam PC seperti :

  • Tipe dan peletakan dari berbagai kabel.
  • Lokasi dan status dari DIP switch dan jumper.
  • Koneksi pada motherboard, termasuk power supply, speaker dan keyboard.

8. Mulailah membuka komponen

9. Keluarkan board, letakkan pada tempat yang bersih dan aman.

10. Keluarkan drive termasuk mur dan kabelnya, letakkan pada tempat yang bersih dan aman.

11. Keluarkan power supply.

12. Keluarkan CPU/Processor dari socketnya.

13. Keluarkan motherboard jika diperlukan dan letakkan pada antistatic field yang lembut.

14. Lihat kembali komponen yang telah dibuka.

II. Memilih Peralatan.

  • Obeng (screwdriver).

Ada berbagai jenis obeng yang dapat dipergunakan dalam merakit komputer, antara lain :

*Straight slot

Straight slot merupakan obeng yang terdiri dari sebatang besi (metal) yang ujungnya pipih atau biasa disebut sebagai obeng (-).

*Philips

Merupakan obeng yang memiliki empat buah belahan yang meruncing pada bagian ujungnya atau biasa disebut sebagai obeng (+).

*Torx

Merupakan obeng yang mempunyai 6 sisi, membentuk bintang pada ujungnya. Obeng jenis ini pada umumnya memiliki 15 ukuran. Untuk PC digunakan ukuran T-10 dan T-15.

  • Antistatic Wrist Strap (pengikat siku).

Ingat bahwa :

a. Listrik statik dapat menghancurkan chip.

b. Manusia menghasilkan listrik setiap saat.

c. Untuk merasakan listrik static setidaknya diperlukan lebih dari 2000 volts.

d. Anda dapat menghancurkan chip hanya dengan 35 volt saja.

Sangat mungkin pada saat anda memegang atau mengangkat board atau chip, tanpa terasa chip atau board telah rusak. Untuk menjawab masalah ini dipergunakan pelindung siku antistatik. Pada umumnya berupa bahan fibre elastis yang sesuai dengan siku dan terhubung dengan ground. Beberapa antistatik dihubungkan dengan menggunakan socket dinding dan yang lainnya mempunyai clip buaya yang dihubungkan dengan metal yang tidak mempunyai cat pada PC.

  • Retrieving Tools.

Merupakan alat yang bentuknya menyerupai jarum suntik dimana ujung satunya berupa tombol atau penyedot dan beberapa penjepit yang melengkung pada ujung yang lain (berbentuk seperti cakar). Pada umumnya digunakan untuk mengambil komponen kecil yang sulit dicapai.

v Tang dan Diagonal Cutter

Tang yang digunakan dalam perakitan PC adalah tang yang ujungnya panjang pipih. Diagonal cutter sering disebut sebagai tang potong yang digunakan untuk memotong kabel atau chip.

  • Chip Extractors (PLCC dan PGA)

Ada berbagai tipe IC (chip). Salah satunya dikenal sebagai Plastic Leadless Chip Carrier (PLCC) dan lainnya dikenal sebagai Pin Grid Array (PGA). Untuk chip PLCC sangat sulit untuk dibuka tanpa merusaknya kecuali menggunakan peralatan yang tepat. Sekarang, kebanyakan socket PGA (seperti processor Pentium) menggunakan socket zero insertion force (ZIP) dan untuk membukanya tidak diperlukan alat khusus.

III. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merakit / membongkar PC

  1. Pastikan perlu atau tidak membongkar PC.
  2. Pastikan Anda mempunyai ruang yang memadai.
  3. Sediakan tempat untuk peralatan kecil.
  4. Back up Konfigurasi.
  5. Cabut kabel listrik yang berhubungan dengan PC.
  6. Pisahkan monitor dari PC, letakkan disamping PC.

IV. Diagram

Pastikan Anda menyediakan kertas dan pulpen untuk mencatat perangkat yang dirakit/dibongkar. Mengapa demikian? Pada saat Anda mencabut sesuatu, mungkin saja pemasangannya kembali tidak mudah kecuali Anda memiliki diagram yang baik. Jika tidak terdapat tanda yang jelas pada kabel, Anda dapat menandainya dengan spidol (marker). Mesin pada PC bukanlah seperti buku pada perpustakaan, tidak masalah jika memberi tanda pada PC. Ingat bahwa rencana semula adalah memperbaiki PC atau biarkan seperti keadaan semula. Anda mungkin tidak dapat memperbaikinya tetapi tentunya tidak ingin keadaan lebih buruk dari semula. Yang perlu diperhatikan antara lain :

V. Data Kabel.

Data kabel atau biasa disebut juga Ribbon Cables adalah kebel tipis yang dihubungkan dengan pin yang terdapat pada papan sirkuit (Mainboard). Untuk pemasangannya mempunyai aturan tersendiri. Pada data kabel ini terdapat strip pada salah satu sisinya (bisanya berwarna merah). Akan tetapi beberapa manufaktur menggunakan penggalan strip miring sepanjang salah satu sisi data kabel, jadi lihat baik-baik jika Anda tidak melihat strip pada data kabel tersebut.

Sementara Anda membuat diagram kabel dan peletakan kabel, jangan lupa membuat diagram kabel yang tidak terpasang. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi kesalahan pemasangan pada papan sirkuit. Karena bukan tidak mungkin pada saat Anda melihat ada pin yang tidak terpasang pada papan sirkuit, maka Anda mulai bertanya, ”Hmmm… konektor yang ini dipasang dimana ya?”.atau “Kabel apa yang dipasang disana ya?” dan Anda mulai kreatif, pasang sini atau coba pasang ditempat sana, dan biasanya menghasilkan hal yang buruk (pemasangan konektor/jumper yang salah dapat mengakibatkan terbakarnya perangkat tersebut).

VI. Board dan Peletakan Kabel.

Pada umumnya orang bertanya, “Apakah penting memilih slot yang akan digunakan pada Mainboard ?”.

Tergantung, pada umumnya pada saat Anda mencabut suatu board dari slotnya maka Anda juga harus memasukkannya pada slot yang sama. Sebenarnya, ada beberapa tipe slot yang digunakan pada motherboard.

Sebagai contoh, salah satu jenis slot pada motherboard disebut sebagai ISA slot dan lainnya disebut PCI slot yang mempunyai conector yang berbeda. Jika memasukkan board pada slot yang berbeda maka PC akan memberikan banyak pesan kesalahan atau banyak file yang gagal berjalan pada saat Anda menyalakan PC kembali.

Beberapa board memerlukan peletakan pada slot aslinya karena alasan elektrik. Anda mungkin tidak mendapat rute ke dan dari board kecuali Anda meletakkannya pada slot yang sesuai.

VII. Jumper dan DIP Switch

Catat penempatan jumper atau DIP Switch menjaga apabila Anda secara tidak sengaja merubah jumper atau menggeser DIP Switch sehingga dapat mengembalikan penempatannya.

VIII. Kesalahan yang sering timbul dalam perakitan PC.

Ada beberapa kesalahan yang sering terjadi pada perakitan PC, antar a lain :

  • Peletakan Motherboard yang buruk.
  • Pemasangan kabel data yang salah.
  • Penanganan board yang salah.
  • Lupa memasang kabel Power.
  • Pengaturan kabel yang buruk.
  • Lupa memasang kembali kabel Speaker, keylock dan baterai.
  • Panik pada saat tidak dapat menyalakan PC kembali.

IX. Tips

Perlu diperhatikan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam membuat diagram pada saat merakit PC dan membandingkannya dengan dokumentasi pada saat melakukan penggambaran :

  • Coba untuk melihat dari perspektif yang sama dalam membuat diagram dan melihat motherboard.
  • Selalu cari komponen-komponen besar pada motherboard seperti CPU dan PCI slot pada diagram atau dokumentasi. Jika motherboard dan diagram yang Anda buat menunjukkan empat PCI slot akan tetapi pada dokumentasi menunjukkan tiga atau empat, Anda munking tidak melihat pada diagram yang benar.
  • Apabila Anda melihat perbedaan pada dokumentasi dan diagram yang Anda buat, tanyakan pada Web site produsen dari motherboard tersebut. Terkadang, Anda akan menemukan materi terbaru atau yang benar dari produsen dokumentasi/manual.
  • Jika perbedaan antara diagram dan dokumentasi, beri catatan kecil pada diagram dan dokumentasi Anda.

Bagian 5. LANGKAH-LANGKAH PERAKITAN PC

Step-By-Step Merakit PC

  • Peralatan utama yang anda butuhkan untuk merakit PC adalah obeng.
  • Sebaiknya 1 set obeng lengkap. Apabila tidak memungkinkan, sebuah obeng (+) berkualitas baik sudah memadai.
  • Hal lain yang perlu diperhatikan ialah hindari listrik statis dari tubuh anda. Karena komponen PC termasuk sensitive terhadap gangguan yang bersifat elektrik, sehingga bisa menyebabkan kerusakan komponen PC. Meskipun kasus ini jarang terjadi.
  • Untuk menghindarinya anda bisa menggunakan gelang anti staik atau dengan menyentuh bagian casing yang logamnya.

Satu hal yang harus anda ingat sebelum merakit ialah :

Jangan menyambungkan catut daya (power supply) pada casing dengan jala-jala listrik sebelum anda yakin benar bahwa semua komponen telah selesai dipasang dengan benar.

  • Langkah pertama adalah memasang prosessor dan memori di motherboard.

Hal yang harus diperhatikan adalah bahwa kecepatan bus telah disesuaikan dengan kecepatan prosesor. Kalau Anda lupa melakukan ini, maka kecepatan prosesor yang sebenarnya 166 MHz bisa menjadi hanya 150 MHz.

Di buku petunjuk dijelaskan bagaimana menyesuaikan kecepatan bus motherboard ini. Kalau tidak mau repot-repot,mintalah orang toko menyesuaikannya untuk Anda ketika anda membeli motherboard itu.

  • Setelah prosesor dan modul RAM terpasang di motherboard.

Anda buka tutup casing dan keluarkan semua isinya (skrup-skrup dan pin-pin). Pasang pin-pin tsb di lubang yang sudah tersedia di motherboard setelah dicocokkan dengan lubang-lubang yang ada di chassisnya. Tinggalkan beberapa lubang untuk skrup. Masukkan motherboard pelan-pelan, kemudian posisikan dengan baik tanpa terlalu banyak menekan motherboard itu. Setelah posisinya tepat, pasang skrupnya supaya motherboard ini tidak bergerak-gerak lagi.

  • Langkah berikut adalah memasang hard disk.

CD-ROM drive dan floppy diskette drive. Anda pasti langsung bisa melihat dimana keduanya bisa dipasang. Tentu saja CD-ROM drive dan floppy diskette drive harus dapat diakses dari depan. CD-ROM drive membutuhkan tempat yang lebih besar, yaitu 5,25 inci. Anda tinggal pasang semuanya dengan hati-hati. Hard disk harus diperlakukan dengan ekstra hati-hati, karena komponen ini peka terhadap benturan.

  • Setelah motherboard, hard disk, floppy diskette drive dan CD-ROM drive terpasang,

langkah berikutnya adalah memasang graphics card. Anda juga akan dapat menemukan slot PCI atau AGP di motherboard dengan cepat. Barangkali Anda harus membuka tutup expansion card terlebih dahulu sebelum bisa memasang graphics card ini di slotnya. Tutup ini biasanya diskrupkan ke bagian belakang dari casing. Mungkin Anda juga perlu mendorong card ini supaya bisa masuk ke dalam slotnya di motherboard. Setelah graphics card terpasang baik, skrupnya dipasang agar card ini tidak bergerak-gerak lagi.

  • Konektor kabel power dari power supply AT ke motherboard mempunyai bentuk yang berbeda dari konektor kabel power lainnya.

Anda akan menemukannya dengan mudah, karena hanya ada dua kabel dengan konektor yang serupa. Anda perlu hati-hati memasangnya ke motherboard, dan kabel-kabel dengan warna hitam harus berada di tengah-tengah. Kalau terbalik memasangnya, PC tidak akan mau hidup. Akan lebih mudah apabila power supply yang digunakan jenis ATX, karena hanya mempunyai satu konektor dan tidak mudah terbalik dalam memasangnya. Jangan lupa memasang kabel power fan pendingin yang terdapat di atas prosesor.

  • Langkah berikutnya adalah memasang kabel-kabel data.

Kabel data ini mempunyai ciri penomoran dengan strip warna merah yang sebagai tanda (dari disinilah nomor konektor satu dimulai). Cari di buku petunjuk motherboard di mana letak konektor untuk kabel hard disk Master. Perhatikan letak Pin nomor 1 kabel dan konektor. Untungnya motherboard yang baik sudah didesain sedemikian rupa sehingga kita tidak mungkin keliru memasang kabel-kabel ini.

  • Setelah kabel data dari motherboard ke hard disk terpasang, kita pasang kabel data dari motherboard ke floppy diskette drive and CD-ROM drive. Biasanya konektor motherboard ke kabel data untuk CD-ROM drive adalah konektor hard disk yang kedua.
  • Setelah itu, Anda tinggal memasang kabel port serialdan paralel.

Letak masing-masing konektor di motherboard dapat Anda temukan di buku petunjuk. Inilah sebabnya buku petunjuk ini mutlak harus ada.

  • Langkah berikut adalah memasang kabel power untuk hard disk, CD-ROM drive dan floppy diskette drive. Yang terakhir ini bentuknya lebih kecil. Semua berasal dari power supply, yaitu kotak yang berada di belakang dimana kabel listrik masuk. Setelah semua terpasang dengan baik, kabel data dari monitor dihubungkan ke graphics card dan semua kabel power ke listrik di pasang. Mouse dan keyboard juga dipasang. Kalau semua beres, dilayar akan muncul tampilan. Tentu Anda harus menyesuaikan BIOS dengan komponen yang ada. Biasanya ini dilakukan dengan menekan tombol Del. Untuk membaca hard disk.
  • Kalau bingung, pergilah ke buku petunjuk motherboard. Disana ada petunjuk untuk melakukannya.
  • Kalau hard disk sudah dikenali, Anda tinggal memformatnya dan menginstall sistem operasi (Windows 98, atau Windows XP misalnya).
  • Kemudian meng-install driver untuk motherboard, graphics card, dan driver lainnya, kemudian baru menginstall program-program kesayangan Anda.

Selamat mencoba dan semoga sukses !!!

Bagian 6. PERAWATAN DAN PERBAIKAN KOMPUTER

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja PC Anda, antara lain :

  1. Panas yang tinggi.
  2. Debu
  3. Magnetik
  4. Sengatan Elektromagnetik (petir).
  5. Salah memilih Voltase dan keluaran dari Power.
  6. Air dan korosi.
  7. Persiapan

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai, seperti :

  • System backup software dan media yang dapat digunakan untuk menyimpan data yang penting dalam PC.
  • Diagnostic Software seperti SCANDISK dan produk tambahan seperti disk tools, virus scanner dan berbagai check utilities lainnya untuk menjaga apabila ada masalah yang mungkin timbul.
  • Obeng nonmagnetik untuk membuka tutup PC dan membuka expansion board serta peralatan dalam PC seperti drive, harddisk dan lain sebagainya.
  • Wadah untuk mur dan perlatan selama melakukan perawatan.
  • Antistatic untuk menghindari arus Static sewaktu bekerja didalam PC.
  • Conector Cleaner untuk membersihkan (kain/serbet).
  • Karet atau bahan yang dapat digunakan untuk mengorganisir kabel agar tidak bersliweran tak menentu.
  • Alat peniup debu atau kuas yang lembut.

Perawatan dan perbaikan

Hal yang perlu diperhatikan adalah :

  1. Apakah instalasi perkabelan eksternal sudah benar.
  2. Apakah konektor sudah dibaut dengan benar.
  3. Peralatan apa saja yang terhubung dengan PC
  4. Apakah PC dekat dengan jendela?
  5. Apakah bagian PC terkena sinar matahari secara langsung pada siang hari?
  6. Pastikan harddisk mempunyai backup.
  7. Jalankan Diagnostic utility. Adalah ide yang baik jika menjalankan SCANDISK untuk melihat persentase cluster yang mungkin hilang.
  8. Jika menggunakan komputer DOS, periksa AUTOEXEC.BAT dan CONFIG.SYS untuk menemukan problem seperti kelebihan jumlah BUFFERS misalnya.
  9. Jika menggunakan komputer Windows, lihat pada file INI dan juga perhatikan juga apabila system menunjukkan banyak pesan kesalahan seperti missing device atau conflik serta crash dalam program dengan catatan spesifik tentang stack atau buffers misalnya.
  10. Bongkar PC.
  11. 10. Groundkan diri Anda.
  12. 11. Bersihkan konektor dengan menggunakan cleaner dan serbet.
  13. 12. Tekan chip yang terdapat pada motherboard untuk mengetatkannya.
  14. 13. Gunakan alat peniup debu untuk membersihkan sirkuit board pada motherboard dan harddisk.
  15. 14. Pasang kembali PC. Pastikan seluruh kabel terpasang dengan benar pada tempatnya.
  16. 15. Jalankan kembali program diagnostik.
  17. 16. Pastikan semua obeng yang dibutuhkan ada.

Bagian 7. PC COMPONENT

Feature

Contoh Umum

Keterangan

Harddisk/ storage adapter

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CD-ROM speed, interface

 

 

 

 

CD Recorder (CDR) CD rewriteable (CD-RW) atau CD burner

 

 

DVD (digital versatile disc)

 

 

 

 

 

Video board (Video Adapter)

 

 

 

 

 

 

 

 

Sound Card

 

 

 

 

 

LAN board

 

ATA/IDE, EIDE, SCSI, SIDE (Serial IDE)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

EIDE atau SCSI

 

 

 

 

 

IDE, EIDE, SCSI, USB

 

 

 

 

 

 

Biasa digunakan untuk distribusi film, juga mulai digunakan untu distribusi software

 

 

 

Produsen saat ini: 3Dfx, ATI, Diamond, STB, Matrox, S3, Cirrus, Chips & Technologies

Tipe Standart:(VGA)

Video Grafik Adapter SVGA, 8514 Adapter dan Extended Graphic Array (XGA)

 

8-bit, 16-bit, 32-bit, 64-bit, 128-bit, FM, MIDI dan waveable audio device

 

 

 

Ethernet, Token Ring, FDDI, ATM dan ARCnet

Interface controller yang memung-kinkan komputer untuk berkomu-nikasi dengan hard drive dan CD-ROM. Kebanyakan komputer saat ini menggunakan EIDE sebab harganya yang murah. EIDE menggunakan kabel 40-pin untuk drive interface. IDE dan EIDE sering digantikan dengan ATA pada terminologi umumnya. ATA-33 biasa disebut Ultra ATA 33 drive, dan ATA-66 dikenal sebagai Ultra ATA 66 yang memerlukan motherboard dengan BIOS khusus yang dapat mengenali kecepatannya. PC terbaru saat ini mulai menggunakan SIDE (Serial IDE) karena kemampuannya yg lebih baik dari EIDE

 

Pada dasarnya CD-ROM digunakan untuk distribusi data dan program saat ini. Untuk membaca atau load software dapat digunakan 16X. Bila digunakan untuk bermain game dibutuhkan drive 50X plus.

 

Drive yang memungkinkan sekali atau berulang-berulang penulisan CD-ROM disk. Biasanya digunakan untuk distribusi program atau musik. CD-ROM disk dapat menampung lebih dari 720 MB, tetapi banyak juga hanya menampung kurang dari 440 MB.

 

Setingkat lebih maju dari CD-ROM disk. Mampu menyimpan 26 kali lebih banyak dari data CD-ROM. Sementara CD-ROM mampu menyimpan sekitar 650 MB, drive DVD dapat menampung sebanyak 17 GB tergantung model drive dan disk yang digunakan.

 

Video board menentukan bagaimana gambar ditampilkan pada monitor. Juga memberi pengaruh pada jenis software yang dapat dijalankan dan seberapa cepat data dapat ditam-pilkan pada layar. Video board dibedakan berdasarkan jumlah warna dan pixel (jumlah titik pada layar) yang dapat ditampilkannya.

 

 

Sound card mendukung reproduksi sound dan musik dalam format 8-bit, 16-bit, 32-bit, 64-bit atau 128-bit. Suara tersebut direkam dan direpro-duksi menggunakan FM synthesis, MIDI control atau waveable.

 

LAN (Local Area Network) memungkinkan PC berkomunikasi dengan PC lain dan berbagi data dan printer. Untuk itu setiap PC dalam jaringan membutuhkan NIC (Network Interface Card). Terdapat berbagai macam tipe NIC, termasuk Ehternet, Token Ring, FDDI (Fiber Distributed Data Interface) dan ATM  (Asyncronous Transfer Mode).

 

 

Feature

Contoh Umum

Keterangan

 

Parallel port

 

 

 

 

 

Serial port

 

 

 

 

 

 

 

 

Universal Serial Bus

 

 

 

 

 

 

Main Memory RAM

 

 

 

 

 

 

Tipe CPU

 

 

 

 

 

Kecepatan CPU

 

Tipe Bus

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIOS manufacturer

 

Unidirectional, bidirect-ional, Enhanced Parallel Port (EPP) dan Enhanced Capabilities Port (ECP)

 

 

COM1, 2, 3, 4, 5, 6

 

 

 

 

 

 

 

 

Tersedia sebagai perangkat built in atau card tambahan

Keluaran dengan versi 1.1 dan 2.0 (yang mampu menyamai kecepatan transfer data Firewire)

 

16, 32, 48, 64, 96, 128, 256, 512 MB

 

 

 

 

 

 

Pentium, Pentium Pro, Pentium II, Pentium III, Pentium III Xeon, Celeron, Itanium, K5, K6, Athlon, Alpha, Thunder Bird

 

100 MHz – 3,5 GHz

 

PCI, PC Card (disebut juga PCMCIA), CardBus, PCbus (8-bit ISA), AT Bus (16-bit ISA), 16 or 32-bit Micro Channel Architecture (MCA), EISA, Local or VESA bus, Firewire

AGP bus

 

 

CMOS, AMI BIOS atau Americans Megatrends Inc; IBM; Compaq; Phoenix; Award. Dll.

 

Parallel port merupakan basic adapater untuk printer dan eksternal drive (seperti ZIP and rewriteable CD-ROM). Interfacenya menggu-nakan konektor Centronics atau biasa dikenal sebagai konektor DB-25.

 

Serial port merupakan adapter yang mensupport banyak jenis low-speed peripheral termasuk modem, serial mouse, digital camera, Personal Digital Assistant seperti 3Com Palm Pilot dan beberapa jenis scanner. Menghubungkan peripheral menggunakan interface yang disebut RS-232, biasanya berupa konektor jantan DB-25 atau DB-9.

 

Biasa disebut USB. Sebuah USB mendukung 127 perangkat dengan kecepatan lebih dari 12 juta bits per detik. Keyboard, mouse, scanner, digital camera dan modem adalah contoh perangkat yang dapat digunakan dengan USB.

Merupakan wadah untuk menyim-pan software yang sedang diproses.

 

Menentukan jumlah alamat memori sistem, jenis software yang dapat digunakan dan kecepatan kinerja. Untuk jenis terbaru menambah kemampuan pada penanganan grafik dan multiprocessor support.

Megahertz (MHz) dan gigahertz (GHz) merupakan ukuran kecepatan sistem.

 

Bus menentukan jenis papan sirkuit ekspansi yang dapat bekerja pada mesin. Seperti CPU, karakteristik bus adalah kecepatan dan kompatibilitas.

 

 

 

 

Bisa ada atau tidak ada dalam system Anda

 

 

 

 

 

 

Merupakan bus jenis baru yang didesain untuk video board yang sangat cepat.

 

BIOS (Basic Input/Output System) merupakan software control yang paling dasar untuk komputer. BIOS menentukan komputer bagaimana melihat bus, memory, floppy drive, harddisk dan bagaimana membaca program lainnya. BIOS berupa chip yang terdapat dalam motherboard.

 

 

 

 

Feature

Contoh Umum

Keterangan

Plug and Play compatibility

 

 

 

 

 

Jumlah L2 (level 2) static cache

 

 

 

 

 

Tipe RAM

 

 

 

 

 

 

 

 

System clock/ calendar

 

 

Keyboard

 

 

 

 

 

Floppy disk

 

 

 

Cartridge storage device

 

 

Jumlah expansion slot

 

Printer Control language

 

Identifikasi pada system PC apakah kompatibel PNP atau tidak.

 

 

 

 

256, 512, 1 MB

 

 

 

 

 

 

DRAM, EDO, SDRAM, Rambus DRAM, ECC, DDRRAM

 

 

 

 

 

 

Built in pada motherboard atau ditambahkan pada expansion board

 

Tampilan tombolnya sangat bervariasi

 

 

 

 

5 ¼”: 1.2MB; 3 ½”:1.44 MB, 2.88 MB (tidak umum),   LS-120

 

Iomega Jaz, Zip drive, Shark drive, Syquest drive, Castlewoodk Orb drive

 

3 – 10

 

 

Epson Code, HPPCL (LaserJet command), PostScript

 

 

PNP (Plug and Play) adalah standart yang memungkinkan komputer untuk mengindentifikasi peralatan yang ingin ditambahkan pada system. Saat ini masih terdapat hardware atau software (Windows 3.x dan Windows NT 4) non PNP.

 

Kebanyakan main memory lebih lambat dari CPU, menambah kecepatan membutuhkan biaya yang mahal. Untuk kebutuhan pening-katan kecepatan tersebut disertakan dalam PC “faster memory” dalam jumlah kecil yang disebut cache.

 

Selama main memory  lebih lambat dari CPU, produsen memory chip bekerja keras untuk memecahkan halangan tersebut. Memory tercepat saat ini adalah RDRAM dan DDRRAM yang diadopsi dari Inter dan dikembangkan oleh Rambus Corp. Rambus dapat berjalan diatas 600 MHz sementara SDRAM beroperasi pada 100 dan 133 MHz.

 

Digunakan untuk melihat waktu dan tanggal yang terdapat didalam system komputer.

 

 

Keyboard merupakan alat input utama di dalam komputer. Kebanyakan keyboard jenis terbaru sangat kompetibel, menggunakan konektor mini-DIN (PS/2) atau full-sized DIN interface atau USB.

 

Floppy disk merupakan removable media dengan kapasitas kecil untuk menyimpan data.

 

Alat ini bekerja seperti harddisk tetapi lebih lambat. Umumnya dihubungkan dengan parallel port, EIDE, SCSI atau USB.

 

Kebanyakan produsen besar hanya memberi 3 expansion slot.

 

Printer control language memberi-tahukan printer bagaimana menggaris bawahi kata, meletakkan gambar pada halaman dan mengganti jenis huruf.

 

Bagian 8. TROUBLESHOOTING PC PROBLEMS

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat diambil dalam penanganan masalah pada PC. Diantara langkah-langkah ini banyak yang dilakukan sebelum dicabutnya kabel power dan pembongkaran PC.

Persiapan

  • Dokumentasikan PC dan komponen-komponennya termasuk informasi garansi.
  • Wadah untuk menempatkan mur pada saat membongkar dan merakit PC.
  • Obeng yang dibutuhkan.
  • Pembersih konektor.
  • Bootdisk dan CD sistem operasi (jika dibutuhkan).
  • Diagnostic Utility.

Selanjutnya dapat Anda lakukan pemeriksaan pada software dan hardware, seperti :

  1. Periksa kesalahan operator atau kesalahan setup pada hardware atau instruksi yang terbalik pada PC.
  2. Pastikan semua kabel yang dibutuhkan terpasang pada tempatnya dengan benar.
  3. Periksa software, termasuk program files dan driver.
  4. Periksa tanda-tanda eksternal, seperti power LED yang berkedip atau tidak menyala sama sekali, suara-suara ganjil dan gangguan pada monitor.
  5. Jalankan program diagnostic.
  6. Jika semua perlakuan diatas gagal, bongkar PC. Matikan PC, lepaskan power, buka tutup casing dan lihat tata letak perkabelan dan koneksi power, peletakan board dan memory modul serta hal lain yang dianggap penting.

ATURAN UTAMA TROUBLESHOOTING

1. Catat segalanya.

2. Lakukan yang mudah terlebih dahulu.

3. Boot ulang dan coba lagi.

4. Sederhanakan software/hardware.

5. Lakukan penggambaran, pisahkan komponen dan test.

6. Jangan pernah berasumsi

7. Jangan percaya siapapun, Dokumentasi/manual terkadang tidak benar.

8. Lakukan observasi layaknya detektif.

1. Catat segalanya

Anda sudah mengetahui bahayanya tidak membuat dokumentasi PC. Dengan adanya dokumentasi yang baik akan memudahkan dalam mengembalikan penggantian/perubahan komponen yang Anda lakukan. Akan lebih baik apabila Anda membuat catatan kecil masalah yang timbul pada saat Anda melakukan pemeriksaan pada PC.

2. Lakukan yang mudah terlebih dahulu.

Troubleshooter yang tidak berpengalaman dan malas mencoba menghemat waktu dengan tidak membuat catatan, berbuat sebelum berpikir dan melalap semua komponen dan informasi konfigurasi sampai berhenti tanpa dapat memikirkan langkah selanjutnya.

Sementara itu troubleshooter yang berpengalaman melihat kedepan dan berpikir bagaimana bila tidak dapat memberbaikinya maka ia tidak ingin membuat lebih banyak masalah baginya jika tidak diperlukan. Dan kemudian membuat catatan dan diagram semua peralatan sehingga tidak perlu membuat rambutnya awut-awutan pada saat berusaha memasang kembali komponen komputer tersebut.Troubleshooter yang baik akan melakukan hal yang mudah terlebih dahulu, misalnya ada masalah pada Video dan bukan pada software maka ada empat hal yang harus diperiksa: motherboard, video board, kabel atau monitor. Yang mana akan diperiksa pertama? Yang mudah, kabelnya.

3. Boot ulang dan coba lagi.

Komputer dapat diaktifkan dengan adanya fluktuasi pada power suply berupa tegangan dengan durasi 4 millidetik. Itu artinya jika power hilang untuk 1/200 detik, tidak akan terlihat kedipan pada lampu dan TV. Akan tetapi beberapa bytes memori komputer menjadi teracak. Hasilnya program yang sedang berjalan dengan baik tiba-tiba berhenti.

Hal ini dapat terjadi karena hampir semua orang menggunakan mesin photocopy pada saat yang sama di gedung kantor Anda atau juga karena sengatan matahari yang mengganggu chip memory pada komputer. Itu tidak masalah, jawaban cepat atas semua masalah ini adalah ulangi dari awal dengan reboot komputer Anda.

4. Sederhanakan software/hardware.

Rata-rata PC mempunyai beribu screen saver, aplikasi, program yang bekerja pada background dan program driver untuk sound board, network card, video board, mouse dan lain sebagainya. Menentukan sumber masalah akan sangat sulit bila banyak interaksi antara software dan hardware.

Artinya adalah ide yang baik untuk mengurangi sebanyak mungkin sebelum memulai diagnosa PC tersebut. Sebagai contoh, boot tanpa network.

Memory resident atau program TSR (Terminate and Stay Resident, menunjukkan fakta bahwa memory resident tersebut tetap dalam memory) dapat mempengaruhi fungsi system. Dapat saja karena hal itu pada drive E: tidak dapat diformat karena terdapat software LAN yang terloading. Cek system operasi untuk pilihan clean boot atau lihat AUTOEXEC.BAT untuk memastikan program apa saja yang dijalankan dan lihat apakah masalah menghilang. Troubleshooting pada software sama seperti troubleshooting pada hardware: pecahkan dan taklukkan. Setiap bagian software yang berjalan adalah bagian dari system dan Anda ingin memperkecil jumlah bagian yang harus dihadapi, TSR adalah bagian termudah untuk disingkirkan.

5. Lakukan penggambaran, pisahkan komponen dan test.

Misalkan salah seorang teman Anda menanyakan, “Mengapa Microsoft Word tidak dapat diprint pada Printer Laser baru Saya?”.

Sederhana saja, katakan saja printer laser terhubung dengan kabel, terhubung dengan paralel port dan terhubung dengan motherboard yang menjalankan software. Maka jenis masalah dapat dibagi menjadi: printer laser, kabel, parallel port, motherboard dan software. Tiap bagian tersebut dapat diisolasi dan ditest. Untuk mengetest hardware terkadang membutuhkan peralatan yang mahal. Akan tetapi software dapat digunakan dengan banyak cara, yang paling sering yaitu dengan setup dan configurasi. Dengan menggunakan software akan lebih besar kesempatan menemukan jawaban permasalahan.

6. Jangan pernah berasumsi.

Akan sangat mudah untuk menyalahkan sesuatu. Jangan memberikan asumsi sebelum melakukan check dan recheck.

7. Jangan percaya siapapun, Dokumentasi/manual terkadang tidak benar.

8. Lakukan observasi layaknya detektif

Permasalahan dapat muncul dimana saja dan kapan saja, apakah masalah pribadi atau masalah sekolah. Pada umumnya lebih banyak orang mendiamkan masalah tersebut degan menyelesaikannya secara baik. Setiap persoalan pasti ada pemecahannya tergantung dari sudut mana kita memandang persoalan tersebut. Persoalan yang akan kita bahas adalah masalah sehari-hari yang menyangkut dengan komputer baik dikantor , dirumah atau dimana saja.

 

Masalah

Penyelesaian

Disk Drive tidak bisa membaca

1. Bersihkan diskdrive dengan menggunakan diskcleaner

2. Cek kabel interface diskdrive dan power ke connector drive

3. Ganti disket

4. Format disket dengan perintah DOS

5. Cek apakah disket terserang Virus Boot Sector

Harddisk menimbulkan bunyi gemeretak

1. Head Harddisk mulai rusak

2. Backup data dan cari pengganti Harddisk

Monitor tidak ada tampilan

1. Cek VGA card

2. Cek kabel monitor sudah terpasang ke VGA

3. Ganti VGA atau Monitor

4. Cek kabel Pin pada monitor (ada yang bengkok/patah/terlipat)

Gerakan mouse tersendat-sendat

1. Bersihkan Mouse

2. Ganti Kabel Mouse

Komputer Sering Hang

1. Cek FAN pada motherboard (CPU)

2. Ganti Memori

3. Cek setting pada komputer

4. Cek Virus

5. Ganti Processor

CD-ROM Drive tidak bisa membaca

1. Cek Kabel, power

2. Cek setting pada file CONFIG.SYS DEVICE=C:\SBCDIDE.SYS /D:CD007

3. Clean head CDROM dengan CD Cleaner

MPEG Card, jalan sering hang

1. Cek Memori

2. Cek setting pada card MPEG

3. Cek file yang di-install (drive MPEG)

4. Ganti MPEG card

Soundcard tidak ada nada bunyi

1. Cek hubungan kabel antara speaker dengan soundcard atau kabel power speaker (ACTIVE)

2. Cek driver yang dipergunakan

3. Setting IRQ dan ADDRESS

4. Cek Kabel CDROM-Drive interface dihubungkan dengan soundcard

Modem tidak hidup

1. Cek hubungan kabel adaptor ke modem (Eksternal)

2. Cek kabel Modem terhubung ke komputer ( COM1/COM2)

3. Cek kabel telepon (Line in) ada nada bunyi (TONE)

4. Cek Driver yang di-install

Tidak bisa booting dari CD-ROM Drive

1. Cek pada BIOS setup (CMOS SETUP)

2. Cek Kompatibilitas CD_ROM Drive

Mengenali kode “BIP” jika terjadi masalah pada saat POST.

Seperti telah dijelaskan, apabila BIOS mendeteksi ada kesalahan pada saat POST (booting awal), maka akan dikirim pesan kesalahan (error message). Jika hal ini terjadi, maka BIOS akan mengeluarkan suara “bip” yang memiliki pola tertentu sesuai dengan kesalahan yang dideteksinya.

Suara ‘bip’ tunggal pada saat booting setelah tampilnya pesan start-up pada monitor adalah normal dan tidak ada kegagalan.Jadi ‘bip’ yang dimaksud disini adalah yang dihasilkan pada saat prosedur POST belum selesai dan belum ada informasi apapun di layar monitor. Kode ‘bip’ BIOS ini tergantung dari tipe dan versi bios yang anda miliki.Yang popular adalah AMI dan AWARD BIOS.

· AMI BIOS

1X

Kegagalan Refresh DRAM.Sistem mempunyai masalah mengakses memori untuk me-refresh-nya.

2X

Kegagalan rangkaian parity.Pada data yang ditransmisikan komputer, bisaanya ditambahkan parity bit untuk mendeteksi dan mengkoreksi error.Pekerjaan ini dilakukan oleh rangkaian parity yang dilakukan oleh komputer.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh memori atau mobo.

3X

Kegagalan base memori 64 K.Base memori 64 K adalah memori pertama yang ada pada RAM.Kegagalan ini bisa disebakan oleh slot memori yang dikelompokkan dalam modul memiliki chip yang rusak.Hal ini berhubungan dengan kerusakan mobo.

4X

Kegagalan system timer.Kemungkinan terjadi kesalahan satu atau lebih pada system timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada mobo.

5X

Kegagalan prosesor.Disebakan prosesor terlalu panas atau tidak terpasang ke slot/socket-nya dengan benar.

6X

Kegagalan keyboard controller/gate A20, yaitu pada chip pada mobo yang mengatur fungsi keyboard.

7X

Kesalahan pada prosesor.

8X

Kegagalan baca/tulis memori display.

9X

Kerusakan pada BIOS

10X

Kesalahan pada CMOS

11X

Kerusakan pada cache memori.

Penanganan :

1. untuk kasus 1,2 atau 3 kali bunyi ‘bip’, coba perbaiki posisi memori terlebih dahulu.Jika masih terjadi kemungkinan memorinya rusak. Memori diganti dengan yang baru.

2. untuk 4,5,6,7 atau 10 kali ‘bip’, motherboardnya rusak.Harus direparasi atau diganti dengan yang baru.

3. untuk 8 kali ‘bip’, coba anda ganti VGA card-nya.

Baca juga: 7 Tips Penting Membeli GPS Mobil Yang Berkualitas

· AWARD BIOS

Award lebih menyukai pesan lewat monitor.Tetapi ada saatnya VGA card tidak berfungsi dan pesan disampaikan lewat kode ‘bip’.Oleh karena itu kode ‘bip’ pada tipe BIOS ini lebih sedikit.Kode ‘bip’-nya seperti kode morse, yaitu kombinasi dari bip panjang dan pendek.

1 bip panjang

Masalah pada memori.Kemungkinan adalah memori tidak terpasang dengan benar atau chip memori rusak.Bisa juga mobo mengalami kerusakan.

1 bip panjang, dan 2 bip pendek

Kesalahan pada sistem video.BIOS tidak dapat menulis video untuk menampilkan pesan error kelayar.Ada beberapa kemungkinan.Anda memasang VGA Card yang sudah ada VGA onboard.Atau VGA saling berebut IRQ dengan perangkat lainnya.Mungkin juga pemasangan VGA cardnya kurang benar.

1 bip panjang dan 3 bip pendek.

Sama dengan yang diatas(no.2).

Suara bip sambung menyambung

Disebabkan oleh memori atau VGA card

Untuk penanganan pada BIOS Award hampir sama dengan AMI.Yang paling penting anda harus sabar dan teliti dalam melakukan diagnosa kesalahannya. Selain itu ada beberapa langkah lain untuk menangani masalah BIOS ini, diantaranya ialah:

1. Jika PC tidak mau booting sama sekali, pastikan bahwa komponen minimum telah terpasang, yaitu prosesor, VGA card, memori dan sebuah drive.Serta pastikan bahwa semuanya terpasang dengan benar.

2. Lepaskan komponen yang tidak wajib, seperti kartu ekspansi, periperal eksternal seperti printer, scanner, dllnya, karena pemasangan yang tidak tepat menyebabkan I/O error.Kemudian hidupkan sistem dan coba pasangkan satu persatu untuk mengujinya.

3. Cek ulang setting jumper pada mobo.Pastikan tipe prosesor, bus speed, multiplier dan jumper tegangan.Juga pastikan posisi jumper BIOS pada keadaan semestinya(normal).

4. Ubah setting BIOS pada default, untuk memastikan tidak ada kesalahan pada settingannya.

5. Cek semua kabel yang terhubung pada mobo apakah sudah benar, baik kabel data maupun konektor power.

6. Cek apakah ada komponen yang panasnya berlebihan (terutama prosesor).Jika ada ubah setting BIOS atau jumper ke setting yang lebih rendah.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.