Tips Aman Mengatur Keuangan untuk Driver Online

Tips Aman Mengatur Keuangan untuk Driver Online

Bagaimana mengatur dan mengelola keuangan Driver online?

Kali ini, kami akan membahas manajemen atau mengelola keuangan bagi driver online. Saat ini, pekerjaan pengemudi atau driver online adalah salah satu pekerjaan yang dicari oleh banyak orang. Profesi ini menjanjikan penghasilan per hari. Ini tentu baik karena Anda tidak harus menunggu hingga akhir bulan untuk mendapatkan uang. Hanya saja jika tidak ditangani dengan baik, uang yang didapat bisa “habis” tanpa jejak. Karena itu, kali ini, kami akan membahas manajemen keuangan pengemudi ojek dan Driver online.

Tips Aman Mengatur Keuangan untuk Driver Online

Berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti untuk mengelola keuangan bagi driver online:

Tips Mengatur Keuangan Bagi Driver Online

Artikel terkait: 13 Cara Atur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji Kecil

Tetapkan tujuan keuangan

Setiap orang harus memiliki tujuan keuangan mereka sendiri. Menetapkan tujuan keuangan adalah prioritas utama bagi karyawan, kontraktor, atau freelancer seperti Anda. Sebelum Anda mulai mengelola keuangan Anda, Anda perlu tahu di mana tujuan keuangan Anda. Setelah mengetahui tujuan-tujuan ini, maka dimungkinkan untuk menentukan cara yang tepat untuk mengelola keuangan sehingga dapat mencapainya.

Mulailah dengan menentukan apa yang ingin Anda miliki dalam jangka pendek, menengah dan panjang. Misalnya, Anda ingin menikah, punya mobil baru, rumah baru, dan sebagainya. Tetapkan tujuan-tujuan ini dengan periode target. Dengan memiliki tujuan, Anda akan termotivasi untuk mencapainya, yang akan memudahkan pengelolaan uang Anda setiap hari.
Hentikan mentalitas uang harian

Dalam profesi ini, Anda memiliki peluang penghasilan setiap hari, tanpa uang yang dihabiskan hari itu. Secara psikologis, uang yang didapat setiap hari seperti “uang panas”, itu adalah “pantang” untuk di diamkan. Akibatnya, uang yang didapat hari itu dan tidak ada yang bertahan lama. Jika Anda terus memupuk kondisi pikiran ini dalam model kehidupan, tujuan keuangan yang telah ditentukan sebelumnya tidak akan pernah tercapai. Ingatlah bahwa Anda selalu memiliki kebutuhan yang sama dengan orang lain yang biasanya menerima gaji mingguan atau bulanan. Satu-satunya perbedaan adalah frekuensi mendapatkan uang.

Buat anggaran mingguan

Periode anggaran yang kami rekomendasikan adalah per minggu. Tidak seperti karyawan yang biasanya mendapatkan gaji bulanan, Anda mendapatkan penghasilan rutin setiap hari. Jika bonus berkurang mingguan atau bulanan, Anda dapat menambahkannya ke anggaran. Penghasilan per hari itu menyenangkan karena Anda tidak harus menunggu hingga akhir bulan untuk menikmati hasil kerja keras. Hanya saja jika tidak dikelola dengan baik, tujuan finansial yang Anda tetapkan tidak akan pernah tercapai.

Untuk memfasilitasi manajemen keuangan, Anda harus terlebih dahulu menetapkan anggaran per minggu. Mulailah dengan menghitung semua kebutuhan Anda per minggu. Kemudian tentukan berapa banyak uang yang akan digunakan untuk masing-masing kebutuhan ini. Setiap posisi membutuhkan anggaran yang berbeda.

Memiliki asuransi

Anda punya asuransi? Jika tidak, segera buka asuransi. Sebagai pengemudi, rutinitas Anda sangat rentan terhadap risiko kecelakaan. Seringkali, taksi atau sopir taksi online mengasuransikan kendaraan tetapi lupa mengambil asuransi untuk dirinya sendiri. Anda mungkin berpikir bahwa memiliki asuransi adalah pemborosan uang. Memang, pengeluaran ini akan tampak tidak berguna jika tidak ada kerugian.
Tetapi ketika sesuatu yang tidak terduga terjadi, Anda hanya berharap memiliki asuransi. Daripada menyesal kemudian dan harus membayar banyak jika terjadi kecelakaan, mengapa tidak melindungi diri dari sekarang?

Anda memiliki pilihan antara beberapa jenis asuransi: asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri.

Mulailah berinvestasi

Investasi mungkin tampak mustahil. Sekalipun paradigma seperti itu tidak benar. Saat ini, sektor keuangan telah berkembang dan dapat mencakup semua bidang. Anda tidak perlu lagi berpikir “Saya tidak punya uang untuk berinvestasi”. Saat ini, banyak produk investasi dapat dilakukan dengan modal awal yang sangat kecil. Misalnya, emas dan reksadana. Jika Anda kesulitan mengumpulkan banyak uang sekaligus untuk berinvestasi dalam saham, mulailah dengan reksa dana.

Baca juga: Tutorial Daftar GET Ojek Online Jogja Mudah Terbaru

Anda dapat mulai berinvestasi dalam reksa dana dengan modal 100.000 Rupiah. Tahukah Anda bahwa saat ini ada produk reksa dana baru yang dapat dibeli dengan modal minimum Rp 10.000? Karena itu, Anda tidak perlu khawatir tidak bisa berinvestasi.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.