Saingan Baru Grab dan Gojek Mari Berkenalan dengan Transportasi Online Berikut

Saingan Baru Grab dan Gojek Mari Berkenalan dengan Transportasi Online Berikut

Transportasi Online Baru Mampukah Menyaingi Grab dan Gojek?

Percayalah, jika Anda melihat suatu produk berhasil populer di tengah milyaran manusia yang hidup saat ini, produk tersebut akan terus melahirkan anak-anak baru meski dengan merk dagang yang berbeda. Ojek online misalnya. Setelah Grab dan Gojek sukses berkembang dan hidup di tengah globalisasi sekarang, banyak nama-nama transportasi online lain yang mulai bermunculan.

Dengan munculnya transportasi online baru yang makin meramaikan pilihan Anda, kalian bisa lebih mudah menemukan apa yang Anda butuhkan saat itu. Mengingat setiap transportasi online pasti memiliki kelebihan di masing-masing pihak, mereka memiliki hal-hal yang ditonjolkan, kendati pada umumnya mereka sama. Tapi soal pelayanan, itu tidak bisa disamakan. Sebab beda manusia, beda rasa.

Transportasi Online Baru Mampukah Menyaingi Grab dan Gojek?

Supaya lebih jelas, mari kita simak beberapa pesaing baru Gojek dan Grab berikut. Siapa tahu ada yang tidak puas atau ingin mencari warna baru (bukan hijau), bisa mencoba transportasi online yang lain.

  1. Anterin

Yang unik dari aplikasi ini, driver bisa memilih pelanggannya sendiri, dan sebagai pelanggan, Anda dapat berlangganan terus pada driver yang sama. Berbeda dengan Gojek maupun Grab yang memberikan kita pilihan acak saat ingin menentukan pelanggan.

Artikel terkait: Viral! Inilah Kisah Pengemudi Gojek yang Sangat Menginspirasi

Selain itu, sebagai driver, untuk pembagian keuntungan tidak diberlakukan skema pembagian komisi. Tapi Anda harus membayar layaknya sedang menyewa tempat. Tiap bulan atau minggu, mitra driver dikenai biaya untuk bisa berlangganan dan bertahan di dalam aplikasi tersebut.

Untuk biaya langganannya sendiri, tiap bulan kalian bisa membayar sebesar 300.000 rupiah untuk motor dan 600.000 untuk mobil.

Sampai sekarang, sudah ada 200.000 lebih driver yang siap melayani kalian. Tersedia di Jabodetabek dan 22 kota lainnya.

Apakah sudah ada di kota Anda?

  1. Bitcar

Pesaing yang kedua adalah taksi online bernama Bitcar yang diluncurkan September kemarin. Sudah ada lebih 1000 mitra yang bekerja di bawah naungan transportasi online ini. Mengenai kawasan, Bitcar hanya beroperasi di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), belum bisa seluruh Indonesia, dan beruntunglah bagi kalian yang tinggal di Jakarta.

Transportasi online ini pada umumnya seperti taksi online lain. Cuma ada bagian lain yang ditonjolkan, yakni mengenai para pekerja yang menjadi driver Bitcar.

Ada banyak keuntungan yang bisa Anda peroleh bila menjadi driver mereka.

Seperti pembagian komisi yang besarnya 85% untuk pengemudi, dan 15% untuk aplikator. Dan jam kerja dari Bitcar sangat memanusiakan manusia. Karena jam kerja mereka sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan yang berlaku.

Baca juga: Pengalaman Jadi Driver Grab Berikut Ini Patut Diapresiasi

 

  1. Trans

Nama-nama transportasi online yang satu ini, pernahkah Anda mendengar namanya?

Transportasi tersebut cukup populer di Kalimantan. Sudah memiliki lebih dari 180.000 driver dan memiliki target akhir tahun 2019 harus mempunyai 800.000 driver.

Fitur dan cara kerjanya sama seperti Gojek, warnanya juga hijau. Mereka sudah sampai di Nusa Tenggara Timur, bagi kalian yang ingin merasakan layanan mereka, dapat mencoba dengan mengunduh aplikasinya kemdian melakukan order saat itu juga.

  1. FastGo

Startup ini bukan asal Indonesia, melainkan dari Vietnam yang sedang berencana masuk ke pasar Indonesia. Bulan lalu mereka sudah masuk ke Singapura. Rencananya juga akan masuk ke negara tetangga lain seperti Thailand dan Filipina.

Tidak ada penjelasan mengenai tarif, FastGo hanya mengatakan setiap perjalanannya, FastGo akan lebih murah dibanding yang lain.

Tak sabar menantinya datang ke Indonesia? Kalian pasti tergoda bila sudah dikatakan ‘murah’. Dan apakah dengan begitu Grab dan Gojek tergeser oleh nama-nama transportasi online lain?

Kita lihat saja nanti.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.