Proposal Peluang Usaha Keripik Singkong Rasa Ayam Bakar Pedas

Proposal Peluang Usaha Keripik Singkong Rasa Ayam Bakar Pedas

Peluang Usaha Keripik Singkong yang Menguntungkan

Keripik singkong pasti kebanyak sudah tahu jenis makanan ringan ini dengan berbahan dasar singkong. Singkong atau ketela mungkin sudah banyak masyarakat mengetahui tumbuhan yang satu ini. Dahulu tumbuhan ini (singkong) masyarakat gunakan sebagai makanan pokok sehari-hari sebagai pengganti beras atau padi. Dalam perkembangannya ternyata singkong tidak hanya bisa digunakan sebagai pengganti beras saja, tetapi singkong dapat dibuat berbagai macam olahan makanan seperti:

  • Getuk
  • Jongkong
  • Jemblem
  • Utri
  • Keripik dll

Namun pada perkembangan saat ini makanan-makanan tersebut sudah tidak begitu dikenal oleh masyarakat, karena makin banyaknya makanan atau cemilan yang begitu banyak jenisnya di pasaran. Selain karena hal itu masyarakat sekarang lebih suka membeli dari pada membuat sendiri.

Untuk itulah saya berinisiatif untuk membuat usaha pembuatan “Keripik Singkong Rasa Ayam Bakar Pedas”, untuk mengembalikan lagi kepopuleran keripik singkong yang hampir tidak dikenal sekarang. Selain karena hal itu saya memilih membuat “Keripik Singkong Rasa Ayam Bakar Pedas”,ini untuk menambah variasi rasa keripik singkong yang ada sekarang dan untuk membuka lapangan pekrjaan baru, karena minimnya lapangan pekerjaan yang ada sekarang.

Peluang Usaha Kripik Singkong Rasa Ayam Bakar Pedas

Prospek Pasar

Prospek pasar ialah masa depan perusahaan dalam penguasaan pasar dimasa yang akan datang. Melihat kondisi saat ini saya yakin peluang usaha Keripik singkong ini mampu menguasai pasar, karena belum adanya pesaing ditempat atau wilayah Anda yang memproduksi keripik singkong ini.

Artikel terkait: Peluang Usaha Getuk Lindri Singkong

Aspek Pemasaran

Gambaran Umum Pasar

Gambaran umum pasar yaitu gambaran tentang keadaan pasar yang akan dilayani, yang membahas tentang produk apa yang akan dipasarkan nantinya, dimana wilayah pemasaran yang tepat untuk pemasaran produk dan siapa yang akan memakai atau mengkonsumsi produk yang akan saya buat nantinya.

1. Jenis produk yang dipasarkan

Produk adalah hasil dari kegiatan produksi, namun pengertian produk sebagai hasil produksi sering kali diartikan sebagai barang, atau sering barang yang merupakan produk dari kegiatan produksi disebut dengan produk. Nantinya produk yang akan saya produksi dan yang akan saya pasarkan adalah “Keripik Singkong Rasa Ayam Bakar Pedas”.
Saya memilih membuat produk ini karena mudah dalam pembuatannya mudah dalam mendapatkan bahan-bahan baku dan produk-produk olahan dari singkong atau ketela banyak digemari oleh masyarakat. Sehingga peluang untuk saya mendapatkan keuntungan dari pembuatan keripik singkong ini cukup besar.

2. Wilayah pemasaran produk

Dalam pemasaran produk keripik yang saya buat ini, rencananya saya akan memasarkaannya pada toko-toko kecil atau toko-toko besar yang ada di wilayah kecamatan Panggungrejo.
Alasan saya memilih kecamatan Panggungrejo sebagai wilayah pemasaran produk keripik yang saya buat adalah:

  • Wilayah Panggungrejo mudah dijangkau dalam pemasaran produk atau pengiriman produk
  • Tidak membutuhkan waktu yang lama dalam menyampaikan pesanan ke toko-toko pembeli.
  • Wilayah kecamatan Panggungrejo dapat dijadikan sebagai sumber informasi bagi industri barang konsumsi saya unutk melakukan inovasi atau perbaikan dari produk yang saya buat.

3.Sasaran Pembeli

Dalam penjualan produk yang akan saya buat ini (Kripsi Hot Ayam Bakar) saya akan memasarkannya pada seluruh lapisan masyarakat. Entah itu tua, muda, atau anak-anak , berpendapatan tinggi, atau rendah, dengan jalan atau cara menjualnya pada toko-toko kecil atau toko-toko besar.

Alasan saya memasarkannya pada semua lapisan masyarakat adalah karena produk keripik yang saya buat nantinya ini pasti disukai oleh semua kalangan, terutama bagi orang-orang yang sangat menyukai keripik ketela.

Baca juga: Omset Hingga Rp 3 Miliar Sebulan Dari Jualan Pulsa 

Strategi Pemasaran Perusahaan

Pemasaran yaitu suatu proses sosial dan menejrial, dimana perusahaan memperoleh kebutuhan dan keinginannya dengan menciptakan, menawarkan dan menukarkan produk yang bernilai kepada calon konsumen. Strategi pemasaran adalah strategi yang digunakan produsen atau penjual dalam memasarkan produk yang diproduksi atau dihasilkannya agar sampai ke tangan konsumen atau pembeli.
Strategi pemasaran yang akan saya lakukan untuk pemasaran produk keripik yang akan saya buat adalah:

a.Produk

Dalam pemasaran produk keripik yang akan saya buat ini nantinya saya akan menamai keripik yang saya buat ini dengan nama “Kripsi Hot Ayam Bakar” dengan kemasan plastik berwarna merah dengan gambar keripik singkong yang berbentuk lingkaran memanjang (oval). Dan ukuran kemasan plastik 200 gram yang berisi kurang lebih 150 gram keripik per bungkusnya.

b.Harga

Dalam penetapan harga jual yang akan saya buat ini, saya menetapkannya berdasarkan perhitungan dari seluruh kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan produk. Kegiatan-kegiatan yang digunakan untuk penentuan harga ini mulai dari biaya-biaya untuk mendapatkan bahan baku. Seperti ongkos kendaraan untuk mengangkut bahan baku, harga-harga bahan pembuatan, biaya untuk setiap tenaga kerja dan biaya-biaya untuk perawatan peralatan produksi. Selain dengan menggunakan biaya-biaya tersebut, dalam penetapan harga jual dari produk yang akan saya buat ini, saya juga menyesuaikan dengan harga produk dari para pesaing yang ada. Nantinya keripik singkong ini akan saya jual dengan harga Rp 1.500 dengan pengambilan laba sebesar Rp 208 per bungkusnya.

c.Jalur penjualan

Jalur penjualan yang akan saya gunakan untuk memasarkan produk keripik yang saya buat nantinya dengan menggunakan saluran distribusi saluran pemasaran tingkat satu.
Di bawah ini adalah gambar saluran distribusi yang saya gunakan nantinya dalam pemasaran produk.

d.Promosi

Dengan memasang spandukpromosi yaitu memberikan informasi kepada pelanggan dan menarik mereka agar mau membeli produk. Dalam mempromosikan produk yang akan saya buat, rencananya saya akan menggunakan cara promosi publicity yaitu memperkenalkan produk secara langsung kepada pembeli atau khalayak ramai dengan:

a.Packing

Yaitu suatu promosi dengan cara menarik perhatian pembeli terhadap produk menggunakan pembungkusnya. Dalam promosi ini saya akan membuat atau mendesain kemasan produk keripik yang akan saya buat dengan gambar keripik singkong yang bentuknya bulat memanjang.

b.Lebelling

Yaitu bentuk promosi dengan menggunakan lebel atau keterangan dengan ciri-ciri suatu produk. Dalam promosi ini saya akan menamainya “Kripsi Hot Ayam Bakar” untuk memperlihatkan dari ciri produk yang akan saya buat nantinya.

Saya berharap dengan strategi pemasaran yang akan saya lakukan tersebut dapat membawa keuntungan untuk usaha yang akan saya laksanakan ini.

Aspek Produksi

Produk

Dalam rencana usaha ini, rencananya produk yang akan saya buat ini keripik singkong yang nantinya akan saya beri nama “Kripsi Hot Ayam Bakar”.
1.Ciri-ciri produk

Keripik singkong “Kripsi Hot Ayam Bakar” yang saya buat ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

a.Kemasan keripik berwarna merah
b.Besar kemasan yang digunakan 200 gram
c.Berat atau isi kemasan 150 gram
d.Bentuk keripik lingkaran lonjong (oval)
e.Nama keripik Kripsi Hot Ayam Bakar

2. Kegunaan produk

Keunggulan dari produk kripik “Kripsi Hot Ayam Bakar” yang saya buat ini adalah sebagai berikut:

a.Lebih renyah
b.Rasa kripik berbeda dengan kripik-kripik yang ada
c.Tanpa bahan pengawet
d.Harga terjangkau
e.Cara pembuatannya mudah
f.Disenangi oleh seluruh lapisan masyarakat, entah itu tua atau muda, pendapatan tinggi atau pendapatan rendah.

Proses Produksi

Untuk memproduksi keripik singkong ini saya menggunakan produksi masaa, artinya saya memproduksi keripik singkonng ini tidak berdasarkan atas pesanan dari pembeli. Saya berencana untuk memproduksi keripik singkong rasa ayam bakar ini setiap tiga kali dalam satu bulan.
Untuk mendapatkan bahan baku pembuatan kripik singkong ayam bakar pedas (Kripsi Hot Ayam Bakar) ini saya dapat memperolehnya dengan membeli dari para petani di sekitar tempat saya memproduksi dan untuk bahan pembantunya saya membelinya di toko-toko di sekitar tempat saya memproduksi kripik singkong ini.

Untuk pembelian bahan baku dan pembantu pembuatan keripik singkong, saya lakukan dengan cara pembelian rutin setiap harinya, tujuannya adalah untuk menjaga kualitas keripik yang nantinya akan saya buat. Akan tetapi untuk pembayarannya saya lakukan sebulan sekali untuk mempermudah dalam perhitungannya.

Di bawah ini adalah gambar alur proses produksi bahan baku pembuatan keripik singkong.

Di bawah ini adalah langkah-langkah pengerjaan produksi pembuatan keripik singkong rasa ayam bakar pedas (Kripsi Hot Ayam Bakar) adalah sebagai berikut:

  1. Kupas seluruh singkong kemudian bersihkan
  2. Pasah singkong dengan alat pemasah, agar ketebalan keripik singkong sama, kemudian rendam kurang lebih 5 menit
  3. Sambil menunggu, siapkan bumbu-bumbu seperti ketumbar, bawang putih, garam (blender hingga halus)
  4. Kemudian masukkan bumbu tadi ke dalam rendaman singkong
  5. Kemudian goreng pasahan ketela tadi, sampai berwarna kekuning-kuningan
  6. Angkat dan tiriskan
  7. Lalu campurkan bumbu perasa ayam bakar dan bubuk cabai sampai merata
  8. Setelah seluruh proses di atas selesai, barulah kripik singkong rasa ayam bakar pedas (Kripsi Hot Ayam Bakar) siap untuk dikemas dan dipasarkan

Kapasitas Produksi

Proses produksi keripik singkong Kripsi Hot Ayam Bakar ini dalam satu kali produksi dapat menghasilkan kurang lebih 250 bungkus perharinya. Jadi kapasitas produksi untuk perbulannya adalah 7.500 bungkus. Rencananya setiap bulannya bila penjualan dari kripik yang saya buat ini terus meningkat saya akan meningkatkan jumlah produksi kripik.

Tempat Produksi

Untuk tempat produksi keripik singkong (Kripsi Hot Ayam Bakar) ini, saya berencana :

Tanah sewa perbulan Rp 520.000
Biaya tempat produksi Rp 5.000.000

  • Utilitas/Sarana

Untuk membuat keripik singkong rasa ayam bakar pedas (Kripsi Hot Ayam Bakar) ini diperlukan sarana-sarana produksi yang menunjang kegiata produksi seperti:

Biaya UtilitasTotal Biaya (Rp)
1. Pemasangan instalasi listrik2.700.000
2. Pemasangan instalasi air/PAM2.500.000
3. Pembelian HP1.250.000
6.450.000

Baca juga: Analisis Peluang Usaha Pembuatan Pakan Ikan Buatan

  • Mesin dan Peralatan

Untuk membuat keripik singkong rasa ayam bakar pedas (Kripsi Hot Ayam Bakar) ini diperlukan peralatan-peralatansebagai berikut:

Nama PeralatanJumlahHarga SatuanTotal Harga
1. Alat pengupas ketela32.5007.500
2. Alat pemasah ketela315.00045.000
3. Wajan355.000165.000
4. Shotel33.50010.500
5. Serok67.50045.000
6. Blender2275.000550.000
7. Ember89.00072.000
895.000
  • Kendaraan

Kendaraan adalah alat yang digunakan untuk proses pengadaan bahan baku dan pemasaran produk dalam suatu kegiatan usaha. Dimana kendaraan yang akan saya gunakan untuk pemasaran keripik yang saya akan buat ini adalah berupa sepeda motor.

Dengan rincian sebagai berikut:

NoJenis KendaraanMerkBiaya Pembelian
1.Sepeda MotorHonda Astrea5.000.000
2.Sepeda MotorYamaha Vega R8.000.000
13.000.000

 

  • Bahan Baku dan Bahan Pembantu

Dalam pembuatan keripik singkong (Kripsi Hot Ayam Bakar) ini dibutuhkan bahan-bahan baku dan pembantu sebagai berikut:

Bahan Baku & PembuatanSekali ProduksiPer bulanHarga (Rp)Total (Rp)
1. Singkong150 Kg450 Kg1000450.000
2. Ketumbar5 Kg15 Kg10.000150.000
3. Bawang putih5 Kg15 Kg12.000180.000
4. Garam20 bungkus60 Bungkus1.00060.000
5. Minyak goreng150 liter450 liter10.0004.500.000
6. Bumbu perasa ayam bakar30 bungkus90 bungkus1.500135.000
7. Bubuk cabai30 bungkus90 bungkus1.00090.000
5.565.000

 

  • Tenaga Kerja

Untuk tenaga kerja pembuatan keripik singkong (Kripsi Hot Ayam Bakar) ini membutuhkan 3 tenaga kerja perharinya dengan jenis kegiatan di bawah ini:

Jenis KegiatanJml Tenaga KerjaTarifTarif/HariTarif/Bulan
1. Pengupasan singkong35.00015.000450.000
2. Pemasahan singkong35.00015.000450.000
3. Penggorengan35.00015.000450.000
4. Pengepakan35.00015.000450.000
Total biaya gaji/bulan1.800.000

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa pengeluaran biaya satu bulan untuk tenaga kerja adalah Rp 1.800.000

Baca juga: 6 Peluang Usaha Sampingan Dengan Modal Kecil Bonus Tips

  • Biaya Umum Pabrik

Di bawah ini adalah tabel biaya untuk menunjang kegiatan produksi keripik singkong dalam 1 bualn:

Jenis Biaya Umum PabrikTotal Biaya/bulan
1. Pemeliharaan peralatan150.000
2. Biaya perawatan kendaraan300.000
3. Biaya pulsa HP150.000
4. Biaya pemeliharaan bangunan60.000
5. Biaya listrik150.000
6. Air300.000
7. Biaya sewa tanah600.000
8. Biaya pembuatan kemasan450.000
2.160.000
  • Proyeksi Penjualan dalam Satu Bulan

Minimal dalam satu bulan usaha saya dapat menjual keripik sebanyak 4 kali.

  1. Pembelian pertama 1.500 bungkus
    • Bungkus x Rp 1.500 Rp 250.000
  2. Pembelian kedua 2.500 bungkus
    • Bungkus x Rp 1.500 Rp 750.000
  3. Pembelian ketiga 800 bungkus
  • Bungkus x Rp 1.500 Rp 200.000
  1. Pembelian keempat 2.700 bungkus
    • Bungkus x Rp 1.500 Rp 050.000

Perkiraan pendapatan dalam 1 bulan = Rp 11.250.000

  • Jurnal Transaksi dalam 1 bulan
  1. Biaya umum pembuatan dalam satu bulan Rp 160.000
  2. Biaya upah tenaga kerjadalam satu bulan Rp 800.000
  3. Biaya bahan baku pembuatan satu bulan Rp 565.000
  4. Biaya pembelian perlengkapan kantor 1 bulan Rp 000

Total biaya yang dikeluarkan 1 bulan = Rp 9.690.000

  • Laporan Laba/Rugi dalam 1 bulan

Pendapatan

  1. Pembelian pertama 1.500 bungkus x Rp 1.500 = Rp 250.000
  2. Pembelian kedua 2.500 bungkus x Rp 1.500 = Rp 750.000
  3. Pembelian ketiga 800 bungkus x Rp 1.500 = Rp 200.000
  4. Pembelian keempat 2.700 bungkus x Rp 1.500 = Rp 050.000

Total pendapatan = Rp 11.250.000

Biaya-biaya

  1. Biaya umum pembuatan Rp 160.000
  2. Biaya upah tenaga kerja Rp 800.000
  3. Biaya bahan baku Rp       5.565.000
  4. Biaya pembelian perlengkapan kantor Rp 000

Jumlah total biaya = Rp 9.690.000

Laba Rp 1.560.000

Demikian proposal usaha ini saya buat. Saya berharap produk dan usaha yang saya akan dirikan ini dapat respon positif dari masyarakat dan konsumen saya kelak. Setiap usaha pasti memiliki kekurangan dan kelemahan, dan setiap usaha pasti tak terlepas dari yang namanya resiko baik yang datang dari dalam maupun dari luar perusahaan. Tapi saya yakin dengan ketekunan, serta semangat saya yakin dapat mengatasi semua hambatan tersebut.

Dengan berinovasi dan juga keuletan para pegawai serta ketekunan mereka saya yakin usaha saya ini akan berhasil. Kunci utama untuk sukses adalah ketekunan, keuletan, dan pantang menyerah, serta yakin pada kemampuan diri sendiri.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.