Sering Merasa Repot Ketika Bayar Pajak? Bayar Pajak Online Yuk

Sering Merasa Repot Ketika Bayar Pajak Bayar Pajak Online Yuk
Business

Anda Repot Bayar Pajak? Bayar Pajak Online Yuk

Bukan hanya transaksi jual-beli melalui e-commerce, bayar pajak pun sekarang sudah dapat dilakukan secara online. Meski telah diberlakukan sejak dua tahun lalu, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang kebijakan ini. Simak ulasan berikut terkait sistem bayar pajak online yang diberlakukan oleh Ditjen Pajak RI.

Sering Merasa Repot Ketika Bayar Pajak Bayar Pajak Online Yuk

Namanya e-Billing. e-Billing ini memungkinkan wajib pajak untuk melakukan pembayaran pajak secara online. E-billing ini merupakan ganti dari sistem pembayaran pajak manual yang selama ini menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP).

Artikel terkait: Seperti Ini Langkah-Langkah Cara Bayar Pajak Online Sangat Mudah

Kebijakan Ditjen Pajak terhadap pajak

Tertanggal 1 Januari 2016, Ditjen Pajak mengeluarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak Nomor SE-11/PJ/2016. Surat edaran ini memerintahkan semua Bank Persepsi wajib melaksanakan e-Billing pajak. Hal ini merupakan bentuk penerapan dari Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2). Bank-bank tersebut tidak lagi melayani pembayaran manual pajak.

Untuk dapat mengakses e-Billing dalam membayar pajak, perlu dibuat kode atau id billing terlebih dahulu. Beberapa opsi yang dapat dipilih untuk membuat kode billing, yaitu:

  1. Melalui aplikasi resmi eBilling OnlinePajak yang yang telah disahkan oleh Ditjen Pajak melalui Surat Keputusan No. KEP-72/PJ/2016 untuk membuat id billing.
  2. Melalui SSE2 di websitego.id.
  3. Melalui teller bank yang telah disetujui, yakni Mandiri, BNI, Citibank, dan BCA
  4. Melalui Kantor Pos.
  5. Untuk pelanggan Telkomsel, dapat melalui SMS id billing dengan menekan *141*500#.
  6. Melalui layanan billing yang tersedia di KPP atau di KP2KP setempat.
  7. Untuk WP, dapat menelpon 1500200.
  8. Melalui Internet Banking.

Jika Anda sudah memiliki kode billing, pembayaran pajak dapat dilakukan melalui beberapa tempat berikut ini.

  1. Bagi nasabah CIMB Niaga dan BNI, dapat melalui OnlinePajak.
  2. Melalui teller bank yan telah ditunjuk oleh Ditjen Pajak.
  3. Melalui ATM, kantor pos, atau Internet Banking.
  4. Bagi nasabah Bank Pembangunan yang ada di Provinsi Bali, pembayarannya dapat melalui Mobile Banking.
  5. Melalui agen perbankan tanpa cabang (Branchless Banking).
  6. Melalui mesin mini ATM yang ada di seluruh KPP atau KP2KP.

Sebagaimana telah disebutkan, bahwa untuk melakukan bayar pajak online harus memiliki kode billing terlebih dahulu. Langkah yang harus dilakukan untuk membuat kode billing melalui aplikasi eBilling OnlinePajak adalah sebagai berikut.

  1. Pilih menu “e-Billing” ketika membuka aplikasi OnlinePajak dan buat satu kode/ID Billing.
  1. Klik “+” untuk membuat kode/ID Billing tanpa proses hitung otomatis di aplikasi OnlinePajak.
  2. Pilih jenis pajak yang akan dibayar, seperti PPN, PPh 21, PPh 23, atau PPh Final. Jika pajak yang akan dibayar selain itu, dapat mengklik “Pajak Lainnya”.
  3. Lengkapi setiap detail pembayaran pajak. Pastikan bahwa tidak ada yang salah pada Kode Akun Pajak (KAP) dan Kode Jenis Setoran (KJS). Setelah itu klik “Buat ID Billing”.
  1. Untuk membuat ID Billing lebih dari satu
  1. Klik tombol “↑”. Jika Anda ingin mengunggah data e-billing ke OnlinePajak, klik tombol “+”.
  2. Unduh template yang berupa Ms. excel dari kode billing OnlinePajak terlebih dahulu. Lengkapi semua detail pembayaran pajak dan sesuaikan dengan format template. Setelah yakin semua data terisi dengan benar, simpan file tersebut di komputer. Buatlah folder tersendiri agar lebih mudah dicari.
  3. Unggah kembali file excel yang sudah diperbarui datanya ke aplikasi OnlinePajak. Data tersebut secara otomatis akan masuk ke menu “Daftar Setoran” di aplikasi OnlinePajak.
  1. Kode billing akan diterbitkan oleh Ditjen Pajak saat itu juga didaftar pembayaran dan sekaligus dikirimkan ke surel.

Baca juga: Penjelasan Terbaru Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Jika sudah memiliki kode/ID billing, maka proses pembayaran pajak online pun dapat dilakukan. Pajak dapat dibayarkan dengan fitur PajakPay yang ada dalam aplikasi OnlinePajak. Caranya adalah sebagai berikut.

  1. Pilih menu “Lanjutkan Pembayaran”
  2. Pilih “Konfirmasi”. Jika saldo PajakPay tidak mencukupi, segera tambah saldonya atau transfer ke rekening virtual PajakPay dengan jumlah dana maksimal sebesar Rp25.000.000. Transfer ini dapat menggunakan beberapa alternatif. Alternatif yang dimaksud adalah real time online transfer, SKN/LLG, dan Real Time Gross Settlement (RTGS).
  3. Pilih bank untuk membayar dan cara transfer yang akan dilakukan. Lengkapi semua identitas yang diminta untuk keperluan panduan top-up saldo PajakPay serta konfirmasi pembayaran. Jika panduan top-up sudah dikirimkan, klik “Lanjutkan”.
  4. Ikuti semua panduan tersebut.
  5. Jika sudah, kembali lagi ke menu “e-Billing/Setor Pajak”, kemudian pilih “Konfirmasi”.
  6. Pembayaran sukses ditandai dengan munculnya status “Pembayaran Berhasil”.
  7. Bukti Penerimaan Negara (BPN) akan dikirim saat itu juga.

Sekian informasi mengenai cara bayar pajak online melalui e-billing. Jika Anda memiliki pertanyaan atau masukkan terkait bayar pajak online lainnya, jangan ragu untuk meninggalkan komentar melalui form yang tersedia. Dapatkan juga artikel terbaru kami langsung di inbox email Anda dengan cara Subscribe pada form yang sudah disediakan.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Penjelasan Terbaru Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Business
Penjelasan Terbaru Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor Terbaru Pajak kendaraan bermotor merupakan jenis pajak yang wajib dibayarkan setiap satu tahun sekali. Gunanya tentu saja untuk memperpanjang masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) milik kendaraan Anda. Bila tak mematuhi aturan pajak ini, risiko nomor STNK menjadi hangus hingga mendapat surat tilang …

Cara Mudah Daftar NPWP Online
Business
Baca ini Dulu Sebelum Daftar NPWP Online

Cara Mudah Daftar NPWP Online Daftar isi Cara Mudah Daftar NPWP OnlineSebelum membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Anda harus menyiapkan beberapa dokumen berikut.Wajib Pajak Perorangan:Wajib Pajak Badan atau Perusahaan :Wajib Pajak Badan Usaha Joint Operation (JO):Wajib Pajak Bendahara:Proses daftar NPWP online pun sudah selesai. Dokumen tersebut akan diproses dalam …

90 Mudah Banget, Seperti Ini Cara Cek Pajak Kendaraan
Business
Mudah Banget, Seperti Ini Cara Cek Pajak Kendaraan

 Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Mudah Memiliki kendaraan bermotor memang memudahkan siapapun. Mau ke mana-mana tak perlu bingung mencari transportasi umum, karena ada kendaraan pribadi. Namun perkara kendaraan bermotor entah roda dua atau empat bukan semata memiliki saja. Sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang baik, sudah seharusnya Anda rajin membayar …